Cari disini...
Seputar Kaltim
2 mobil tangki BBM yang terlibat kecelakaan lalu lintas di tanjakan Gunung Priak (Dok: istimewa)
Tenggarong - Dua mobil tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina adu banteng di Jalan Poros Kota Bangun-Tenggarong, tepatnya di Desa Lebaho Ulak, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 00.00 WITA.
Kepala Desa Lebaho Ulak, Imansyah menjelaskan insiden kecelakaan ini terjadi ketika mobil tangki berwarna biru dari arah Kota Bangun menuju Tenggarong melaju menuruni tanjakan Gunung Priak dan menabrak mobil tangki berwarna merah dari arah berlawanan.
“Kejadian itu terjadi sekitar pukul 00.00 WITA, pas di tanjakan Gunung Priak,” ujar Imansyah.
Dampak dari benturan itu mengakibatkan sopir mobil tangki berwarna biru mengalami luka berat dengan kondisi kaki mengalami patah tulang akibat terjepit rangka kendaraan.
Sementara sopir mobil tangki berwarna merah dilaporkan mengalami luka ringan pada bagian kaki dan badan akibat terkena pecahan kaca.
Setelah insiden tersebut, kedua korban langsung dievakuasi dari mobil dan dibawa ke rumah sakit di Tenggarong untuk mendapatkan perawatan medis.
“Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan,” tukasnya.
Kini aparat kepolisian tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengungkap faktor pemicu terjadinya insiden tersebut.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

2 mobil tangki BBM yang terlibat kecelakaan lalu lintas di tanjakan Gunung Priak (Dok: istimewa)
Tenggarong - Dua mobil tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina adu banteng di Jalan Poros Kota Bangun-Tenggarong, tepatnya di Desa Lebaho Ulak, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 00.00 WITA.
Kepala Desa Lebaho Ulak, Imansyah menjelaskan insiden kecelakaan ini terjadi ketika mobil tangki berwarna biru dari arah Kota Bangun menuju Tenggarong melaju menuruni tanjakan Gunung Priak dan menabrak mobil tangki berwarna merah dari arah berlawanan.
“Kejadian itu terjadi sekitar pukul 00.00 WITA, pas di tanjakan Gunung Priak,” ujar Imansyah.
Dampak dari benturan itu mengakibatkan sopir mobil tangki berwarna biru mengalami luka berat dengan kondisi kaki mengalami patah tulang akibat terjepit rangka kendaraan.
Sementara sopir mobil tangki berwarna merah dilaporkan mengalami luka ringan pada bagian kaki dan badan akibat terkena pecahan kaca.
Setelah insiden tersebut, kedua korban langsung dievakuasi dari mobil dan dibawa ke rumah sakit di Tenggarong untuk mendapatkan perawatan medis.
“Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan,” tukasnya.
Kini aparat kepolisian tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengungkap faktor pemicu terjadinya insiden tersebut.
(Sf/Rs)