Cari disini...
Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
Seputar Kaltim
Paus orca di perairan Pulau Maratua, Kabupaten Berau. (Foto: istimewa)
Tanjung Redeb - Kemunculan paus orca yang melintas di perairan Pulau Maratua menjadi perhatian wisatawan dan pelaku pariwisata. Fenomena yang terbilang jarang terjadi atau langka di perairan tropis ini dinilai sebagai momentum promosi yang baik bagi Kabupaten Berau, khususnya destinasi wisata bahari Maratua. Hal ini pun menjadi perbincangan hangat, terutama di kalangan penyelam yang tengah berkunjung ke Maratua.
Kepala Bidang Bina Pengembangan Destinasi Pariwisata Disbudpar Berau, Samsiah, mengatakan kemunculan paus orca tersebut menjadi daya tarik tambahan bagi destinasi wisata Maratua.
"Maratua ini akhirnya semakin dikenal orang karena ada paus orca. Promosinya jadi semakin bagus dan banyak orang luar yang ingin datang. Ternyata sehebat itu Maratua sampai paus orca pun ada di sana," ujar Samsiah.
Ia juga menyampaikan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Berdasarkan informasi yang diterima, perairan Maratua memang termasuk dalam lintasan migrasi paus orca.
"Selama saya di bidang pengembangan, ini baru pertama kali ada orca masuk di Maratua. Tapi dari hasil komunikasi dengan KKP, memang Maratua ini menjadi lintasan orca. Mungkin ada bulan-bulan tertentu, tapi itu belum kita pelajari secara mendalam," jelasnya.
Menurutnya, momen tersebut menjadi peluang promosi yang baik bagi pariwisata Kabupaten Berau agar semakin dikenal luas, bahkan hingga mancanegara. Terlebih, paus orca memiliki daya tarik besar di kalangan diver yang kerap mengimpikan pertemuan langsung dengan mamalia laut tersebut.
"Paus orca mempunyai peminat yang luar biasa, terutama di kalangan diver. Banyak yang mengimpikan untuk bertemu. Dan Alhamdulillah, ada beberapa wisatawan yang sempat melihatnya," katanya.
Meski demikian, dirinya mengingatkan agar masyarakat tidak terlalu berharap kemunculan orca berlangsung lama, mengingat satwa tersebut merupakan hewan bermigrasi.
"Mudah-mudahan paus orca nya agak lama berdiam di lintasan Maratua, tapi kita tidak bisa terlalu berharap karena mereka hewan migrasi," tambahnya.
Samsiah menegaskan bahwa di luar fenomena tersebut, Maratua tetap dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan wisata bahari dengan sekitar 40 titik penyelaman.
"Salah satu spot favorit penyelam adalah Barracuda Point. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati keindahan penyu, manta, serta beragam biota laut lainnya yang memperkuat posisi Maratua sebagai destinasi unggulan wisata bahari di Kalimantan Timur," tandasnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
Seputar Kaltim

Paus orca di perairan Pulau Maratua, Kabupaten Berau. (Foto: istimewa)
Tanjung Redeb - Kemunculan paus orca yang melintas di perairan Pulau Maratua menjadi perhatian wisatawan dan pelaku pariwisata. Fenomena yang terbilang jarang terjadi atau langka di perairan tropis ini dinilai sebagai momentum promosi yang baik bagi Kabupaten Berau, khususnya destinasi wisata bahari Maratua. Hal ini pun menjadi perbincangan hangat, terutama di kalangan penyelam yang tengah berkunjung ke Maratua.
Kepala Bidang Bina Pengembangan Destinasi Pariwisata Disbudpar Berau, Samsiah, mengatakan kemunculan paus orca tersebut menjadi daya tarik tambahan bagi destinasi wisata Maratua.
"Maratua ini akhirnya semakin dikenal orang karena ada paus orca. Promosinya jadi semakin bagus dan banyak orang luar yang ingin datang. Ternyata sehebat itu Maratua sampai paus orca pun ada di sana," ujar Samsiah.
Ia juga menyampaikan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Berdasarkan informasi yang diterima, perairan Maratua memang termasuk dalam lintasan migrasi paus orca.
"Selama saya di bidang pengembangan, ini baru pertama kali ada orca masuk di Maratua. Tapi dari hasil komunikasi dengan KKP, memang Maratua ini menjadi lintasan orca. Mungkin ada bulan-bulan tertentu, tapi itu belum kita pelajari secara mendalam," jelasnya.
Menurutnya, momen tersebut menjadi peluang promosi yang baik bagi pariwisata Kabupaten Berau agar semakin dikenal luas, bahkan hingga mancanegara. Terlebih, paus orca memiliki daya tarik besar di kalangan diver yang kerap mengimpikan pertemuan langsung dengan mamalia laut tersebut.
"Paus orca mempunyai peminat yang luar biasa, terutama di kalangan diver. Banyak yang mengimpikan untuk bertemu. Dan Alhamdulillah, ada beberapa wisatawan yang sempat melihatnya," katanya.
Meski demikian, dirinya mengingatkan agar masyarakat tidak terlalu berharap kemunculan orca berlangsung lama, mengingat satwa tersebut merupakan hewan bermigrasi.
"Mudah-mudahan paus orca nya agak lama berdiam di lintasan Maratua, tapi kita tidak bisa terlalu berharap karena mereka hewan migrasi," tambahnya.
Samsiah menegaskan bahwa di luar fenomena tersebut, Maratua tetap dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan wisata bahari dengan sekitar 40 titik penyelaman.
"Salah satu spot favorit penyelam adalah Barracuda Point. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati keindahan penyu, manta, serta beragam biota laut lainnya yang memperkuat posisi Maratua sebagai destinasi unggulan wisata bahari di Kalimantan Timur," tandasnya.
(Sf/Rs)