Seputar Kaltim

    Faktor Kelangkaan LPG 3 Kg di Tenggarong Disebabkan oleh Kebocoran Gas

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    10 Februari 2025 pukul 15:08 WITA

    LPG 3 Kg. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Sekitar 80 persen LPG 3 Kg yang beredar di masyarakat Kecamatan Tenggarong  mengalami kebocoran.

    Kepala Gudang Agen Liquefied Petroleum Gas(LPG) 3 Kg PT Nararya, Kistoro menyebut kebocoran ini ternyata menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kelangkaan LPG 3 Kg di lapangan, bukan karena penimbunan seperti berita yang beredar. 

    “Kelangkaan LPG 3 Kg bukan disebabkan oleh penimbunan, jika tabung bocor, maka gas yang ada di dalamnya bisa habis dengan cepat tanpa sempat digunakan,” jelas Kistoro, Senin (10/2/2025).

    Kata dia, gas dalam tabung yang bocor ini akan cepat habis, bahkan dalam waktu sehari jika kebocoran cukup parah.

    “Jika ada yang menimbun 100 tabung, dalam waktu tiga hari mungkin hanya 20-30 tabung yang masih layak jual. Selebihnya sudah habis atau tinggal sedikit,” ujarnya.

    Kistoro juga menekankan masalah kebocoran ini terjadi karena banyak tabung yang sudah rusak.

    “Tabung yang bocor seharusnya diganti. Kami menerima tabung dari fasilitas pengisian, tapi banyak yang sudah bocor,” pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Faktor Kelangkaan LPG 3 Kg di Tenggarong Disebabkan oleh Kebocoran Gas

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    10 Februari 2025 pukul 15:08 WITA

    LPG 3 Kg. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Sekitar 80 persen LPG 3 Kg yang beredar di masyarakat Kecamatan Tenggarong  mengalami kebocoran.

    Kepala Gudang Agen Liquefied Petroleum Gas(LPG) 3 Kg PT Nararya, Kistoro menyebut kebocoran ini ternyata menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kelangkaan LPG 3 Kg di lapangan, bukan karena penimbunan seperti berita yang beredar. 

    “Kelangkaan LPG 3 Kg bukan disebabkan oleh penimbunan, jika tabung bocor, maka gas yang ada di dalamnya bisa habis dengan cepat tanpa sempat digunakan,” jelas Kistoro, Senin (10/2/2025).

    Kata dia, gas dalam tabung yang bocor ini akan cepat habis, bahkan dalam waktu sehari jika kebocoran cukup parah.

    “Jika ada yang menimbun 100 tabung, dalam waktu tiga hari mungkin hanya 20-30 tabung yang masih layak jual. Selebihnya sudah habis atau tinggal sedikit,” ujarnya.

    Kistoro juga menekankan masalah kebocoran ini terjadi karena banyak tabung yang sudah rusak.

    “Tabung yang bocor seharusnya diganti. Kami menerima tabung dari fasilitas pengisian, tapi banyak yang sudah bocor,” pungkasnya.

    (Sf/By)