Seputar Kaltim

    Ekspor 18 Ribu Ton Amonium Nitrat ke Australia, Bontang Tancap Gas Masuk Pasar Global

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    19 April 2026 pukul 20:05 WITA

    Pelepasan ekspor perdana 18.000 ton amonium nitrat produksi PT Dahana ke Australia. (Foto: Diskominfo Bontang)

    Bontang - Kota Bontang kembali menunjukkan daya saing industrinya di kancah internasional. Sebanyak 18.000 ton amonium nitrat produksi PT Dahana resmi dilepas untuk ekspor perdana ke Australia, Sabtu (18/4/2026) di Dermaga Terminal Khusus Pelabuhan Tursina.

    Pelepasan ekspor ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama jajaran pimpinan perusahaan dan unsur Forkopimda. Hadir di antaranya Direktur Utama PT Dahana Hary Irmawan, Komisaris Rusdianto dan Wildan Widarman, hingga perwakilan TNI dan Polri.

    Langkah ekspor ini bukan sekadar pengiriman komoditas, melainkan sinyal kuat bahwa produk industri dalam negeri mulai menembus pasar global dengan standar kompetitif.

    Direktur Operasi PT Dahana, Abdul Haris Atbaro, menegaskan Australia dipilih karena kebutuhan tinggi sektor pertambangan terhadap bahan peledak berbasis amonium nitrat.

    “Australia memiliki industri tambang besar dengan permintaan tinggi. Produk kami mampu bersaing dan memenuhi standar internasional,” ujar Abdul Haris.

    Total nilai ekspor mencapai 10,8 juta dolar AS, dengan pengiriman dilakukan dalam tiga tahap. Nilai ini sekaligus membuka peluang ekspansi pasar yang lebih luas bagi industri bahan peledak nasional.

    Wali Kota Bontang menyebut capaian ini sebagai momentum penting bagi penguatan posisi industri Indonesia di pasar global.

    “Ini bukan sekadar ekspor, tapi bukti bahwa industri kita sudah diakui dunia. Kita patut bersyukur dan bangga,” tegas Neni Moerniaeni.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Ekspor 18 Ribu Ton Amonium Nitrat ke Australia, Bontang Tancap Gas Masuk Pasar Global

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    19 April 2026 pukul 20:05 WITA

    Pelepasan ekspor perdana 18.000 ton amonium nitrat produksi PT Dahana ke Australia. (Foto: Diskominfo Bontang)

    Bontang - Kota Bontang kembali menunjukkan daya saing industrinya di kancah internasional. Sebanyak 18.000 ton amonium nitrat produksi PT Dahana resmi dilepas untuk ekspor perdana ke Australia, Sabtu (18/4/2026) di Dermaga Terminal Khusus Pelabuhan Tursina.

    Pelepasan ekspor ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama jajaran pimpinan perusahaan dan unsur Forkopimda. Hadir di antaranya Direktur Utama PT Dahana Hary Irmawan, Komisaris Rusdianto dan Wildan Widarman, hingga perwakilan TNI dan Polri.

    Langkah ekspor ini bukan sekadar pengiriman komoditas, melainkan sinyal kuat bahwa produk industri dalam negeri mulai menembus pasar global dengan standar kompetitif.

    Direktur Operasi PT Dahana, Abdul Haris Atbaro, menegaskan Australia dipilih karena kebutuhan tinggi sektor pertambangan terhadap bahan peledak berbasis amonium nitrat.

    “Australia memiliki industri tambang besar dengan permintaan tinggi. Produk kami mampu bersaing dan memenuhi standar internasional,” ujar Abdul Haris.

    Total nilai ekspor mencapai 10,8 juta dolar AS, dengan pengiriman dilakukan dalam tiga tahap. Nilai ini sekaligus membuka peluang ekspansi pasar yang lebih luas bagi industri bahan peledak nasional.

    Wali Kota Bontang menyebut capaian ini sebagai momentum penting bagi penguatan posisi industri Indonesia di pasar global.

    “Ini bukan sekadar ekspor, tapi bukti bahwa industri kita sudah diakui dunia. Kita patut bersyukur dan bangga,” tegas Neni Moerniaeni.

    (Sf/Rs)