Seputar Kaltim

    Faisal Kembali Usulkan Penataan Kawasan Pelabuhan Lok Tuan, Pemkot Janji Tindak Lanjut

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    19 Agustus 2025 pukul 19:58 WITA

    Rapat Paripurna DPRD Bontang, pada Selasa (19/8/2025). (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Anggota DPRD Bontang, Faisal meminta Pemerintah Kota (Pemkot) terkait rencana pengembangan dan menata ulang kawasan Pelabuhan Lok Tuan.

    Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-15 Masa Persidangan III DPRD Bontang 2025 dalam rangka Penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Bontang tentang Perubahan APBD Bontang 2025, di Ruang Rapat Paripurna Sekretariat DPRD, Selasa (19/8/2025).

    Faisal menyebut kemacetan kerap terjadi di kawasan Pelabuhan Lok Tuan, tepatnya di simpang masuk Selambai dan Masjid Terapung, terutama saat kapal baru tiba membawa penumpang. Kondisi ini sering dikeluhkan karena mengganggu pengguna jalan.

    “Jadi kami harap ini benar-benar serius dilakukan, utamanya ditata dengan baik supaya tidak macet di simpang masuk Selambai,” ujar Faisal.

    Hal ini pertama kali diungkapkan Faisal dalam Rapat Paripurna DPRD Bontang. Ia mengaku sejak masa pemerintahan Wali Kota sebelumnya sudah pernah mengusulkan hal serupa. “Saya harap tidak lagi alasan hal ini tidak dianggarkan,” kata dia.

    Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan pihaknya akan segera menindalanjuti rencana tersebut sesuai regulasi pemkot yang berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).

    “Kita upayakan bersama untuk mewujudkan hal ini,” ucap Neni. 

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Faisal Kembali Usulkan Penataan Kawasan Pelabuhan Lok Tuan, Pemkot Janji Tindak Lanjut

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    19 Agustus 2025 pukul 19:58 WITA

    Rapat Paripurna DPRD Bontang, pada Selasa (19/8/2025). (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Anggota DPRD Bontang, Faisal meminta Pemerintah Kota (Pemkot) terkait rencana pengembangan dan menata ulang kawasan Pelabuhan Lok Tuan.

    Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-15 Masa Persidangan III DPRD Bontang 2025 dalam rangka Penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Bontang tentang Perubahan APBD Bontang 2025, di Ruang Rapat Paripurna Sekretariat DPRD, Selasa (19/8/2025).

    Faisal menyebut kemacetan kerap terjadi di kawasan Pelabuhan Lok Tuan, tepatnya di simpang masuk Selambai dan Masjid Terapung, terutama saat kapal baru tiba membawa penumpang. Kondisi ini sering dikeluhkan karena mengganggu pengguna jalan.

    “Jadi kami harap ini benar-benar serius dilakukan, utamanya ditata dengan baik supaya tidak macet di simpang masuk Selambai,” ujar Faisal.

    Hal ini pertama kali diungkapkan Faisal dalam Rapat Paripurna DPRD Bontang. Ia mengaku sejak masa pemerintahan Wali Kota sebelumnya sudah pernah mengusulkan hal serupa. “Saya harap tidak lagi alasan hal ini tidak dianggarkan,” kata dia.

    Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan pihaknya akan segera menindalanjuti rencana tersebut sesuai regulasi pemkot yang berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).

    “Kita upayakan bersama untuk mewujudkan hal ini,” ucap Neni. 

    (Sf/Lo)