Cari disini...
Seputar Kaltim
Ketua FAJI Kutim, Pandi Widiarto, (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kutai Timur (Kutim) menargetkan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram pada 2027. Target tersebut mulai dipersiapkan di tengah fokus organisasi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.
Ketua FAJI Kutim, Pandi Widiarto, mengatakan Kutim memiliki potensi untuk menggelar ajang nasional karena didukung sumber daya alam yang memadai. Saat ini, terdapat dua sungai yang diproyeksikan menjadi venue perlombaan, yakni Sungai Sangatta dan sungai di kawasan Kombeng.
"Kami mempunyai misi besar ke depan. Selain menghadapi porprov, kami ingin Kutim bisa menjadi tuan rumah Kejurnas Arung Jeram pada 2027," ujar Pandi.
Menurutnya, FAJI Kutim mulai menyiapkan berbagai tahapan untuk mewujudkan target tersebut, termasuk memperkuat sektor kepelatihan.
Ia menilai penyelenggaraan kejurnas tidak hanya berdampak pada pembinaan atlet, tetapi juga dapat memperkenalkan potensi Kutim melalui olahraga.
"Kami meyakini olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga kebanggaan daerah. Kami berharap Kejurnas nanti bisa mendorong sport tourism sekaligus mengenalkan Kutim dan Kalimantan Timur kepada masyarakat luas," katanya.
Pandi berharap target tersebut dapat terwujud, sehingga mampu mendorong perkembangan olahraga arung jeram di Kutim, sekaligus memperkenalkan daerah melalui sport tourism.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ketua FAJI Kutim, Pandi Widiarto, (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kutai Timur (Kutim) menargetkan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram pada 2027. Target tersebut mulai dipersiapkan di tengah fokus organisasi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.
Ketua FAJI Kutim, Pandi Widiarto, mengatakan Kutim memiliki potensi untuk menggelar ajang nasional karena didukung sumber daya alam yang memadai. Saat ini, terdapat dua sungai yang diproyeksikan menjadi venue perlombaan, yakni Sungai Sangatta dan sungai di kawasan Kombeng.
"Kami mempunyai misi besar ke depan. Selain menghadapi porprov, kami ingin Kutim bisa menjadi tuan rumah Kejurnas Arung Jeram pada 2027," ujar Pandi.
Menurutnya, FAJI Kutim mulai menyiapkan berbagai tahapan untuk mewujudkan target tersebut, termasuk memperkuat sektor kepelatihan.
Ia menilai penyelenggaraan kejurnas tidak hanya berdampak pada pembinaan atlet, tetapi juga dapat memperkenalkan potensi Kutim melalui olahraga.
"Kami meyakini olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga kebanggaan daerah. Kami berharap Kejurnas nanti bisa mendorong sport tourism sekaligus mengenalkan Kutim dan Kalimantan Timur kepada masyarakat luas," katanya.
Pandi berharap target tersebut dapat terwujud, sehingga mampu mendorong perkembangan olahraga arung jeram di Kutim, sekaligus memperkenalkan daerah melalui sport tourism.
(Sf/Lo)