Seputar Kaltim

    Fasilitas Bandara SAMS Sepinggan Perlu Dibenahi, Begini Kata Anggota DPRD Balikpapan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri saat berada di gedung DPRD Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Peningkatan fasilitas di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan masih dikeluhan masyarakat, mengingat masih ada beberapa fasilitas yang perlu dibenahi. Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri.

    Ia menekankan kepada PT Angkasa Pura I, untuk lebih menjaga kualitas fasilitas bandara untuk memenuhi standar internasional. Karena saat ini Bandara SAMS belum mencerminkan statusnya sebagai bandara internasional. 

    "Bandara kami ini bandara Internasional. Tapi rasa-rasanya seperti bukan bandara Internasional. Kami minta tolong fasilitasnya dijaga. Kita kan malu juga dibilang bandara internasional tetapi rasa lokal," ucap Alwi kepada awak media, Senin (5/8/2024).

    Dikatakan, sebagai pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), Bandara SAMS Sepinggan diharapkan dapat menghadapi peningkatan aktivitas penumpang. 

    "Infonya yang datang setiap hari sekitar 8 ribuan. Malu juga rasanya kalau bandara ini tidak bagus," terangnya.

    Tidak hanya itu, komisi III DPRD Balikpapan juga mengusulkan agar bandara mengembangkan inovasi, salah satunya dengan memanfaatkan terminal lama. 

    "Mungkin di terminal lama bisa dibangun terminal satu atau VIP khususnya Garuda, Citilink, dan Pelita. Bandara sekarang ini terminal dua. Maka untuk mengantisipasi, suka tidak suka, mau tidak mau Balikpapan akan padat. Jadi Bandara harus cepat berbenah," jelasnya.

    Menjelang Hari Kemerdekaan 17 Agustus, yang direncanakan akan berlangsung di IKN, dirinya mengingatkan pentingnya antisipasi terhadap peningkatan jumlah pengunjung. 

    "Hal-hal seperti ini harus diantisipasi jauh-jauh hari. Jangan sudah padat baru mau diperbaiki. Kami ini Bandara Internasional tapi bandara lokal. Jauh ketinggalan dengan bandara lain, seperti di Makassar dan Banjarmasin. Bandaranya sudah sangat bagus. Bandara kita gelap, bau pesinglah," imbuhnya.

    Menanggapi masukan tersebut, PGS Airport Operation Security and Service Angkasa Pura I, Imam Musholin menyatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan fasilitas bandara. 

    "Banyak masukan yang disampaikan dewan. Perkembangan penumpang semakin banyak, sehingga inovasi terus ditingkatkan. Kita mengucapkan terima kasih atas masukannya," tambahnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Fasilitas Bandara SAMS Sepinggan Perlu Dibenahi, Begini Kata Anggota DPRD Balikpapan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri saat berada di gedung DPRD Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Peningkatan fasilitas di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan masih dikeluhan masyarakat, mengingat masih ada beberapa fasilitas yang perlu dibenahi. Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri.

    Ia menekankan kepada PT Angkasa Pura I, untuk lebih menjaga kualitas fasilitas bandara untuk memenuhi standar internasional. Karena saat ini Bandara SAMS belum mencerminkan statusnya sebagai bandara internasional. 

    "Bandara kami ini bandara Internasional. Tapi rasa-rasanya seperti bukan bandara Internasional. Kami minta tolong fasilitasnya dijaga. Kita kan malu juga dibilang bandara internasional tetapi rasa lokal," ucap Alwi kepada awak media, Senin (5/8/2024).

    Dikatakan, sebagai pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), Bandara SAMS Sepinggan diharapkan dapat menghadapi peningkatan aktivitas penumpang. 

    "Infonya yang datang setiap hari sekitar 8 ribuan. Malu juga rasanya kalau bandara ini tidak bagus," terangnya.

    Tidak hanya itu, komisi III DPRD Balikpapan juga mengusulkan agar bandara mengembangkan inovasi, salah satunya dengan memanfaatkan terminal lama. 

    "Mungkin di terminal lama bisa dibangun terminal satu atau VIP khususnya Garuda, Citilink, dan Pelita. Bandara sekarang ini terminal dua. Maka untuk mengantisipasi, suka tidak suka, mau tidak mau Balikpapan akan padat. Jadi Bandara harus cepat berbenah," jelasnya.

    Menjelang Hari Kemerdekaan 17 Agustus, yang direncanakan akan berlangsung di IKN, dirinya mengingatkan pentingnya antisipasi terhadap peningkatan jumlah pengunjung. 

    "Hal-hal seperti ini harus diantisipasi jauh-jauh hari. Jangan sudah padat baru mau diperbaiki. Kami ini Bandara Internasional tapi bandara lokal. Jauh ketinggalan dengan bandara lain, seperti di Makassar dan Banjarmasin. Bandaranya sudah sangat bagus. Bandara kita gelap, bau pesinglah," imbuhnya.

    Menanggapi masukan tersebut, PGS Airport Operation Security and Service Angkasa Pura I, Imam Musholin menyatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan fasilitas bandara. 

    "Banyak masukan yang disampaikan dewan. Perkembangan penumpang semakin banyak, sehingga inovasi terus ditingkatkan. Kita mengucapkan terima kasih atas masukannya," tambahnya.

    (Sf/Rs)