Cari disini...
Seputar Kaltim
Kedatangan Pesawat BNPB di Bandara Kalimarau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Bandar Udara (Bandara) Kalimarau menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membantu penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau.
Dukungan tersebut diwujudkan dengan menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang, mulai dari posko, pengaturan slot time penerbangan, hingga lokasi penampungan bahan baku garam sebanyak 10 ton yang akan digunakan dalam kegiatan penyemaian awan.
Kepala BLU Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan pihak bandara berperan sebagai pendukung teknis di lapangan. Sementara leading sector OMC berada pada BNPB, BMKG dan BPBD Berau.
"Untuk OMC leading sektornya ada di BNPB, BMKG dan BPBD. Kami dari pihak bandara pada prinsipnya siap memfasilitasi dan mendukung penuh apa yang dibutuhkan," ujar Patah.
Menurutnya, kesiapan fasilitas bandara menjadi bagian penting untuk mendukung kelancaran operasional pesawat pembenih awan. Selain menyiapkan lokasi posko dan penampungan garam, pihaknya juga melakukan pengaturan slot time penerbangan agar aktivitas pesawat OMC dapat berjalan sesuai kebutuhan.
Ia menjelaskan koordinasi teknis penerbangan juga telah dilakukan bersama armada Smart Aviation yang melakukan reposisi pesawat dari Banjarmasin. Penyesuaian jadwal dan rute penerbangan akan diprioritaskan untuk mendukung penanganan wilayah Berau sesuai arahan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Tidak hanya itu, ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk armada udara juga telah dipastikan. Bandara Kalimarau telah berkoordinasi dengan PT Pertamina untuk menjamin pasokan BBM selama pelaksanaan operasi.
"Ini kami sudah koordinasi dengan Pertamina juga, mereka siap support BBM-nya sampai tanggal 28 nanti," katanya.
Dirinya juga menyampaikan, apabila logistik bahan baku garam tiba sesuai jadwal, penerbangan pesawat pembenih awan direncanakan dapat langsung disesuaikan.
"Apabila logistik garam tiba di lokasi sesuai jadwal pada hari ini, pelaksanaan take-off pesawat pembenih awan direncanakan dapat langsung disesuaikan," jelasnya.
Terakhir, Patah juga memastikan fasilitas navigasi dan apron dalam kondisi siap untuk mendukung pergerakan pesawat selama pelaksanaan OMC.
"Seluruh dukungan ini kami harapkan dapat memperlancar operasi penyemaian awan sebagai bagian dari upaya penanganan karhutla di Kabupaten Berau," tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kedatangan Pesawat BNPB di Bandara Kalimarau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Bandar Udara (Bandara) Kalimarau menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membantu penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau.
Dukungan tersebut diwujudkan dengan menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang, mulai dari posko, pengaturan slot time penerbangan, hingga lokasi penampungan bahan baku garam sebanyak 10 ton yang akan digunakan dalam kegiatan penyemaian awan.
Kepala BLU Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan pihak bandara berperan sebagai pendukung teknis di lapangan. Sementara leading sector OMC berada pada BNPB, BMKG dan BPBD Berau.
"Untuk OMC leading sektornya ada di BNPB, BMKG dan BPBD. Kami dari pihak bandara pada prinsipnya siap memfasilitasi dan mendukung penuh apa yang dibutuhkan," ujar Patah.
Menurutnya, kesiapan fasilitas bandara menjadi bagian penting untuk mendukung kelancaran operasional pesawat pembenih awan. Selain menyiapkan lokasi posko dan penampungan garam, pihaknya juga melakukan pengaturan slot time penerbangan agar aktivitas pesawat OMC dapat berjalan sesuai kebutuhan.
Ia menjelaskan koordinasi teknis penerbangan juga telah dilakukan bersama armada Smart Aviation yang melakukan reposisi pesawat dari Banjarmasin. Penyesuaian jadwal dan rute penerbangan akan diprioritaskan untuk mendukung penanganan wilayah Berau sesuai arahan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Tidak hanya itu, ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk armada udara juga telah dipastikan. Bandara Kalimarau telah berkoordinasi dengan PT Pertamina untuk menjamin pasokan BBM selama pelaksanaan operasi.
"Ini kami sudah koordinasi dengan Pertamina juga, mereka siap support BBM-nya sampai tanggal 28 nanti," katanya.
Dirinya juga menyampaikan, apabila logistik bahan baku garam tiba sesuai jadwal, penerbangan pesawat pembenih awan direncanakan dapat langsung disesuaikan.
"Apabila logistik garam tiba di lokasi sesuai jadwal pada hari ini, pelaksanaan take-off pesawat pembenih awan direncanakan dapat langsung disesuaikan," jelasnya.
Terakhir, Patah juga memastikan fasilitas navigasi dan apron dalam kondisi siap untuk mendukung pergerakan pesawat selama pelaksanaan OMC.
"Seluruh dukungan ini kami harapkan dapat memperlancar operasi penyemaian awan sebagai bagian dari upaya penanganan karhutla di Kabupaten Berau," tandasnya.
(Sf/Lo)