Cari disini...
Seputar Kaltim
Pembangunan Gor Sepak Takraw Tanah Grogot. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII Kalimantan Timur (Kaltim), dua venue yang dipersiapkan guna menyambut event tersebut masih belum mencapai 50 persen pembangunan. Dua venue tersebut yaitu Sepak Takraw dan Gedung Olahraga (GOR) Senam.
"Dari progres persentase memang belum tinggi, namun yang tersisa saat ini tinggal pekerjaan akhir. Dua progres pembangunan venue itu baru mencapai sekitar 44 persen," kata Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Disporapar Paser, Abdi Permana, Jumat (1/5/2026).
Meski demikian, pihaknya tetap memastikan pembangunan kedua venue tersebut akan diselesaikan tepat waktu sebelum pelaksanaan Porprov dimulai.
Ia menilai keterlambatan tersebut hal yang serius dikarenakan sebagian pekerjaan berat telah rampung pada tahap awal pembangunan.
"Saat ini konstruksi utama telah terselesaikan, jadi ke depannya dapat fokus pada pembangunan kawasan sekitar," imbuhnya.
Pekerjaan yang akan dilaksanakan selanjutnya meliputi pemasangan elemen interior, penyempurnaan atap, lantai, dinding dan penataan area luar bangunan.
Pihaknya menargetkan seluruh pembangunan venue dalam menyambut porprov akan terselesaikan paling lambat Oktober 2026.
Rentang waktu tersebut dinilai realistis untuk menuntaskan seluruh pekerjaan, terutama ketika proses lelang dan kontrak lanjutan berjalan dengan lancar.
Selain dua venue tersebut, beberapa pembangunan venue lainnya diketahui sudah mencapai di atas 50 persen.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pembangunan Gor Sepak Takraw Tanah Grogot. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII Kalimantan Timur (Kaltim), dua venue yang dipersiapkan guna menyambut event tersebut masih belum mencapai 50 persen pembangunan. Dua venue tersebut yaitu Sepak Takraw dan Gedung Olahraga (GOR) Senam.
"Dari progres persentase memang belum tinggi, namun yang tersisa saat ini tinggal pekerjaan akhir. Dua progres pembangunan venue itu baru mencapai sekitar 44 persen," kata Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Disporapar Paser, Abdi Permana, Jumat (1/5/2026).
Meski demikian, pihaknya tetap memastikan pembangunan kedua venue tersebut akan diselesaikan tepat waktu sebelum pelaksanaan Porprov dimulai.
Ia menilai keterlambatan tersebut hal yang serius dikarenakan sebagian pekerjaan berat telah rampung pada tahap awal pembangunan.
"Saat ini konstruksi utama telah terselesaikan, jadi ke depannya dapat fokus pada pembangunan kawasan sekitar," imbuhnya.
Pekerjaan yang akan dilaksanakan selanjutnya meliputi pemasangan elemen interior, penyempurnaan atap, lantai, dinding dan penataan area luar bangunan.
Pihaknya menargetkan seluruh pembangunan venue dalam menyambut porprov akan terselesaikan paling lambat Oktober 2026.
Rentang waktu tersebut dinilai realistis untuk menuntaskan seluruh pekerjaan, terutama ketika proses lelang dan kontrak lanjutan berjalan dengan lancar.
Selain dua venue tersebut, beberapa pembangunan venue lainnya diketahui sudah mencapai di atas 50 persen.
(Sf/Lo)