Cari disini...
Seputar Kaltim
Bantuan yang disalurkan untuk masyarakat korban kebakaran di Jalan Gunung Belah. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Gunung Belah, RT 44, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Rabu (10/7/2024).
Diketahui, kebakaran tersebut terjadi pada Selasa (9/7/2024) pagi kemarin. Setidaknya, ada 12 jiwa menjadi korban keganasan Si Jago Merah.
Bantuan diberikan kepada korban, seperti alat masak, bahan pokok makanan, obat-obatan hingga selimut dan lainnya. “Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan pastikan kondisi rumah sebelum di tinggalkan,” kata Edi Damansyah.
Ia menyebut warga yang terkena musibah kebakaran rata-rata adalah lanjut usia (lansia) yang mencari rezeki melalui berjualan sembako di lokasi kebakaran.
“Korban kebakaran ini lansia, semuanya barangnya habis terbakar. Tidak ada yang menginginkan musibah ini,” ucapnya.
Edi mengimbau kepada para Ketua RT dapat menyediakan mesin pompa air (Alkon). Sebab, peristiwa kebakaran ini merupakan yang kedua kalinya di Kelurahan Loa Ipuh.
“Peralatan sarana dan prasarana itu perlu disiapkan, kalau perlu alat itu jangan sampai digunakan, karena kalau digunakan artinya ada kejadian," sebutnya.
Edi berpesan kepada masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan terkhusus Ibu Rumah Tangga (IRT) agar memeriksa kembali kompor saat hendak keluar rumah.
"Terkait sapras, nanti bisa juga diajukan melalui dana Rp50 Juta per RT," pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bantuan yang disalurkan untuk masyarakat korban kebakaran di Jalan Gunung Belah. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Gunung Belah, RT 44, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Rabu (10/7/2024).
Diketahui, kebakaran tersebut terjadi pada Selasa (9/7/2024) pagi kemarin. Setidaknya, ada 12 jiwa menjadi korban keganasan Si Jago Merah.
Bantuan diberikan kepada korban, seperti alat masak, bahan pokok makanan, obat-obatan hingga selimut dan lainnya. “Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan pastikan kondisi rumah sebelum di tinggalkan,” kata Edi Damansyah.
Ia menyebut warga yang terkena musibah kebakaran rata-rata adalah lanjut usia (lansia) yang mencari rezeki melalui berjualan sembako di lokasi kebakaran.
“Korban kebakaran ini lansia, semuanya barangnya habis terbakar. Tidak ada yang menginginkan musibah ini,” ucapnya.
Edi mengimbau kepada para Ketua RT dapat menyediakan mesin pompa air (Alkon). Sebab, peristiwa kebakaran ini merupakan yang kedua kalinya di Kelurahan Loa Ipuh.
“Peralatan sarana dan prasarana itu perlu disiapkan, kalau perlu alat itu jangan sampai digunakan, karena kalau digunakan artinya ada kejadian," sebutnya.
Edi berpesan kepada masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan terkhusus Ibu Rumah Tangga (IRT) agar memeriksa kembali kompor saat hendak keluar rumah.
"Terkait sapras, nanti bisa juga diajukan melalui dana Rp50 Juta per RT," pungkasnya.
(Sf/By)