Cari disini...
Seputar Kaltim
Halomoan Arka Zora Panjaitan (kiri) dan Zevanya Yiska Merlyni Wowor (kanan). (Foto: Istimewa)
Sangatta - Dua pelajar Kutai Timur (Kutim) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos ke tingkat nasional dalam ajang Pemilihan Putera Puteri Pelajar Indonesia 2026. Mereka adalah Zevanya Yiska Merlyni Wowor dan Halomoan Arka Zora Panjaitan, yang sebelumnya terpilih sebagai Putera Puteri Pelajar Kalimantan Timur (Kaltim).
Keduanya dijadwalkan mengikuti kompetisi nasional pada Juni mendatang. Sebelum tampil, mereka akan menjalani serangkaian pembinaan lanjutan guna memperkuat kemampuan komunikasi, wawasan kebangsaan, serta kapasitas advokasi terhadap isu-isu pelajar.
Zevanya, siswi SMA Negeri 1 Kaliorang, dikenal memiliki rekam jejak akademik yang kuat. Ia pernah meraih juara 2 Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Biologi dan medali perak Olimpiade Sejarah. Selain itu, ia aktif dalam organisasi dan pernah menjabat sebagai Ketua Umum Forum OSIS Nasional 2025.
Dalam ajang ini, Zevanya mengangkat inisiatif bertajuk “Zevolution”, sebuah gerakan yang mendorong peningkatan kepercayaan diri pelajar. Ia menilai, pengembangan diri menjadi kunci penting dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing.
“Saya ingin menjadi role model bagi pelajar agar lebih semangat mengembangkan value diri. Pendidikan bukan hanya soal nilai, tapi bagaimana kita menjadi pribadi yang berdaya dan bermanfaat,” ujar Zevanya.
Sementara itu, Halomoan Arka Zora Panjaitan dari SMA Negeri 2 Sangatta Utara juga tampil dengan berbagai prestasi di bidang non-akademik. Ia pernah meraih juara 3 lomba cipta film pendek tingkat nasional 2024 serta juara 1 kategori kepemimpinan dalam Jumbara 2023.
Arka juga tercatat sebagai anggota Paskibraka Provinsi Kaltim 2024 dan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia. Pengalaman tersebut memperkuat karakter kepemimpinannya sekaligus kepeduliannya terhadap isu sosial.
Di tingkat nasional, ia membawa misi untuk mengurangi perundungan (bullying) di lingkungan pelajar. Menurutnya, isu tersebut masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan perhatian bersama.
“Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajak pelajar saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta inklusif,” kata Arka.
Keduanya berharap dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah agar dapat tampil maksimal serta membawa nama Kaltim di kancah nasional.
Dengan bekal prestasi dan misi sosial yang diusung, keduanya optimistis mampu memberikan kontribusi positif sekaligus mengharumkan nama Kaltim di tingkat nasional.
(Sf/RS)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Halomoan Arka Zora Panjaitan (kiri) dan Zevanya Yiska Merlyni Wowor (kanan). (Foto: Istimewa)
Sangatta - Dua pelajar Kutai Timur (Kutim) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos ke tingkat nasional dalam ajang Pemilihan Putera Puteri Pelajar Indonesia 2026. Mereka adalah Zevanya Yiska Merlyni Wowor dan Halomoan Arka Zora Panjaitan, yang sebelumnya terpilih sebagai Putera Puteri Pelajar Kalimantan Timur (Kaltim).
Keduanya dijadwalkan mengikuti kompetisi nasional pada Juni mendatang. Sebelum tampil, mereka akan menjalani serangkaian pembinaan lanjutan guna memperkuat kemampuan komunikasi, wawasan kebangsaan, serta kapasitas advokasi terhadap isu-isu pelajar.
Zevanya, siswi SMA Negeri 1 Kaliorang, dikenal memiliki rekam jejak akademik yang kuat. Ia pernah meraih juara 2 Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Biologi dan medali perak Olimpiade Sejarah. Selain itu, ia aktif dalam organisasi dan pernah menjabat sebagai Ketua Umum Forum OSIS Nasional 2025.
Dalam ajang ini, Zevanya mengangkat inisiatif bertajuk “Zevolution”, sebuah gerakan yang mendorong peningkatan kepercayaan diri pelajar. Ia menilai, pengembangan diri menjadi kunci penting dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing.
“Saya ingin menjadi role model bagi pelajar agar lebih semangat mengembangkan value diri. Pendidikan bukan hanya soal nilai, tapi bagaimana kita menjadi pribadi yang berdaya dan bermanfaat,” ujar Zevanya.
Sementara itu, Halomoan Arka Zora Panjaitan dari SMA Negeri 2 Sangatta Utara juga tampil dengan berbagai prestasi di bidang non-akademik. Ia pernah meraih juara 3 lomba cipta film pendek tingkat nasional 2024 serta juara 1 kategori kepemimpinan dalam Jumbara 2023.
Arka juga tercatat sebagai anggota Paskibraka Provinsi Kaltim 2024 dan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia. Pengalaman tersebut memperkuat karakter kepemimpinannya sekaligus kepeduliannya terhadap isu sosial.
Di tingkat nasional, ia membawa misi untuk mengurangi perundungan (bullying) di lingkungan pelajar. Menurutnya, isu tersebut masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan perhatian bersama.
“Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajak pelajar saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta inklusif,” kata Arka.
Keduanya berharap dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah agar dapat tampil maksimal serta membawa nama Kaltim di kancah nasional.
Dengan bekal prestasi dan misi sosial yang diusung, keduanya optimistis mampu memberikan kontribusi positif sekaligus mengharumkan nama Kaltim di tingkat nasional.
(Sf/RS)