Seputar Kaltim

    Endro S Efendi Bagikan Resep jadi Pembicara Andal kepada Ratusan ASN Pemprov Kaltim

    Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Endro S Efendi (kanan kemeja merah) saat menjadi pemateri di hadapan Ratusan ASN Pemprov Kaltim. (HO/Dokumentasi Pribadi Endro S Efendi untuk Seputar Fakta)

    Samarinda - Master Trainer Public Speaking, Endro S Efendi, membagikan resep praktis untuk menjadi pembicara andal kepada ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Hasilnya, suasana Aula Bina Bangsa di Kantor Gubernur Kaltim mendadak riuh penuh gelak tawa.

    Dalam sesi khusus pada kegiatan Pendidikan Wawasan Kebangsaan, Kamis (11/9/2025), Endro yang juga merupakan asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) RI, langsung mematahkan mitos umum. Menurutnya, keberanian berbicara di depan umum bukanlah bakat bawaan, melainkan sebuah keterampilan yang bisa diasah oleh siapa pun.

    Resep pertama yang ia bagikan adalah mematahkan rasa gugup. Untuk mencairkan suasana, ia mengajak 150 peserta mencoba sebuah permainan unik. Para ASN yang biasanya terkesan kaku, ditantang untuk membaca kalimat panjang yang berisi gabungan angka dan kata hanya dalam satu tarikan nafas.

    Sontak, latihan sederhana ini memicu tawa lepas di seluruh ruangan. “Begitu rasa gugup patah, percaya diri akan lebih mudah tumbuh,” ujar Endro.

    Setelah berhasil mencairkan suasana, ia membagikan resep kedua, yaitu ketulusan. Endro menekankan, kunci utama dari public speaking yang efektif bukanlah tentang siapa yang paling pintar merangkai kata, melainkan siapa yang paling tulus dalam menyampaikan pesan.

    “Kata-kata yang keluar dari hati akan lebih mudah menyentuh hati masyarakat,” katanya.

    Ia juga mengingatkan para ASN akan peran strategis mereka sebagai corong komunikasi pemerintah. “Suara ASN adalah suara pemerintah. Kalau penyampaiannya ragu-ragu, pesan penting bisa kehilangan makna,” tegasnya.

    Sesi yang dinamis dan menyenangkan ini membuat banyak peserta berharap agar pelatihan public speaking seperti ini bisa dilaksanakan kembali dengan durasi yang lebih maksimal di lain waktu.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Endro S Efendi Bagikan Resep jadi Pembicara Andal kepada Ratusan ASN Pemprov Kaltim

    Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Endro S Efendi (kanan kemeja merah) saat menjadi pemateri di hadapan Ratusan ASN Pemprov Kaltim. (HO/Dokumentasi Pribadi Endro S Efendi untuk Seputar Fakta)

    Samarinda - Master Trainer Public Speaking, Endro S Efendi, membagikan resep praktis untuk menjadi pembicara andal kepada ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Hasilnya, suasana Aula Bina Bangsa di Kantor Gubernur Kaltim mendadak riuh penuh gelak tawa.

    Dalam sesi khusus pada kegiatan Pendidikan Wawasan Kebangsaan, Kamis (11/9/2025), Endro yang juga merupakan asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) RI, langsung mematahkan mitos umum. Menurutnya, keberanian berbicara di depan umum bukanlah bakat bawaan, melainkan sebuah keterampilan yang bisa diasah oleh siapa pun.

    Resep pertama yang ia bagikan adalah mematahkan rasa gugup. Untuk mencairkan suasana, ia mengajak 150 peserta mencoba sebuah permainan unik. Para ASN yang biasanya terkesan kaku, ditantang untuk membaca kalimat panjang yang berisi gabungan angka dan kata hanya dalam satu tarikan nafas.

    Sontak, latihan sederhana ini memicu tawa lepas di seluruh ruangan. “Begitu rasa gugup patah, percaya diri akan lebih mudah tumbuh,” ujar Endro.

    Setelah berhasil mencairkan suasana, ia membagikan resep kedua, yaitu ketulusan. Endro menekankan, kunci utama dari public speaking yang efektif bukanlah tentang siapa yang paling pintar merangkai kata, melainkan siapa yang paling tulus dalam menyampaikan pesan.

    “Kata-kata yang keluar dari hati akan lebih mudah menyentuh hati masyarakat,” katanya.

    Ia juga mengingatkan para ASN akan peran strategis mereka sebagai corong komunikasi pemerintah. “Suara ASN adalah suara pemerintah. Kalau penyampaiannya ragu-ragu, pesan penting bisa kehilangan makna,” tegasnya.

    Sesi yang dinamis dan menyenangkan ini membuat banyak peserta berharap agar pelatihan public speaking seperti ini bisa dilaksanakan kembali dengan durasi yang lebih maksimal di lain waktu.

    (Sf/Rs)