Seputar Kaltim

    Enam Titik Jalan Longsor di Berau Tuntas Dikerjakan, Sisa 15 Titik yang Menunggu Penanganan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Buniyamin
    04 Februari 2025 pukul 17:11 WITA

    Kondisi jalan Maluang sampai perbatasan Berau-Bulungan yang telah di perbaiki. (Foto: Pemkab Berau)

    Tanjung Redeb - Balai Besar Penanganan Jalan dan Jembatan Nasional (BP2JN) Wilayah II Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan perbaikan ruas jalan longsor yang berada di sepanjang jalan simpang 3 Maluang sampai perbatasan Berau, Kaltim-Bulungan, Kaltara.

    Dari hasil peninjauan yang telah dilakukan sebelumnya pada 2024 lalu, ada 21 titik longsor yang terjadi di Jalan Maluang sampai perbatasan Berau-Bulungan. Total ada enam titik jalan yang telah diperbaiki pada 2024 lalu.

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan Pemkab Berau terus berkoordinasi dengan BP2JN dalam perbaikan jalan tersebut.  "Salah satu upaya yang dilakukan adalah menetapkan status tanggap darurat sebagai dasar perbaikan jalan itu," ujar Bupati Berau, Sri.

    Meski jalan tersebut berstatus jalan nasional, tetapi masuk wilayah Berau dan pemda berharap dapat dilakukan perbaikan agar memudahkan akses masyarakat dan mendukung kelancaran perekonomian daerah. 

    "Jalan ini merupakan penghubung utama dengan Provinsi Kaltara dan untuk mendukung kunjungan ke destinasi wisata Pulau Derawan seryw wilayah sekitarnya," tuturnya.

    Sri berharap agar perbaikan ruas jalan lainnya bisa dilakukan pada 2025 ini. "Masih ada 15 titik lagi yang harus diperbaiki dan semoga tahun ini bisa dilanjutkan. Kami memberikan apresiasi atas langkah cepat BP2JN yang telah memperbaiki enam titik karena itu cukup parah," tandasnya.

    Dari audiensi BP2JN dengan Pemkab Berau, diketahui jalan nasional yang ada di Kabupaten Berau dibagi dalam tiga segmen, yaitu ruas jalan SP3 Muara Wahau - Batas Kabupaten Kutim - Kelay - Labanan sepanjang 123,25 kilometer.

    Kemudian Labanan - Tanjung Redeb - dalam Kota Tanjung Redeb - Gunung Tabur - batas Bulungan sepanjang 85,83 kilometer dan ruas jalan Gunung Tabur - Usiran - Tanjung Batu sepanjang 108,40 kilometer. 

    Untuk bencana longsor yang terjadi di ruas jalan simpang tiga Maluang-Batas Bulungan terjadi pada Maret 2024.

    Akibat curah hujan yang cukup tinggi dan kondisi ini menyebabkan longsor sepanjang 25 meter dengan kedalaman 2,5 meter.

    Kemudian pada April 2024 terjadi lagi longsor sepanjang 29 meter dengan kedalaman 3,5 meter.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Enam Titik Jalan Longsor di Berau Tuntas Dikerjakan, Sisa 15 Titik yang Menunggu Penanganan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Buniyamin
    04 Februari 2025 pukul 17:11 WITA

    Kondisi jalan Maluang sampai perbatasan Berau-Bulungan yang telah di perbaiki. (Foto: Pemkab Berau)

    Tanjung Redeb - Balai Besar Penanganan Jalan dan Jembatan Nasional (BP2JN) Wilayah II Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan perbaikan ruas jalan longsor yang berada di sepanjang jalan simpang 3 Maluang sampai perbatasan Berau, Kaltim-Bulungan, Kaltara.

    Dari hasil peninjauan yang telah dilakukan sebelumnya pada 2024 lalu, ada 21 titik longsor yang terjadi di Jalan Maluang sampai perbatasan Berau-Bulungan. Total ada enam titik jalan yang telah diperbaiki pada 2024 lalu.

    Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan Pemkab Berau terus berkoordinasi dengan BP2JN dalam perbaikan jalan tersebut.  "Salah satu upaya yang dilakukan adalah menetapkan status tanggap darurat sebagai dasar perbaikan jalan itu," ujar Bupati Berau, Sri.

    Meski jalan tersebut berstatus jalan nasional, tetapi masuk wilayah Berau dan pemda berharap dapat dilakukan perbaikan agar memudahkan akses masyarakat dan mendukung kelancaran perekonomian daerah. 

    "Jalan ini merupakan penghubung utama dengan Provinsi Kaltara dan untuk mendukung kunjungan ke destinasi wisata Pulau Derawan seryw wilayah sekitarnya," tuturnya.

    Sri berharap agar perbaikan ruas jalan lainnya bisa dilakukan pada 2025 ini. "Masih ada 15 titik lagi yang harus diperbaiki dan semoga tahun ini bisa dilanjutkan. Kami memberikan apresiasi atas langkah cepat BP2JN yang telah memperbaiki enam titik karena itu cukup parah," tandasnya.

    Dari audiensi BP2JN dengan Pemkab Berau, diketahui jalan nasional yang ada di Kabupaten Berau dibagi dalam tiga segmen, yaitu ruas jalan SP3 Muara Wahau - Batas Kabupaten Kutim - Kelay - Labanan sepanjang 123,25 kilometer.

    Kemudian Labanan - Tanjung Redeb - dalam Kota Tanjung Redeb - Gunung Tabur - batas Bulungan sepanjang 85,83 kilometer dan ruas jalan Gunung Tabur - Usiran - Tanjung Batu sepanjang 108,40 kilometer. 

    Untuk bencana longsor yang terjadi di ruas jalan simpang tiga Maluang-Batas Bulungan terjadi pada Maret 2024.

    Akibat curah hujan yang cukup tinggi dan kondisi ini menyebabkan longsor sepanjang 25 meter dengan kedalaman 2,5 meter.

    Kemudian pada April 2024 terjadi lagi longsor sepanjang 29 meter dengan kedalaman 3,5 meter.

    (Sf/By)