Seputar Kaltim

    Fisipol Unikarta Gelar Beseprah untuk Memperingati Hari Budaya

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    03 Juni 2023 pukul 16:50 WITA

    "Beseprah" Fisip Unikarta peringati hari budaya, Sabtu (3/6/2023). (Foto : M.anshori/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) memperingati Hari Budaya dengan melaksanakan Beseprah, Sabtu (3/6/2023) 

    Peringatan Hari Budaya sendiri jatuh pada 12 April 2023 lalu, tapi karena terkendala pandemi Covid-19 sehingga baru bisa dilaksanakan pagi tadi.

    Seluruh civitas akademik Unikarta bersama mahasiswa, komunitas serta undangan lainnya kumpul bareng memasak nasi bekepor dan kemudian makan bersama dengan cara duduk melantai berhadap-hadapan atau dalam bahasa Kutai disebut Beseprah.

    Peringatan Hari Budaya ini untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pelestarian adat, tradisi, senidan budaya daerah menuju masyarakat yang cinta budaya khususnya budaya Kutai.

    Apalagi peringatan Hari Budaya pada 12 April, banyak peristiwa penting dan bersejarah yang terjadi di tanah Kutai.

    Di antaranya perkawinan raja pertama Kutai, yaitu Aji Batara Agung Dewa Sakti dengan permaisuri Puteri Karang Melenu yang kemudian menurunkan dinasti Kartanegara. 

    Kemudian terjadi perang antara Kesultanan Kutai dengan Inggris, Belgia dan Belanda. 

    Rektor Unikarta, Prof Ince Raden mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. "Harapannya kegiatan ini semoga bisa memperkuat tali silaturahmi antara civitas akademik Unikarta," katanya.

    Penyelenggaran ini, kata dia, diharapkan bisa menjadi dari bagian pembinaan dan pelestarian adat budaya daerah, khususnya Kutai.

    Dekan Fisipol Unikarta, Zulkifly mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk melestarikan budaya adat Kutai.

    Kegiatan ini juga untuk mengedukasi anak-anak muda atau milenial yang belum mengetahui tentang budaya beseprah.

    Ini juga, kata dia, merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Dies Natalis Unikarta. 

    Sebagaimana diketahui, 12 April telah ditetapkan sebagai hari budaya pada 2015.

    Penempatan tanggal tersebut merupakan sumbangsih pemikiran dan kajian Fisipol unikarta bersama Puslit Kementrian Pariwisata dan Dinas Pariwisata Kukar. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Fisipol Unikarta Gelar Beseprah untuk Memperingati Hari Budaya

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    03 Juni 2023 pukul 16:50 WITA

    "Beseprah" Fisip Unikarta peringati hari budaya, Sabtu (3/6/2023). (Foto : M.anshori/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) memperingati Hari Budaya dengan melaksanakan Beseprah, Sabtu (3/6/2023) 

    Peringatan Hari Budaya sendiri jatuh pada 12 April 2023 lalu, tapi karena terkendala pandemi Covid-19 sehingga baru bisa dilaksanakan pagi tadi.

    Seluruh civitas akademik Unikarta bersama mahasiswa, komunitas serta undangan lainnya kumpul bareng memasak nasi bekepor dan kemudian makan bersama dengan cara duduk melantai berhadap-hadapan atau dalam bahasa Kutai disebut Beseprah.

    Peringatan Hari Budaya ini untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pelestarian adat, tradisi, senidan budaya daerah menuju masyarakat yang cinta budaya khususnya budaya Kutai.

    Apalagi peringatan Hari Budaya pada 12 April, banyak peristiwa penting dan bersejarah yang terjadi di tanah Kutai.

    Di antaranya perkawinan raja pertama Kutai, yaitu Aji Batara Agung Dewa Sakti dengan permaisuri Puteri Karang Melenu yang kemudian menurunkan dinasti Kartanegara. 

    Kemudian terjadi perang antara Kesultanan Kutai dengan Inggris, Belgia dan Belanda. 

    Rektor Unikarta, Prof Ince Raden mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. "Harapannya kegiatan ini semoga bisa memperkuat tali silaturahmi antara civitas akademik Unikarta," katanya.

    Penyelenggaran ini, kata dia, diharapkan bisa menjadi dari bagian pembinaan dan pelestarian adat budaya daerah, khususnya Kutai.

    Dekan Fisipol Unikarta, Zulkifly mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk melestarikan budaya adat Kutai.

    Kegiatan ini juga untuk mengedukasi anak-anak muda atau milenial yang belum mengetahui tentang budaya beseprah.

    Ini juga, kata dia, merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Dies Natalis Unikarta. 

    Sebagaimana diketahui, 12 April telah ditetapkan sebagai hari budaya pada 2015.

    Penempatan tanggal tersebut merupakan sumbangsih pemikiran dan kajian Fisipol unikarta bersama Puslit Kementrian Pariwisata dan Dinas Pariwisata Kukar. 

    (Sf/By)