Seputar Kaltim

    Enggan Remehkan Madura United yang Terluka, Borneo FC Anggap 9 Laga Sisa Layaknya Final

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    05 April 2026 pukul 19:37 WITA

    Skuad Borneo FC yang akan bertanding melawan Maduran Unite. (Foto: Borneo FC)

    Samarinda - Borneo FC pantang memandang sebelah mata kondisi Madura United jelang pertemuan kedua tim pada pekan ke-26 BRI Super League. 

    Alih-alih terlena dengan performa lawan yang sedang menurun, Skuad Pesut Etam justru memilih fokus pada target internal dengan menganggap sembilan pertandingan tersisa musim ini sebagai partai final.

    Pelatih Kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, memaparkan bahwa jeda internasional FIFA Matchday telah dimanfaatkan timnya secara maksimal. 

    Jeda waktu tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran pelatih untuk mematangkan detail taktik demi menghadapi ketatnya jadwal kompetisi dalam dua bulan ke depan.

    Menyikapi tren negatif yang tengah menyelimuti skuad Laskar Sapeh Kerrab, Lefundes secara tegas menolak jika timnya disebut berada di atas angin. Juru taktik asal Brasil itu justru mewaspadai potensi kebangkitan tim tamu.

    Menurut Lefundes, optimisme Borneo FC sama sekali tidak diukur dari kondisi keterpurukan lawan. Ia mematok target mutlak untuk mengamankan poin penuh, siapa pun yang dihadapi di atas lapangan.

    "Kami punya tujuan yang jelas dan tidak bisa memilih-milih lawan. Fokus utama kami adalah bekerja sebaik mungkin dengan persiapan yang matang untuk meraih tiga poin," tegas Lefundes dalam sesi Pre-Match Press Conference, Minggu (5/4/2026).

    Semangat juang yang sama turut disuarakan oleh perwakilan pemain Borneo FC, Mariano Peralta. Ia mengungkapkan bahwa skuad Pesut Etam saat ini dalam kondisi bugar, baik secara fisik maupun mental. 

    Waktu libur singkat yang digunakan untuk berkumpul bersama keluarga terbukti efektif untuk menyegarkan pikiran para pemain.

    Kini, penggawa Borneo FC telah mengalihkan fokus mereka sepenuhnya kembali ke lapangan hijau untuk menatap sisa kompetisi yang krusial.

    "Sisa sembilan pertandingan ini kami anggap seperti sembilan laga final. Kami pasti akan berusaha keras dan berjuang habis-habisan di lapangan untuk meraih kemenangan," pungkas Peralta.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Enggan Remehkan Madura United yang Terluka, Borneo FC Anggap 9 Laga Sisa Layaknya Final

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    05 April 2026 pukul 19:37 WITA

    Skuad Borneo FC yang akan bertanding melawan Maduran Unite. (Foto: Borneo FC)

    Samarinda - Borneo FC pantang memandang sebelah mata kondisi Madura United jelang pertemuan kedua tim pada pekan ke-26 BRI Super League. 

    Alih-alih terlena dengan performa lawan yang sedang menurun, Skuad Pesut Etam justru memilih fokus pada target internal dengan menganggap sembilan pertandingan tersisa musim ini sebagai partai final.

    Pelatih Kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, memaparkan bahwa jeda internasional FIFA Matchday telah dimanfaatkan timnya secara maksimal. 

    Jeda waktu tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran pelatih untuk mematangkan detail taktik demi menghadapi ketatnya jadwal kompetisi dalam dua bulan ke depan.

    Menyikapi tren negatif yang tengah menyelimuti skuad Laskar Sapeh Kerrab, Lefundes secara tegas menolak jika timnya disebut berada di atas angin. Juru taktik asal Brasil itu justru mewaspadai potensi kebangkitan tim tamu.

    Menurut Lefundes, optimisme Borneo FC sama sekali tidak diukur dari kondisi keterpurukan lawan. Ia mematok target mutlak untuk mengamankan poin penuh, siapa pun yang dihadapi di atas lapangan.

    "Kami punya tujuan yang jelas dan tidak bisa memilih-milih lawan. Fokus utama kami adalah bekerja sebaik mungkin dengan persiapan yang matang untuk meraih tiga poin," tegas Lefundes dalam sesi Pre-Match Press Conference, Minggu (5/4/2026).

    Semangat juang yang sama turut disuarakan oleh perwakilan pemain Borneo FC, Mariano Peralta. Ia mengungkapkan bahwa skuad Pesut Etam saat ini dalam kondisi bugar, baik secara fisik maupun mental. 

    Waktu libur singkat yang digunakan untuk berkumpul bersama keluarga terbukti efektif untuk menyegarkan pikiran para pemain.

    Kini, penggawa Borneo FC telah mengalihkan fokus mereka sepenuhnya kembali ke lapangan hijau untuk menatap sisa kompetisi yang krusial.

    "Sisa sembilan pertandingan ini kami anggap seperti sembilan laga final. Kami pasti akan berusaha keras dan berjuang habis-habisan di lapangan untuk meraih kemenangan," pungkas Peralta.

    (Sf/Rs)