Seputar Kaltim

    Empat Kabupaten Rawan Karhutla, Pemprov Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    23 Agustus 2023 pukul 13:56 WITA

    Pemadaman dari Damkar Paser. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot lalu. (Ilustrasi : Damkar Paser 113)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menetapkan status siaga bencana untuk beberapa kabupaten/kota di Kaltim.

    Penetapan itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim Nomor 100.3.3.1/K-620/2023 tentang penetapan status siaga bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta asap akibat karhutla yang ditetapkan pada 21 Agustus 2023.

    Penetapan ini melalui proses koordinasi selama dua minggu dengan melibatkan stakeholder karhutla dan perubahan iklim. Hasil rumusan tersebut ditetapkan sebagai status siaga.

    "Ini status siaga kesiapan semua aspek, dalam hal ini kita tidak tau ke depannya gimana, apakah tambah parah. Tapi ketetapan ini membuat kami siap," ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kaltim, Tresna Rosano.

    Dalam diktum kelima SK menyebut dana untuk ketetapan ini akan diambil dari APBD Provinsi Kaltim dan diperuntukkan untuk pendirian posko patroli.

    Namun BPBD masih belum bisa memastikan berapa banyak posko patroli yang akan dibuat.

    "Karena besok baru rapat kembali dengan Kapolda dan BMKG untuk membahas kelanjutan dan koordinasi penanganan," jelasnya.

    Status siaga, kata dia, untuk kabupaten/kota hanya bersifat koordinasi, bukan instruksi. "Kita koordinasikan dengan kabupaten/kota, tergantung mereka mau menetapkan status masing-masing seperti apa. Kita di provinsi mengkoordinir, mencegah agar tidak menjadi darurat," tangkasnya.

    Dikemukakannya, data BMKG terdapat 60 titik yang rawan karhutla dari beberapa kabupaten sehingga pemerintah setempat diharapkan sudah mulai bergerak. "Sering terjadi di Kutim, Berau, Paser dan Penajam Paser Utara ada sebagian. Hasil rakor sudah kami sebar cuma penetapan ini jadi dasar untuk mereka bergerak," bebernya.

    Selain itu, pihaknya sudah mengajukan surat ke pusat untuk mempersiapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC) dengan membuat hujan buatan sebagai langkah antisipasi karhutla. "Ini karena lama enggak hujan. Ini kan sudah ada upaya kita untuk pembuatan hujan buatan," terangnya

    Sistem penerapannya tersebut, dari pihak BNPB menggunakan helikopter untuk menaburkan garam di titik tertentu untuk membuat awan dan memancing keadaan awan.

    "Kedua kami minta usulan helikopter standby di Bandara Sepinggan atau APT Pranoto. Karena sekitar situ (Kutim, Paser Berau, dan PPU) sering terjadi karhutla," tutupnya.

    (Sf/By)

     

    Seputar Kaltim

    Empat Kabupaten Rawan Karhutla, Pemprov Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    23 Agustus 2023 pukul 13:56 WITA

    Pemadaman dari Damkar Paser. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot lalu. (Ilustrasi : Damkar Paser 113)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menetapkan status siaga bencana untuk beberapa kabupaten/kota di Kaltim.

    Penetapan itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim Nomor 100.3.3.1/K-620/2023 tentang penetapan status siaga bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta asap akibat karhutla yang ditetapkan pada 21 Agustus 2023.

    Penetapan ini melalui proses koordinasi selama dua minggu dengan melibatkan stakeholder karhutla dan perubahan iklim. Hasil rumusan tersebut ditetapkan sebagai status siaga.

    "Ini status siaga kesiapan semua aspek, dalam hal ini kita tidak tau ke depannya gimana, apakah tambah parah. Tapi ketetapan ini membuat kami siap," ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kaltim, Tresna Rosano.

    Dalam diktum kelima SK menyebut dana untuk ketetapan ini akan diambil dari APBD Provinsi Kaltim dan diperuntukkan untuk pendirian posko patroli.

    Namun BPBD masih belum bisa memastikan berapa banyak posko patroli yang akan dibuat.

    "Karena besok baru rapat kembali dengan Kapolda dan BMKG untuk membahas kelanjutan dan koordinasi penanganan," jelasnya.

    Status siaga, kata dia, untuk kabupaten/kota hanya bersifat koordinasi, bukan instruksi. "Kita koordinasikan dengan kabupaten/kota, tergantung mereka mau menetapkan status masing-masing seperti apa. Kita di provinsi mengkoordinir, mencegah agar tidak menjadi darurat," tangkasnya.

    Dikemukakannya, data BMKG terdapat 60 titik yang rawan karhutla dari beberapa kabupaten sehingga pemerintah setempat diharapkan sudah mulai bergerak. "Sering terjadi di Kutim, Berau, Paser dan Penajam Paser Utara ada sebagian. Hasil rakor sudah kami sebar cuma penetapan ini jadi dasar untuk mereka bergerak," bebernya.

    Selain itu, pihaknya sudah mengajukan surat ke pusat untuk mempersiapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC) dengan membuat hujan buatan sebagai langkah antisipasi karhutla. "Ini karena lama enggak hujan. Ini kan sudah ada upaya kita untuk pembuatan hujan buatan," terangnya

    Sistem penerapannya tersebut, dari pihak BNPB menggunakan helikopter untuk menaburkan garam di titik tertentu untuk membuat awan dan memancing keadaan awan.

    "Kedua kami minta usulan helikopter standby di Bandara Sepinggan atau APT Pranoto. Karena sekitar situ (Kutim, Paser Berau, dan PPU) sering terjadi karhutla," tutupnya.

    (Sf/By)