Dua Kepala Daerah Bertemu, Bahas Penyelesaian Tapal Batas Berau-Kutim

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    06 Maret 2026 12:54 WIB

    Bupati Berau, Sri Juniarsih yang di dampingi Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Hendratno ketika bertemu dengan Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Foto: Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Persoalan tapal batas antara Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) di wilayah RT Semindal, Kampung Biatan Ilir menjadi perhatian masyarakat. Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di dampingi Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Hendratno melakukan pertemuan langsung dengan Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman di Balikpapan, Kamis (5/3/2026).

    Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas langkah penyelesaian terkait polemik batas wilayah yang saat ini menjadi sorotan, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Berau.

    Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Bupati Berau, Sri Juniarsih menyampaikan bahwa persoalan tapal batas bukan sekadar garis administratif di peta wilayah, tetapi juga berkaitan dengan rasa aman dan kepastian wilayah bagi masyarakat.

    "Bagi saya, ini bukan sekadar persoalan garis di atas peta. Ini tentang rasa aman masyarakat, tentang kepastian wilayah, tentang hak yang harus kita jaga bersama," ujarnya.

    Sri menegaskan bahwa dirinya membawa amanah masyarakat Berau untuk memperjuangkan wilayah yang menjadi hak daerah melalui langkah yang bermartabat serta melalui mediasi antar pemerintah daerah.

    "Kami berdiskusi terbuka, duduk bersama, dan berkomitmen menyelesaikan persoalan ini melalui jalur yang tepat, didasarkan pada data resmi, regulasi yang berlaku, serta koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur," jelasnya.

    Ia juga mengaku memahami kegelisahan yang dirasakan masyarakat terkait persoalan tersebut. Namun demikian, Bupati Berau mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.

    "Percayakan proses ini kepada pemerintah. InsyaAllah setiap persoalan ada jalan keluarnya ketika diselesaikan dengan niat baik dan komunikasi yang terbuka. Berau akan selalu saya perjuangkan, bukan dengan emosi tetapi dengan ketegasan dan tanggung jawab," pungkas Bupati.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Dua Kepala Daerah Bertemu, Bahas Penyelesaian Tapal Batas Berau-Kutim

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    Seputar Kaltim

    06 Maret 2026 12:54 WIB

    Bupati Berau, Sri Juniarsih yang di dampingi Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Hendratno ketika bertemu dengan Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Foto: Prokopim Berau)

    Tanjung Redeb - Persoalan tapal batas antara Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) di wilayah RT Semindal, Kampung Biatan Ilir menjadi perhatian masyarakat. Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di dampingi Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Hendratno melakukan pertemuan langsung dengan Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman di Balikpapan, Kamis (5/3/2026).

    Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas langkah penyelesaian terkait polemik batas wilayah yang saat ini menjadi sorotan, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Berau.

    Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Bupati Berau, Sri Juniarsih menyampaikan bahwa persoalan tapal batas bukan sekadar garis administratif di peta wilayah, tetapi juga berkaitan dengan rasa aman dan kepastian wilayah bagi masyarakat.

    "Bagi saya, ini bukan sekadar persoalan garis di atas peta. Ini tentang rasa aman masyarakat, tentang kepastian wilayah, tentang hak yang harus kita jaga bersama," ujarnya.

    Sri menegaskan bahwa dirinya membawa amanah masyarakat Berau untuk memperjuangkan wilayah yang menjadi hak daerah melalui langkah yang bermartabat serta melalui mediasi antar pemerintah daerah.

    "Kami berdiskusi terbuka, duduk bersama, dan berkomitmen menyelesaikan persoalan ini melalui jalur yang tepat, didasarkan pada data resmi, regulasi yang berlaku, serta koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur," jelasnya.

    Ia juga mengaku memahami kegelisahan yang dirasakan masyarakat terkait persoalan tersebut. Namun demikian, Bupati Berau mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.

    "Percayakan proses ini kepada pemerintah. InsyaAllah setiap persoalan ada jalan keluarnya ketika diselesaikan dengan niat baik dan komunikasi yang terbuka. Berau akan selalu saya perjuangkan, bukan dengan emosi tetapi dengan ketegasan dan tanggung jawab," pungkas Bupati.

    (Sf/Rs)