Seputar Kaltim

    Dukung UKM Lokal, Pemprov Kaltim Jadikan Ramadan Momentum Penguatan Ekonomi

    Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memanfaatkan momentum Ramadan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah program Gebyar Takjil Ramadan, yang tidak hanya berbagi makanan berbuka puasa, tetapi juga menjadi pasar langsung bagi produk-produk UKM lokal.

    Dalam program ini, sebanyak delapan ribu paket takjil yang terdiri dari makanan dan minuman hasil produksi UKM dibagikan secara gratis di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gadjah Mada, Samarinda. Kegiatan yang berlangsung selama delapan hari pada 14-16 Maret, 21-23 Maret, dan 28-29 Maret 2025 ini melibatkan 120 UKM binaan Pemprov Kaltim.

    Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPPKUKM) Kaltim, Heni Purwaningsih, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga strategi ekonomi untuk meningkatkan permintaan terhadap produk UKM. Dengan adanya program ini, para pelaku usaha kecil mendapatkan akses pasar yang lebih luas serta peluang untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.

    “Ramadan adalah momentum yang tepat untuk mendorong ekonomi berbasis komunitas. Gebyar Takjil ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan UKM bisa menciptakan manfaat ganda—bagi masyarakat yang menerima takjil, dan bagi pelaku usaha yang mendapatkan peluang usaha lebih besar,” ujar Heni.

    Ia juga mendorong berbagai pihak, termasuk sektor swasta, BUMN, dan industri perhotelan, untuk lebih banyak menggunakan produk UKM lokal dalam kegiatan mereka, seperti konsumsi harian, minibar hotel, seminar kit, hingga seragam kerja.

    “Kami berharap semakin banyak pihak yang ikut serta dalam gerakan ini. Dengan begitu, UKM kita bisa lebih berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” tambahnya.

    Melalui Gebyar Takjil Ramadan, Pemprov Kaltim tidak hanya berbagi berkah di bulan suci, tetapi juga memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem usaha kecil yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.(*)

    Seputar Kaltim

    Dukung UKM Lokal, Pemprov Kaltim Jadikan Ramadan Momentum Penguatan Ekonomi

    Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memanfaatkan momentum Ramadan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah program Gebyar Takjil Ramadan, yang tidak hanya berbagi makanan berbuka puasa, tetapi juga menjadi pasar langsung bagi produk-produk UKM lokal.

    Dalam program ini, sebanyak delapan ribu paket takjil yang terdiri dari makanan dan minuman hasil produksi UKM dibagikan secara gratis di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gadjah Mada, Samarinda. Kegiatan yang berlangsung selama delapan hari pada 14-16 Maret, 21-23 Maret, dan 28-29 Maret 2025 ini melibatkan 120 UKM binaan Pemprov Kaltim.

    Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPPKUKM) Kaltim, Heni Purwaningsih, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga strategi ekonomi untuk meningkatkan permintaan terhadap produk UKM. Dengan adanya program ini, para pelaku usaha kecil mendapatkan akses pasar yang lebih luas serta peluang untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.

    “Ramadan adalah momentum yang tepat untuk mendorong ekonomi berbasis komunitas. Gebyar Takjil ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan UKM bisa menciptakan manfaat ganda—bagi masyarakat yang menerima takjil, dan bagi pelaku usaha yang mendapatkan peluang usaha lebih besar,” ujar Heni.

    Ia juga mendorong berbagai pihak, termasuk sektor swasta, BUMN, dan industri perhotelan, untuk lebih banyak menggunakan produk UKM lokal dalam kegiatan mereka, seperti konsumsi harian, minibar hotel, seminar kit, hingga seragam kerja.

    “Kami berharap semakin banyak pihak yang ikut serta dalam gerakan ini. Dengan begitu, UKM kita bisa lebih berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” tambahnya.

    Melalui Gebyar Takjil Ramadan, Pemprov Kaltim tidak hanya berbagi berkah di bulan suci, tetapi juga memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem usaha kecil yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.(*)