Cari disini...
Seputar Kaltim
Kantor DPRD PPU.(Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) siap menggelontorkan anggaran pada 2025 mendatang untuk mendukung program sarapan bergizi gratis dari pemerintah pusat.
Program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto ini ditujukan kepada pelajar di satuan pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), termasuk balita, ibu hamil dan menyusui.
Ketua DPRD PPU, Raup Muin mengatakan tengah membahas rencana ini dan mendiskusikan terkait jumlah anggaran yang akan dialokasikan untuk bisa mengakomodir seluruh pelajar, ibu hamil dan balita di wilayah PPU.
“Kita selaku instansi di daerah, pasti menyambut baik program ini karena menyangkut kepentingan masyarakat. Untuk jumlahnya masih kita komunikasikan untuk menyesuaikan kebutuhan yang ada di PPU,” ucap Raup, Kamis (7/11/2024).
Untuk porsinya, kata dia, meskipun satu porsi sarapan bergizi yang disiapkan oleh pemerintah pusat berkisar Rp15 ribu.
Tap, dirinya tidak bisa memastikan berapa kisaran harga satu porsi sarapan bergizi untuk di wilayah PPU. Sebab harga bahan pokok di luar daerah terbilang cukup murah dibanding di PPU, sehingga bakal menyesuaikan dengan kondisi di daerah.
“Kita masih membicarakan hal itu untuk menyesuaikan kondisi harga kita. Tetapi saya pikir, kita hanya perlu memanfaatkan sumber daya alam di PPU untuk memenuhi kebutuhan,” ungkap Raup.
Ia mengaku DPRD PPU siap melaksanakan program ini ketika sudah menerima petunjuk dan arahan dari pemerintah pusat.
“Jika pemerintah pusat sudah menentukan waktunya, semisal di tahun depan maka bakal langsung kita lakukan karena ini untuk memastikan bahwa gizi masyarakat bisa terpenuhi dan mencegah pertumbuhan angka stunting di PPU,” tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kantor DPRD PPU.(Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) siap menggelontorkan anggaran pada 2025 mendatang untuk mendukung program sarapan bergizi gratis dari pemerintah pusat.
Program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto ini ditujukan kepada pelajar di satuan pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), termasuk balita, ibu hamil dan menyusui.
Ketua DPRD PPU, Raup Muin mengatakan tengah membahas rencana ini dan mendiskusikan terkait jumlah anggaran yang akan dialokasikan untuk bisa mengakomodir seluruh pelajar, ibu hamil dan balita di wilayah PPU.
“Kita selaku instansi di daerah, pasti menyambut baik program ini karena menyangkut kepentingan masyarakat. Untuk jumlahnya masih kita komunikasikan untuk menyesuaikan kebutuhan yang ada di PPU,” ucap Raup, Kamis (7/11/2024).
Untuk porsinya, kata dia, meskipun satu porsi sarapan bergizi yang disiapkan oleh pemerintah pusat berkisar Rp15 ribu.
Tap, dirinya tidak bisa memastikan berapa kisaran harga satu porsi sarapan bergizi untuk di wilayah PPU. Sebab harga bahan pokok di luar daerah terbilang cukup murah dibanding di PPU, sehingga bakal menyesuaikan dengan kondisi di daerah.
“Kita masih membicarakan hal itu untuk menyesuaikan kondisi harga kita. Tetapi saya pikir, kita hanya perlu memanfaatkan sumber daya alam di PPU untuk memenuhi kebutuhan,” ungkap Raup.
Ia mengaku DPRD PPU siap melaksanakan program ini ketika sudah menerima petunjuk dan arahan dari pemerintah pusat.
“Jika pemerintah pusat sudah menentukan waktunya, semisal di tahun depan maka bakal langsung kita lakukan karena ini untuk memastikan bahwa gizi masyarakat bisa terpenuhi dan mencegah pertumbuhan angka stunting di PPU,” tandasnya.
(Sf/By)