Cari disini...
Seputar Kaltim
Pembukaan festival pea paser (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser resmu membuka festival Pea Paser di arena Putri Petung (eks MTQ), Kecamatan Tanah Grogot, Jumat (29/11/2024).
Festival yang berlangsung dua hari, 29-30 November 2024 ini akan menampilkan beragam pertunjukan, di antaranya tari, musik, fotografi, videografi, mural hingga penampilan qori dan qoriah.
Kabid Keolahragaan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Syarif Rakhmadani mengatakan agenda tersebut dapat menjadi wadah menyalurkan bakat dan mengembangkan kreativitas generasi muda.
Menurutnya, festival kali ini cukup berbeda dengan festival yang biasa digelar karena menampilkan cukup banyak pertunjukan.
“Konsep yang dihadirkan sangat jarang kita temui karena menggabungkan beberapa kategori performances, yang biasa kita tonton adalah even yang dilaksanakan hanya satu kategori saja,” kata Syarif.
Ia berharap agar festival lokal di Benuo Daya Taka ini dapat digelar berkelanjutan setiap tahunnya untuk memotivasi para peserta bisa terus berlatih.
“Termasuk masyarakat yang hadir atau memiliki sanak saudara dan kerabat yang mempunyai bakat serupa dapat ikut bergabung dan berpartisipasi di kompetisi berikutnya,” tuturnya.
Melalui even tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sehingga berdampak terhadap meningkatnya perputaran perekonomian masyarakat.
“Inilah yang kita inginkan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi semua kalangan,” tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pembukaan festival pea paser (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser resmu membuka festival Pea Paser di arena Putri Petung (eks MTQ), Kecamatan Tanah Grogot, Jumat (29/11/2024).
Festival yang berlangsung dua hari, 29-30 November 2024 ini akan menampilkan beragam pertunjukan, di antaranya tari, musik, fotografi, videografi, mural hingga penampilan qori dan qoriah.
Kabid Keolahragaan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Syarif Rakhmadani mengatakan agenda tersebut dapat menjadi wadah menyalurkan bakat dan mengembangkan kreativitas generasi muda.
Menurutnya, festival kali ini cukup berbeda dengan festival yang biasa digelar karena menampilkan cukup banyak pertunjukan.
“Konsep yang dihadirkan sangat jarang kita temui karena menggabungkan beberapa kategori performances, yang biasa kita tonton adalah even yang dilaksanakan hanya satu kategori saja,” kata Syarif.
Ia berharap agar festival lokal di Benuo Daya Taka ini dapat digelar berkelanjutan setiap tahunnya untuk memotivasi para peserta bisa terus berlatih.
“Termasuk masyarakat yang hadir atau memiliki sanak saudara dan kerabat yang mempunyai bakat serupa dapat ikut bergabung dan berpartisipasi di kompetisi berikutnya,” tuturnya.
Melalui even tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sehingga berdampak terhadap meningkatnya perputaran perekonomian masyarakat.
“Inilah yang kita inginkan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi semua kalangan,” tandasnya.
(Sf/By)