Cari disini...
Seputar Kaltim
Korban yang terjun dari Jembatan Kartanegara ditemukan dalam keadaan sehat. (Foto: BPBD Kukar).
Tenggarong - Seorang perempuan berinisial M (54) jatuh di Sungai Mahakam dari Jembatan Kutai Kartanegara, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) sekitar pukul 10.19 WITA.
Salah seorang saksi mengatakan M loncat dari ketinggian sekitar 50 meter ke sungai Mahakam dan meninggalkan satu unit motor, tas serta sendal.
Setelah menghilang dan dilakukan pencarian oleh tim relawan gabungan dari BPBD dan kepolisian selama tiga jam, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sehat di pondasi bawah jembatan pada pukul 13.30 WITA.
Relawan Tenggarong, Susanto mengatakan M ditemukan oleh relawan saat tengah menyisir wilayah tengah Sungai Mahakam.
Dirinya mengatakan M saat itu duduk di pondasi bawah jembatan dan melambaikan jilbab yang digunakannya saat melihat tim relawan.
"Saat itu, kami sempat menanyakan juga alasan terjun dan korban menjawab kalau dia ingin mengambil sesuatu. Saat ditemukan, kondisinya baik-baik aja dan saat naik ke speedboat, langsung lemes," ungkapnya
M kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenggarong Seberang untuk mendapatkan perawatan.
Kanit Reskrim Polsek Tenggarong Seberang, Ipda Andi Cheris menyebut jatuhnya korban ke Sungai Mahakam ini diduga akibat komplikasi riwayat penyakitnya, yakni hipertensi dan asam lambung.
"Efek dari komplikasi itu, dia diduga mengalami halusinasi hingga akhirnya terjun ke Sungai Mahakam dan disangka orang-orang mau bunuh diri," sebutnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Korban yang terjun dari Jembatan Kartanegara ditemukan dalam keadaan sehat. (Foto: BPBD Kukar).
Tenggarong - Seorang perempuan berinisial M (54) jatuh di Sungai Mahakam dari Jembatan Kutai Kartanegara, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) sekitar pukul 10.19 WITA.
Salah seorang saksi mengatakan M loncat dari ketinggian sekitar 50 meter ke sungai Mahakam dan meninggalkan satu unit motor, tas serta sendal.
Setelah menghilang dan dilakukan pencarian oleh tim relawan gabungan dari BPBD dan kepolisian selama tiga jam, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sehat di pondasi bawah jembatan pada pukul 13.30 WITA.
Relawan Tenggarong, Susanto mengatakan M ditemukan oleh relawan saat tengah menyisir wilayah tengah Sungai Mahakam.
Dirinya mengatakan M saat itu duduk di pondasi bawah jembatan dan melambaikan jilbab yang digunakannya saat melihat tim relawan.
"Saat itu, kami sempat menanyakan juga alasan terjun dan korban menjawab kalau dia ingin mengambil sesuatu. Saat ditemukan, kondisinya baik-baik aja dan saat naik ke speedboat, langsung lemes," ungkapnya
M kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenggarong Seberang untuk mendapatkan perawatan.
Kanit Reskrim Polsek Tenggarong Seberang, Ipda Andi Cheris menyebut jatuhnya korban ke Sungai Mahakam ini diduga akibat komplikasi riwayat penyakitnya, yakni hipertensi dan asam lambung.
"Efek dari komplikasi itu, dia diduga mengalami halusinasi hingga akhirnya terjun ke Sungai Mahakam dan disangka orang-orang mau bunuh diri," sebutnya.
(Sf/By)