Seputar Kaltim

    Erau Pelas Benua Guntung Kembali Digelar Selama 6 Hari, Ada Berbagai Rangkaian Adat

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    19 November 2025 pukul 15:28 WITA

    Erau Pelas Benua Guntung. (Foto: Kominfo Bontang)

    Bontang - Perhelatan budaya Erau Pelas Benua Guntung kembali digelar. Acara akbar yang akan berlangsung selama enam hari mulai 23 November 2025 ini menjadi ruang untuk menguatkan identitas budaya lokal sekaligus merawat warisan leluhur.

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan pemkot berkomitmen dalam memperkuat promosi budaya daerah. Ia berharap agar Erau Pelas Benua Guntung dapat ‘naik kelas’ dan masuk dalam kalender event nasional.

    Menurutnya, peningkatan status festival ini penting untuk memperluas promosi daerah dan menarik lebih banyak wisatawan. Dampaknya diharapkan dapat meningkatkan potensi ekonomi lokal, terutama pelaku UMKM.

    “Branding ini perlu dilakukan agar banyak yang tertarik berkunjung ke Kota Bontang,” ucap Neni.

    Festival Budaya Erau Adat Pelas Benua tahun ini menyajikan beragam kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat dan wisatawan, meliputi: 

    * Puncak Adat: Rangkaian ritual budaya termasuk kegiatan puncak Belimbur yang sangat dinantikan. 
    * Seni Pertunjukan: Penampilan kesenian tradisional dan Festival Tari yang menampilkan kekayaan gerak budaya Nusantara.
    * Olahraga dan Pameran Budaya: Lomba olahraga tradisional serta pameran artefak dan sejarah lokal. 
    * Pemberdayaan Masyarakat: Ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk, serta seminar kebudayaan guna menggali strategi pelestarian tradisi.
    * Ritual Khusus: Naik Ayun, salah satu prosesi adat yang menjadi magnet utama bagi wisatawan.

    Dengan beragam kegiatan tersebut, lanjut Neni, Erau Pelas Benua Guntung diharapkan menjadi magnet pariwisata yang bukan hanya menjaga nilai-nilai luhur budaya Kutai.

    “Juga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kampung Adat Guntung dan sekitarnya,” tandasnya. 

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Erau Pelas Benua Guntung Kembali Digelar Selama 6 Hari, Ada Berbagai Rangkaian Adat

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    19 November 2025 pukul 15:28 WITA

    Erau Pelas Benua Guntung. (Foto: Kominfo Bontang)

    Bontang - Perhelatan budaya Erau Pelas Benua Guntung kembali digelar. Acara akbar yang akan berlangsung selama enam hari mulai 23 November 2025 ini menjadi ruang untuk menguatkan identitas budaya lokal sekaligus merawat warisan leluhur.

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan pemkot berkomitmen dalam memperkuat promosi budaya daerah. Ia berharap agar Erau Pelas Benua Guntung dapat ‘naik kelas’ dan masuk dalam kalender event nasional.

    Menurutnya, peningkatan status festival ini penting untuk memperluas promosi daerah dan menarik lebih banyak wisatawan. Dampaknya diharapkan dapat meningkatkan potensi ekonomi lokal, terutama pelaku UMKM.

    “Branding ini perlu dilakukan agar banyak yang tertarik berkunjung ke Kota Bontang,” ucap Neni.

    Festival Budaya Erau Adat Pelas Benua tahun ini menyajikan beragam kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat dan wisatawan, meliputi: 

    * Puncak Adat: Rangkaian ritual budaya termasuk kegiatan puncak Belimbur yang sangat dinantikan. 
    * Seni Pertunjukan: Penampilan kesenian tradisional dan Festival Tari yang menampilkan kekayaan gerak budaya Nusantara.
    * Olahraga dan Pameran Budaya: Lomba olahraga tradisional serta pameran artefak dan sejarah lokal. 
    * Pemberdayaan Masyarakat: Ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk, serta seminar kebudayaan guna menggali strategi pelestarian tradisi.
    * Ritual Khusus: Naik Ayun, salah satu prosesi adat yang menjadi magnet utama bagi wisatawan.

    Dengan beragam kegiatan tersebut, lanjut Neni, Erau Pelas Benua Guntung diharapkan menjadi magnet pariwisata yang bukan hanya menjaga nilai-nilai luhur budaya Kutai.

    “Juga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kampung Adat Guntung dan sekitarnya,” tandasnya. 

    (Sf/Lo)