Seputar Kaltim

    Fondasi Jembatan Speedboat Memprihatinkan, BPBD PPU Desak Dishub Segera Revitalisasi

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    13 Juni 2025 pukul 12:13 WITA

    Potret jembatan pelabuhan speedboat Penajam-Balikpapan.(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU) mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) untuk segera merevitalisasi jembatan pelabuhan perahu cepat atau speedboat.

    Desakan ini disampaikan karena kondisi fondasi jembatan yang menjadi penopang beban para penumpang dari Penajam-Balikpapan itu terlihat memprihatinkan.

    Tampak sebagian fondasi jembatan telah rapuh akibat pertumbuhan koloni tiram dan kerap dihantam batang kayu yang perlahan-lahan mengikis struktur penopangnya.

    Kondisi itu akan membahayakan penumpang yang hendak melakukan perjalanan pulang-pergi, terutama menjelang libur panjang yang tingkat kunjungannya dipastikan membludak.

    “Bisa kita cek di sana kayunya sebagian telah keropos. Kondisi itu tentu sangat membahayakan penumpang, meski saat ini terlihat baik-baik saja tapi musibah nggak ada yang tahu, maka kami harap instansi terkait dapat melakukan revitalisasi sesegera mungkin,” beber Kalak BPBD PPU, Sukadi Kuncoro, Jumat (13/6/2025).

    Sementara Sekretaris Dishub PPU, Andy Sunra Satriadi Sumaryo mengatakan pihaknya berencana melakukan revitalisasi pada 2026 mendatang.

    “Insyaallah tahun depan mudah-mudahan bisa terealisasi sesuai rencana kita dan dalam kurun waktu satu tahun ke depan masih aman dilewati,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Fondasi Jembatan Speedboat Memprihatinkan, BPBD PPU Desak Dishub Segera Revitalisasi

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    13 Juni 2025 pukul 12:13 WITA

    Potret jembatan pelabuhan speedboat Penajam-Balikpapan.(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU) mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) untuk segera merevitalisasi jembatan pelabuhan perahu cepat atau speedboat.

    Desakan ini disampaikan karena kondisi fondasi jembatan yang menjadi penopang beban para penumpang dari Penajam-Balikpapan itu terlihat memprihatinkan.

    Tampak sebagian fondasi jembatan telah rapuh akibat pertumbuhan koloni tiram dan kerap dihantam batang kayu yang perlahan-lahan mengikis struktur penopangnya.

    Kondisi itu akan membahayakan penumpang yang hendak melakukan perjalanan pulang-pergi, terutama menjelang libur panjang yang tingkat kunjungannya dipastikan membludak.

    “Bisa kita cek di sana kayunya sebagian telah keropos. Kondisi itu tentu sangat membahayakan penumpang, meski saat ini terlihat baik-baik saja tapi musibah nggak ada yang tahu, maka kami harap instansi terkait dapat melakukan revitalisasi sesegera mungkin,” beber Kalak BPBD PPU, Sukadi Kuncoro, Jumat (13/6/2025).

    Sementara Sekretaris Dishub PPU, Andy Sunra Satriadi Sumaryo mengatakan pihaknya berencana melakukan revitalisasi pada 2026 mendatang.

    “Insyaallah tahun depan mudah-mudahan bisa terealisasi sesuai rencana kita dan dalam kurun waktu satu tahun ke depan masih aman dilewati,” tandasnya.

    (Sf/Lo)