Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi pembuatan ketupat. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Festival Ketupat di Samarinda Seberang dipastikan kembali digelar pada 25 hingga 27 April 2025.
Tak sekadar mengulang kesuksesan sebelumnya, tahun ini Pemerintah Kecamatan Samarinda Seberang menargetkan festival sebagai momentum penguatan identitas Kampung Ketupat sebagai destinasi wisata berbasis budaya lokal.
Camat Samarinda Seberang, Aditya Koesprayogi, menyampaikan festival tahun ini akan mengusung berbagai kegiatan inovatif, termasuk lomba tari, kuliner berbahan dasar ketupat, fotografi ikonik kawasan, hingga talkshow sejarah Kampung Ketupat.
“Kami mendapat masukan dari Kadisporapar agar kapasitas Kampung Ketupat bisa ditingkatkan. Maka tahun ini kami rebranding. Nantinya akan ada sayembara konsep untuk anak muda Samarinda, dinilai oleh unsur profesional dan Dinas Pariwisata,” kata Aditya, Jumat (11/4/2025).
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa yang tengah melakukan pengabdian di kawasan tersebut. Menurut Aditya, kerja sama itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan sentuhan baru dalam konsep festival.
Aditya juga menekankan pentingnya pengelolaan akses dan fasilitas, termasuk parkir yang selama ini menjadi kendala.
“Kami sudah koordinasi dengan Pokdarwis. Ada lahan kosong yang dipinjamkan untuk parkir. Saat ini kami sedang mencari material tanah urug agar bisa digunakan maksimal,” ujarnya.
Selain itu, pihak kelurahan dan kecamatan juga tengah melakukan persiapan lingkungan.
“Kami agendakan kerja bakti Sabtu-Minggu di sekitar RT dan akses ke Kampung Ketupat agar lingkungan bersih saat menerima tamu,” imbuhnya.
Aditya berharap Festival Ketupat tidak hanya menjadi acara tahunan, tetapi menjadi penggerak ekonomi kawasan Samarinda Seberang.
Ia juga mengusulkan agar pengembangan Kampung Ketupat dapat masuk dalam perencanaan jangka panjang Pemkot Samarinda.
“Nanti akan ada makan ketupat gratis bersama, udah disiapkan sekitar ribuan porsi disiapkan,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi pembuatan ketupat. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Festival Ketupat di Samarinda Seberang dipastikan kembali digelar pada 25 hingga 27 April 2025.
Tak sekadar mengulang kesuksesan sebelumnya, tahun ini Pemerintah Kecamatan Samarinda Seberang menargetkan festival sebagai momentum penguatan identitas Kampung Ketupat sebagai destinasi wisata berbasis budaya lokal.
Camat Samarinda Seberang, Aditya Koesprayogi, menyampaikan festival tahun ini akan mengusung berbagai kegiatan inovatif, termasuk lomba tari, kuliner berbahan dasar ketupat, fotografi ikonik kawasan, hingga talkshow sejarah Kampung Ketupat.
“Kami mendapat masukan dari Kadisporapar agar kapasitas Kampung Ketupat bisa ditingkatkan. Maka tahun ini kami rebranding. Nantinya akan ada sayembara konsep untuk anak muda Samarinda, dinilai oleh unsur profesional dan Dinas Pariwisata,” kata Aditya, Jumat (11/4/2025).
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa yang tengah melakukan pengabdian di kawasan tersebut. Menurut Aditya, kerja sama itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan sentuhan baru dalam konsep festival.
Aditya juga menekankan pentingnya pengelolaan akses dan fasilitas, termasuk parkir yang selama ini menjadi kendala.
“Kami sudah koordinasi dengan Pokdarwis. Ada lahan kosong yang dipinjamkan untuk parkir. Saat ini kami sedang mencari material tanah urug agar bisa digunakan maksimal,” ujarnya.
Selain itu, pihak kelurahan dan kecamatan juga tengah melakukan persiapan lingkungan.
“Kami agendakan kerja bakti Sabtu-Minggu di sekitar RT dan akses ke Kampung Ketupat agar lingkungan bersih saat menerima tamu,” imbuhnya.
Aditya berharap Festival Ketupat tidak hanya menjadi acara tahunan, tetapi menjadi penggerak ekonomi kawasan Samarinda Seberang.
Ia juga mengusulkan agar pengembangan Kampung Ketupat dapat masuk dalam perencanaan jangka panjang Pemkot Samarinda.
“Nanti akan ada makan ketupat gratis bersama, udah disiapkan sekitar ribuan porsi disiapkan,” pungkasnya.
(Sf/Rs)