Seputar Kaltim

    Dukung Ketahanan Pangan, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha Kunjungi Lahan Eks Tambang di Jonggon

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    14 Februari 2025 pukul 20:26 WITA

    Lahan eks tambang di Desa Jonggon. (Foto: M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha meninjau lahan pasca tambang di Jaya tama Mini Ranch Bramasta Sakti, Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Jumat (14/2/2025). 

    Pangdam didampingi Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Samarinda, Brigjen TNI Anggara Sitompul dan Dandim 0906/Kukar, Letkol Czi Damai Adi Stiawan. 

    Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau area pasca tambang yang dikembangkan menjadi lahan produktif. 

    Brigjen TNI Anggara Sitompul menyebut kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Pangdam VI/Mulawarman di wilayah Kukar. 

    "Kami meninjau beberapa program yang berpotensi bisa bekerja sama dengan perusahaan. Seperti PT Bramasta Sakti, anak perusahaan dari PT MHU yang mengelola lahan pasca tambang untuk mendukung ketahanan pangan," kata Brigjen TNI Anggara Jumat (14/2/2025).

    Pangdam melihat langsung mengecek lahan eks tambang direklamasi dan dikembangkan menjadi lahan pertanian dan peternakan.

    Sebab, jika melihat karakteristik tanah eks tambang, maka diperlukan berbagai metode khusus agar lahan dapat kembali produktif.

    "Kami lagi mengkaji lahan eks tambang ini supaya dapat dimanfaatkan untuk lahan ketahanan pangan. Untuk sektor peternakan, kami juga melihat adanya potensi besar, termasuk dalam penyediaan pakan ternak," ucapnya. 

    Pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan. Target adalah menjadikan proyek ini sebagai model ketahanan pangan.

    Pangdam juga memanfaatkan kunjungan ini untuk melihat potensi wilayah dalam mendukung ketahanan pangan nasional, terutama dalam konteks suplai kebutuhan pangan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

    "Kami lagi coba bangun pilot project di Kukar Nantinya, Kodim-Kodim lain bisa menyesuaikan dengan potensi daerah masing-masing guna mendukung ketahanan pangan nasional. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini," ungkapnya.

    Kepala Teknik Tambang (KTT) PT MHU Coal, Aris Subagyo menilai kunjungan ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya reklamasi lahan pasca tambang.

    "Kawasan ini dulunya area pertambangan. Kami fokus jalankan program pasca tambang, terutama dalam bidang ketahanan pangan," sebutnya.

    Kata dia, lahan yang telah direklamasi dan dimanfaatkan mencapai 2.400 Hektare (Ha). Berbagai komoditas telah ditanam seperti jagung, alpukat, serai wangi dan lainnya. 

    Pihak perusahaan juga mengembangkan sektor peternakan sapi dan kambing.

    Menurut Aris, peran Kodam VI/Mulawarman sangat penting dalam program ini, terutama dalam aspek keamanan dan kolaborasi teknis.

    "Kami harap Ini dapat mempererat kerja sama, terutama dalam mendukung kebijakan ketahanan pangan di Kalimantan Timur (Kaltim)," tutupnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Dukung Ketahanan Pangan, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha Kunjungi Lahan Eks Tambang di Jonggon

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    14 Februari 2025 pukul 20:26 WITA

    Lahan eks tambang di Desa Jonggon. (Foto: M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha meninjau lahan pasca tambang di Jaya tama Mini Ranch Bramasta Sakti, Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Jumat (14/2/2025). 

    Pangdam didampingi Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Samarinda, Brigjen TNI Anggara Sitompul dan Dandim 0906/Kukar, Letkol Czi Damai Adi Stiawan. 

    Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau area pasca tambang yang dikembangkan menjadi lahan produktif. 

    Brigjen TNI Anggara Sitompul menyebut kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Pangdam VI/Mulawarman di wilayah Kukar. 

    "Kami meninjau beberapa program yang berpotensi bisa bekerja sama dengan perusahaan. Seperti PT Bramasta Sakti, anak perusahaan dari PT MHU yang mengelola lahan pasca tambang untuk mendukung ketahanan pangan," kata Brigjen TNI Anggara Jumat (14/2/2025).

    Pangdam melihat langsung mengecek lahan eks tambang direklamasi dan dikembangkan menjadi lahan pertanian dan peternakan.

    Sebab, jika melihat karakteristik tanah eks tambang, maka diperlukan berbagai metode khusus agar lahan dapat kembali produktif.

    "Kami lagi mengkaji lahan eks tambang ini supaya dapat dimanfaatkan untuk lahan ketahanan pangan. Untuk sektor peternakan, kami juga melihat adanya potensi besar, termasuk dalam penyediaan pakan ternak," ucapnya. 

    Pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan. Target adalah menjadikan proyek ini sebagai model ketahanan pangan.

    Pangdam juga memanfaatkan kunjungan ini untuk melihat potensi wilayah dalam mendukung ketahanan pangan nasional, terutama dalam konteks suplai kebutuhan pangan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

    "Kami lagi coba bangun pilot project di Kukar Nantinya, Kodim-Kodim lain bisa menyesuaikan dengan potensi daerah masing-masing guna mendukung ketahanan pangan nasional. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini," ungkapnya.

    Kepala Teknik Tambang (KTT) PT MHU Coal, Aris Subagyo menilai kunjungan ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya reklamasi lahan pasca tambang.

    "Kawasan ini dulunya area pertambangan. Kami fokus jalankan program pasca tambang, terutama dalam bidang ketahanan pangan," sebutnya.

    Kata dia, lahan yang telah direklamasi dan dimanfaatkan mencapai 2.400 Hektare (Ha). Berbagai komoditas telah ditanam seperti jagung, alpukat, serai wangi dan lainnya. 

    Pihak perusahaan juga mengembangkan sektor peternakan sapi dan kambing.

    Menurut Aris, peran Kodam VI/Mulawarman sangat penting dalam program ini, terutama dalam aspek keamanan dan kolaborasi teknis.

    "Kami harap Ini dapat mempererat kerja sama, terutama dalam mendukung kebijakan ketahanan pangan di Kalimantan Timur (Kaltim)," tutupnya.

    (Sf/By)