Seputar Kaltim

    Festival B2SA 2024 Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Cegah Stunting

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    14 Agustus 2024 pukul 21:58 WITA

    Sekretaris Daerah (Sekda) dalam acara Festival B2SA 2024. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, mendorong masyarakat untuk menjadikan kreasi menu yang dipamerkan dalam Festival Pangan Lokal Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) 2024 sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Hal ini disampaikannya saat membuka acara yang digelar di Hotel Mesra, Samarinda, Rabu (14/8/2024).

    "Festival ini bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga upaya nyata untuk mengubah pola konsumsi masyarakat menjadi lebih beragam dan bergizi," tegas Sri Wahyuni.

    Sri Wahyuni juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung upaya diversifikasi pangan lokal. "Setiap kabupaten/kota harus aktif membangun ekosistem yang mendukung pemanfaatan pangan lokal," ujarnya.

    Dengan mengusung tema "Cegah Kasus Stunting Baru dengan Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal Non Beras Non Terigu", acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan potensi pangan lokal dalam mengatasi masalah stunting dan gizi buruk.

    Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Siti Farisyah Yana, mengungkapkan bahwa festival ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong diversifikasi pangan. "Kami ingin masyarakat lebih variatif dalam mengonsumsi makanan, tidak hanya bergantung pada beras dan terigu," ujar Yana.

    Dalam festival ini, berbagai produk pangan lokal inovatif dan sehat dipamerkan. Selain itu, sejumlah lomba menarik seperti lomba mewarnai, lomba kreasi menu sarapan, dan lomba kreasi menu makan siang juga digelar untuk memeriahkan acara.

    Ketua TP PKK Kaltim, Yulia Zubir Akmal, menyambut baik inisiatif penyelenggaraan festival ini. "Kami berharap melalui festival ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya gizi seimbang dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Yulia.

    Dengan berbagai kegiatan yang menarik dan edukatif, Festival B2SA 2024 diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk mengadopsi pola konsumsi yang lebih sehat dan berkelanjutan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Festival B2SA 2024 Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Cegah Stunting

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    14 Agustus 2024 pukul 21:58 WITA

    Sekretaris Daerah (Sekda) dalam acara Festival B2SA 2024. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, mendorong masyarakat untuk menjadikan kreasi menu yang dipamerkan dalam Festival Pangan Lokal Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) 2024 sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Hal ini disampaikannya saat membuka acara yang digelar di Hotel Mesra, Samarinda, Rabu (14/8/2024).

    "Festival ini bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga upaya nyata untuk mengubah pola konsumsi masyarakat menjadi lebih beragam dan bergizi," tegas Sri Wahyuni.

    Sri Wahyuni juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung upaya diversifikasi pangan lokal. "Setiap kabupaten/kota harus aktif membangun ekosistem yang mendukung pemanfaatan pangan lokal," ujarnya.

    Dengan mengusung tema "Cegah Kasus Stunting Baru dengan Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal Non Beras Non Terigu", acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan potensi pangan lokal dalam mengatasi masalah stunting dan gizi buruk.

    Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Siti Farisyah Yana, mengungkapkan bahwa festival ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong diversifikasi pangan. "Kami ingin masyarakat lebih variatif dalam mengonsumsi makanan, tidak hanya bergantung pada beras dan terigu," ujar Yana.

    Dalam festival ini, berbagai produk pangan lokal inovatif dan sehat dipamerkan. Selain itu, sejumlah lomba menarik seperti lomba mewarnai, lomba kreasi menu sarapan, dan lomba kreasi menu makan siang juga digelar untuk memeriahkan acara.

    Ketua TP PKK Kaltim, Yulia Zubir Akmal, menyambut baik inisiatif penyelenggaraan festival ini. "Kami berharap melalui festival ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya gizi seimbang dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Yulia.

    Dengan berbagai kegiatan yang menarik dan edukatif, Festival B2SA 2024 diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk mengadopsi pola konsumsi yang lebih sehat dan berkelanjutan.

    (Sf/Rs)