Seputar Kaltim

    Efisiensi Anggaran, Pemkot Balikpapan Gelar Upacara HUT RI 2026 di Balai Kota

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    06 Agustus 2026 pukul 11:16 WITA

    Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 digelar di kantor Balai Kota. (Foto: maya sari/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemkot Balikpapan memastikan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, akan dipusatkan di Balai Kota Balikpapan. Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran.

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Zulkifli mengatakan, persiapan pelaksanaan peringatan kemerdekaan telah dilakukan melalui sejumlah rapat koordinasi, Panitia HUT RI tingkat kota tahun ini diketuai Kepala Dinas Perhubungan, Fadli.

    Kata dia, semula upacara peringatan HUT RI direncanakan tetap digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome. Namun setelah dilakukan pembahasan bersama panitia, wali kota Balikpapan memutuskan seluruh kegiatan dipindahkan ke lingkungan Balai Kota.

    “Sudah diputuskan Pak Wali berdasarkan laporan panitia, dengan mempertimbangkan berbagai hal, terutama faktor efisiensi anggaran, maka penyelenggaraan peringatan 17 Agustus tahun ini dilaksanakan di Balai Kota. Jadi kami tidak menggelar di Dome. Setelah dilakukan pembahasan oleh panitia, dengan semangat efisiensi, pelaksanaan di Balai Kota dinilai lebih proporsional,” ucap Zulkifli kepada media, Kamis (6/8/2026).

    Ia menjelaskan, persiapan juga mencakup pelatihan terpusat bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang dijadwalkan dimulai 5 Agustus 2026 di Balai Kota.

    “Setelah menjalani pelatihan, para anggota Paskibraka juga akan mengikuti masa karantina sebagaimana pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

    Sementara itu, rangkaian kegiatan utama peringatan HUT RI tetap akan dilaksanakan seperti biasa. Kegiatan tersebut meliputi Renungan Suci, Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, Upacara Penurunan Bendera, hingga resepsi kenegaraan atau syukuran kemerdekaan yang direncanakan berlangsung di Aula Balai Kota.

    “Selain itu, jajaran Pemkot Balikpapan juga akan mengikuti agenda nasional berupa penyampaian pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada siang hari, sebagaimana tradisi setiap peringatan Hari Kemerdekaan,” lanjutnya.

    Meski demikian, Zulkifli mengungkapkan ada beberapa kegiatan yang tahun ini tidak lagi difasilitasi oleh panitia tingkat kota. Berbagai perlombaan rakyat yang selama ini menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, seperti panjat pinang, lomba balap karung, dan permainan tradisional lainnya, tidak akan digelar secara terpusat oleh pemerintah.

    “Kegiatan seperti panjat pinang, lomba karung dan permainan rakyat lainnya tahun ini kami serahkan kepada masyarakat untuk menyelenggarakannya sendiri. Bisa dilaksanakan di tingkat RT, lingkungan atau kampung masing-masing. Itu yang menjadi harapan,” katanya.

    Ia menambahkan, jumlah tamu undangan pada upacara dan resepsi kenegaraan juga akan disesuaikan dengan kapasitas lokasi di Balai Kota. Penyesuaian tersebut merupakan bagian dari kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah.

    “Karena pelaksanaannya di Balai Kota, kapasitas ruangan maupun tenda tentu lebih terbatas dibandingkan Dome. Otomatis jumlah undangan juga akan disesuaikan. Salah satu bentuk efisiensi yang kami lakukan memang dengan mengurangi jumlah undangan,” tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Efisiensi Anggaran, Pemkot Balikpapan Gelar Upacara HUT RI 2026 di Balai Kota

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    06 Agustus 2026 pukul 11:16 WITA

    Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 digelar di kantor Balai Kota. (Foto: maya sari/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemkot Balikpapan memastikan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, akan dipusatkan di Balai Kota Balikpapan. Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran.

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Zulkifli mengatakan, persiapan pelaksanaan peringatan kemerdekaan telah dilakukan melalui sejumlah rapat koordinasi, Panitia HUT RI tingkat kota tahun ini diketuai Kepala Dinas Perhubungan, Fadli.

    Kata dia, semula upacara peringatan HUT RI direncanakan tetap digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome. Namun setelah dilakukan pembahasan bersama panitia, wali kota Balikpapan memutuskan seluruh kegiatan dipindahkan ke lingkungan Balai Kota.

    “Sudah diputuskan Pak Wali berdasarkan laporan panitia, dengan mempertimbangkan berbagai hal, terutama faktor efisiensi anggaran, maka penyelenggaraan peringatan 17 Agustus tahun ini dilaksanakan di Balai Kota. Jadi kami tidak menggelar di Dome. Setelah dilakukan pembahasan oleh panitia, dengan semangat efisiensi, pelaksanaan di Balai Kota dinilai lebih proporsional,” ucap Zulkifli kepada media, Kamis (6/8/2026).

    Ia menjelaskan, persiapan juga mencakup pelatihan terpusat bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang dijadwalkan dimulai 5 Agustus 2026 di Balai Kota.

    “Setelah menjalani pelatihan, para anggota Paskibraka juga akan mengikuti masa karantina sebagaimana pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

    Sementara itu, rangkaian kegiatan utama peringatan HUT RI tetap akan dilaksanakan seperti biasa. Kegiatan tersebut meliputi Renungan Suci, Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, Upacara Penurunan Bendera, hingga resepsi kenegaraan atau syukuran kemerdekaan yang direncanakan berlangsung di Aula Balai Kota.

    “Selain itu, jajaran Pemkot Balikpapan juga akan mengikuti agenda nasional berupa penyampaian pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada siang hari, sebagaimana tradisi setiap peringatan Hari Kemerdekaan,” lanjutnya.

    Meski demikian, Zulkifli mengungkapkan ada beberapa kegiatan yang tahun ini tidak lagi difasilitasi oleh panitia tingkat kota. Berbagai perlombaan rakyat yang selama ini menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, seperti panjat pinang, lomba balap karung, dan permainan tradisional lainnya, tidak akan digelar secara terpusat oleh pemerintah.

    “Kegiatan seperti panjat pinang, lomba karung dan permainan rakyat lainnya tahun ini kami serahkan kepada masyarakat untuk menyelenggarakannya sendiri. Bisa dilaksanakan di tingkat RT, lingkungan atau kampung masing-masing. Itu yang menjadi harapan,” katanya.

    Ia menambahkan, jumlah tamu undangan pada upacara dan resepsi kenegaraan juga akan disesuaikan dengan kapasitas lokasi di Balai Kota. Penyesuaian tersebut merupakan bagian dari kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah.

    “Karena pelaksanaannya di Balai Kota, kapasitas ruangan maupun tenda tentu lebih terbatas dibandingkan Dome. Otomatis jumlah undangan juga akan disesuaikan. Salah satu bentuk efisiensi yang kami lakukan memang dengan mengurangi jumlah undangan,” tutupnya.

    (Sf/Lo)