Seputar Kaltim

    Evaluasi Serapan Anggaran OPD Berau Selama 2024, Sekda: Sudah Bagus

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Buniyamin
    22 Januari 2025 pukul 16:30 WITA

    Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, M Said. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Serapan anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Berau selama 2024 secara umum dinilai maksimal.

    Ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, M Said usai rapat evaluasi di Kantor Bupati Berau.

    Ia menjelaskan, meski ada beberapa kegiatan OPD yang belum sepenuhnya terselesaikan, evaluasi menunjukkan bahwa progres yang dicapai sudah memuaskan dan akan dilanjutkan pada 2025.

    "Sebenarnya secara umum sudah bagus serapannya. Cuma ada beberapa kegiatan yang tidak terselesaikan, tapi Insyaallah ketika kita evaluasi, pada prinsipnya pekerjaan-pekerjaan tersebut akan tetap dilaksanakan, tinggal mungkin bagian akhir dari tahapan-tahapan kegiatan tersebut," ujar M Said.

    Salah satu OPD yang serapan anggarannya masih belum maksimal adalah DPUPR. Ini karena masih ada beberapa proyek pekerjaan yang masih berjalan.

    Ia menyampaikan, salah satu kendala utama serapan anggaran di setiap SKPD tidak maksimal dikarenakan pengerjaan pembangunan fisik yang banyak terhambat.

    "Tapi pada prinsipnya progresnya sudah sangat baik tinggal penyelesaian-penyelesaiannya saja," ujarnya.

    Kendati demikian, Pemkab Berau akan melakukan evaluasi secara menyeluruh guna antisipasi agar tidak ada lagi kejadian, seperti yang berdampak pada serapan anggaran yang tidak maksimal.

    Meskipun Pemkab Berau diuntungkan dengan anggaran yang naik, tapi pemerintah juga dituntut untuk memaksimalkan serapan anggaran, sheingga menekankan kepada semua OPD agar tidak memberikan alasan terkait tidak maksimalnya dalam pengerjaan. 

    "Intinya harus siap dan selesaikan pekerjaan yang diterima dengan semaksimal mungkin," ujarnya.

    Melalui evaluasi tersebut, kata Said, jika terdapat SKPD yang tidak maksimal dalam mengelola proporsi anggaran dan pekerjaan yang diberikan, maka akan dipertimbangkan bahkan dapat mengurangi jumlah anggaran yang dapat dikelolanya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Evaluasi Serapan Anggaran OPD Berau Selama 2024, Sekda: Sudah Bagus

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Buniyamin
    22 Januari 2025 pukul 16:30 WITA

    Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, M Said. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Serapan anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Berau selama 2024 secara umum dinilai maksimal.

    Ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, M Said usai rapat evaluasi di Kantor Bupati Berau.

    Ia menjelaskan, meski ada beberapa kegiatan OPD yang belum sepenuhnya terselesaikan, evaluasi menunjukkan bahwa progres yang dicapai sudah memuaskan dan akan dilanjutkan pada 2025.

    "Sebenarnya secara umum sudah bagus serapannya. Cuma ada beberapa kegiatan yang tidak terselesaikan, tapi Insyaallah ketika kita evaluasi, pada prinsipnya pekerjaan-pekerjaan tersebut akan tetap dilaksanakan, tinggal mungkin bagian akhir dari tahapan-tahapan kegiatan tersebut," ujar M Said.

    Salah satu OPD yang serapan anggarannya masih belum maksimal adalah DPUPR. Ini karena masih ada beberapa proyek pekerjaan yang masih berjalan.

    Ia menyampaikan, salah satu kendala utama serapan anggaran di setiap SKPD tidak maksimal dikarenakan pengerjaan pembangunan fisik yang banyak terhambat.

    "Tapi pada prinsipnya progresnya sudah sangat baik tinggal penyelesaian-penyelesaiannya saja," ujarnya.

    Kendati demikian, Pemkab Berau akan melakukan evaluasi secara menyeluruh guna antisipasi agar tidak ada lagi kejadian, seperti yang berdampak pada serapan anggaran yang tidak maksimal.

    Meskipun Pemkab Berau diuntungkan dengan anggaran yang naik, tapi pemerintah juga dituntut untuk memaksimalkan serapan anggaran, sheingga menekankan kepada semua OPD agar tidak memberikan alasan terkait tidak maksimalnya dalam pengerjaan. 

    "Intinya harus siap dan selesaikan pekerjaan yang diterima dengan semaksimal mungkin," ujarnya.

    Melalui evaluasi tersebut, kata Said, jika terdapat SKPD yang tidak maksimal dalam mengelola proporsi anggaran dan pekerjaan yang diberikan, maka akan dipertimbangkan bahkan dapat mengurangi jumlah anggaran yang dapat dikelolanya.

    (Sf/By)