Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dishub Kutim, Joko Suripto, memasang stiker secara simbolis pada salah satu kendaraan operasional sebagai tanda pelepasan 150 armada transportasi untuk mendukung MTQ ke-45 tingkat Provinsi Kaltim. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) secara resmi melepas 50 armada transportasi untuk mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Pelepasan dilakukan secara simbolis dengan pemasangan stiker dan ID card kepada driver di halaman kantor Dishub Kutim, Kamis (10/7/2025).
Kepala Dishub Kutim, Joko Suripto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh sopir serta menyampaikan sejumlah arahan terkait penggunaan kendaraan selama acara berlangsung.
“Sengaja kami kumpulkan di sini. pertama itu untuk mengetahui kesiapan driver dan beberapa pesan yang ingin kami sampaikan, mengingat event ini berskala provinsi, kita mengutamakan keselamatan.” ujar Joko.
Ia juga menambahkan dari total 50 kendaraan yang disiapkan, satu di antaranya merupakan mobil jenis Alphard. Seluruh armada telah melalui proses pengecekan dan didominasi oleh kendaraan keluaran tahun 2019 hingga 2020.
“Rata-rata mobil yang digunakan pengeluaran tahun 2019-2020. itu masuk kategori layak karena dikhawatirkan kalau mobil-mobil di bawah itu ada kendala-kendala pada saat dioperasionalkan,” tambahnya.
Armada transportasi ini akan digunakan untuk berbagai keperluan selama MTQ, termasuk penjemputan peserta dan tamu undangan dari bandara, transportasi antar-jemput selama acara berlangsung, serta transportasi untuk mendukung pelaksanaan acara pembukaan dan penutupan
Joko juga mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini, Dishub ditunjuk sebagai koordinator transportasi, bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk vendor pelaksana CV Nusantara Azka Mandiri, serta mendapat dukungan dari KPC (Kaltim Prima Coal), Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.
"Ini kan ada 10 kabupaten/kota yang terlibat, belum lagi nanti aktivitas keluar masuk pegawai yang ada di Bukit Pelangi. Otomatis kita harus jaga keharmonisan antara kendaraan MTQ dengan kendaraan lain yang melintas, biar semuanya tetap tertib," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dishub Kutim, Joko Suripto, memasang stiker secara simbolis pada salah satu kendaraan operasional sebagai tanda pelepasan 150 armada transportasi untuk mendukung MTQ ke-45 tingkat Provinsi Kaltim. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) secara resmi melepas 50 armada transportasi untuk mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Pelepasan dilakukan secara simbolis dengan pemasangan stiker dan ID card kepada driver di halaman kantor Dishub Kutim, Kamis (10/7/2025).
Kepala Dishub Kutim, Joko Suripto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh sopir serta menyampaikan sejumlah arahan terkait penggunaan kendaraan selama acara berlangsung.
“Sengaja kami kumpulkan di sini. pertama itu untuk mengetahui kesiapan driver dan beberapa pesan yang ingin kami sampaikan, mengingat event ini berskala provinsi, kita mengutamakan keselamatan.” ujar Joko.
Ia juga menambahkan dari total 50 kendaraan yang disiapkan, satu di antaranya merupakan mobil jenis Alphard. Seluruh armada telah melalui proses pengecekan dan didominasi oleh kendaraan keluaran tahun 2019 hingga 2020.
“Rata-rata mobil yang digunakan pengeluaran tahun 2019-2020. itu masuk kategori layak karena dikhawatirkan kalau mobil-mobil di bawah itu ada kendala-kendala pada saat dioperasionalkan,” tambahnya.
Armada transportasi ini akan digunakan untuk berbagai keperluan selama MTQ, termasuk penjemputan peserta dan tamu undangan dari bandara, transportasi antar-jemput selama acara berlangsung, serta transportasi untuk mendukung pelaksanaan acara pembukaan dan penutupan
Joko juga mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini, Dishub ditunjuk sebagai koordinator transportasi, bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk vendor pelaksana CV Nusantara Azka Mandiri, serta mendapat dukungan dari KPC (Kaltim Prima Coal), Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.
"Ini kan ada 10 kabupaten/kota yang terlibat, belum lagi nanti aktivitas keluar masuk pegawai yang ada di Bukit Pelangi. Otomatis kita harus jaga keharmonisan antara kendaraan MTQ dengan kendaraan lain yang melintas, biar semuanya tetap tertib," pungkasnya.
(Sf/Rs)