Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi lahan persawahan.(Istimewa)
Penajam - Pemerintah Desa (Pemdes) Sebakung Jaya, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara ( PPU) mengalokasikan anggaran senilai Rp149 juta untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di sektor pertanian
Anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD) ini dimanfaatkan untuk memberikan bantuan berupa satu ton benih padi unggulan kepada Kelompok Tani (Poktan) milenial.
“Ratusan juta ini bukan hanya untuk benih padi saja ya, tapi sebagian anggaran kita alokasikan untuk pengembangan komoditas jagung,” ucap Kepala Desa Sebakung Jaya, Sajidin, Senin (13/1/2025).
Pemdes Sebakung Jaya telah membentuk tiga poktan milenial yang per kelompoknya mengelola lahan persawahan seluas 180 hingga 200 Hektare (Ha).
Dengan luas lahan mencapai ratusan Ha tersebut bakal ditanami dengan komoditas pangan utama, seperti padi dan tanaman hortikultura.
"Kami ingin generasi muda semakin tertarik dan terlibat dalam sektor pertanian. Selain meningkatkan produktivitas lahan, langkah ini juga bertujuan untuk membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di desa kita," ungkapnya.
Langkah ini juga didukung penuh Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda yang ingin menjalin kerja sama dengan poktan milenial untuk pengelolaan dan pengembangan pertanian di Desa Sebakung Jaya.
"Rencana kerja sama akan dirapatkan dalam waktu dekat. Tentu kerja sama dengan Unmul akan membantu meningkatkan kualitas hasil panen dan memperkuat ilmu pertanian di kalangan petani milenial," jelasnya.
"Jadi kami mengharapkan Poktan milenial dapat menimba ilmu dari Unmul Samarinda agar pertanian di Desa Sebakung Jaya menjadi pelopor komoditas beras untuk lokal maupun luar," tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi lahan persawahan.(Istimewa)
Penajam - Pemerintah Desa (Pemdes) Sebakung Jaya, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara ( PPU) mengalokasikan anggaran senilai Rp149 juta untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di sektor pertanian
Anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD) ini dimanfaatkan untuk memberikan bantuan berupa satu ton benih padi unggulan kepada Kelompok Tani (Poktan) milenial.
“Ratusan juta ini bukan hanya untuk benih padi saja ya, tapi sebagian anggaran kita alokasikan untuk pengembangan komoditas jagung,” ucap Kepala Desa Sebakung Jaya, Sajidin, Senin (13/1/2025).
Pemdes Sebakung Jaya telah membentuk tiga poktan milenial yang per kelompoknya mengelola lahan persawahan seluas 180 hingga 200 Hektare (Ha).
Dengan luas lahan mencapai ratusan Ha tersebut bakal ditanami dengan komoditas pangan utama, seperti padi dan tanaman hortikultura.
"Kami ingin generasi muda semakin tertarik dan terlibat dalam sektor pertanian. Selain meningkatkan produktivitas lahan, langkah ini juga bertujuan untuk membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di desa kita," ungkapnya.
Langkah ini juga didukung penuh Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda yang ingin menjalin kerja sama dengan poktan milenial untuk pengelolaan dan pengembangan pertanian di Desa Sebakung Jaya.
"Rencana kerja sama akan dirapatkan dalam waktu dekat. Tentu kerja sama dengan Unmul akan membantu meningkatkan kualitas hasil panen dan memperkuat ilmu pertanian di kalangan petani milenial," jelasnya.
"Jadi kami mengharapkan Poktan milenial dapat menimba ilmu dari Unmul Samarinda agar pertanian di Desa Sebakung Jaya menjadi pelopor komoditas beras untuk lokal maupun luar," tandasnya.
(Sf/By)