Seputar Kaltim

    Empat Bangunan di Muara Jawa Diamuk Api, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    27 Juli 2024 pukul 17:07 WITA

    Proses pemadaman api yang terjadi di Muara Jawa dini hari. (Dok.Disdamkarmatan Kukar/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Kebakaran hebat terjadi di Jalan Pelita, RT 04, Kelurahan Dondang, Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Sabtu (27/7/2024) dini hari tadi.

    Kebakaran hebat ini menghanguskan satu bangsal berisi lima petak, dua rumah dan satu rumah terkena dampak kebakaran.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kukar, Fida Hurasani mengaku awal mula munculnya api berasal dari salah satu bangsal dan saat warga sibuk membangunkan penghuni lainnya, tanpa disadari api sudah mulai membesar dan merambat rumah di sekitarnya.

    "Anggota kami di sana menerima laporan pada pukul 01.56 WITA, warga yang sibuk membangunkan penghuni lain bahkan tak sempat mengamankan harta bendanya," ucapnya, Sabtu (27/7/2024).

    Pada proses pemadaman, kata dia, terjadi beberapa kendala, seperti suplai air dan tidak bisa menggunakan mesin portabel untuk melakukan pengisian air ke lokasi kejadian karena air sungai surut.

    "Meski muncul kendala, tapi masih bisa diatasi. Bahkan mobil membawa suplai air pun datang lima menit kemudian, sehingga dapat melanjutkan proses pemadaman," sebutnya.

    Api pun baru bisa dipadamkan pukul 04,30 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, tetapi kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Empat Bangunan di Muara Jawa Diamuk Api, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    27 Juli 2024 pukul 17:07 WITA

    Proses pemadaman api yang terjadi di Muara Jawa dini hari. (Dok.Disdamkarmatan Kukar/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Kebakaran hebat terjadi di Jalan Pelita, RT 04, Kelurahan Dondang, Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Sabtu (27/7/2024) dini hari tadi.

    Kebakaran hebat ini menghanguskan satu bangsal berisi lima petak, dua rumah dan satu rumah terkena dampak kebakaran.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kukar, Fida Hurasani mengaku awal mula munculnya api berasal dari salah satu bangsal dan saat warga sibuk membangunkan penghuni lainnya, tanpa disadari api sudah mulai membesar dan merambat rumah di sekitarnya.

    "Anggota kami di sana menerima laporan pada pukul 01.56 WITA, warga yang sibuk membangunkan penghuni lain bahkan tak sempat mengamankan harta bendanya," ucapnya, Sabtu (27/7/2024).

    Pada proses pemadaman, kata dia, terjadi beberapa kendala, seperti suplai air dan tidak bisa menggunakan mesin portabel untuk melakukan pengisian air ke lokasi kejadian karena air sungai surut.

    "Meski muncul kendala, tapi masih bisa diatasi. Bahkan mobil membawa suplai air pun datang lima menit kemudian, sehingga dapat melanjutkan proses pemadaman," sebutnya.

    Api pun baru bisa dipadamkan pukul 04,30 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, tetapi kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar.

    (Sf/By)