Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi pembunuhan (Dok: Freepik)
Tenggarong - Dua karyawan taambang di salah satu perusahaan wilayah Desa Tani Harapan, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar) terlibat perkelahian hingga salah satunya meregang nyawa, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 19.00 WITA.
Korban diketahui meninggal dunia setelah mengalami luka tusukan usai ditikam oleh terduga pelaku yang diduga bekerja di perusahaan sama.
KBO Sat Reskrim Polres Kukar, Ipda I Putu Rinda menyatakan pihak polisi telah meringkus terduga pelaku, tidak lama setelah menerima laporan terkait terjadinya kasus penikaman di kawasan tersebut.
“Terduga pelaku sudah diamankan di Polres Kukar untuk mengikuti proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Ipda Rinda, Kamis (7/5/2026).
Kini polisi tengah melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif di balik peristiwa berdarah tersebut.
Di tengah proses penyelidikan yang masih berjalan, polisi belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut guna menghindari terjadinya kesalahan informasi terkait kasus penikaman yang mengakibatkan nyawa seseorang melayang.
“Kita akan melakukan gelar perkara terlebih dahulu untuk mengetahui konstruksi perkaranya. Jadi polisi belum bisa memberikan penjelasan detail terkait kasus ini karena masih menunggu hasil pemeriksaan dan paparan penyidik saat gelar perkara,” tandasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi pembunuhan (Dok: Freepik)
Tenggarong - Dua karyawan taambang di salah satu perusahaan wilayah Desa Tani Harapan, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar) terlibat perkelahian hingga salah satunya meregang nyawa, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 19.00 WITA.
Korban diketahui meninggal dunia setelah mengalami luka tusukan usai ditikam oleh terduga pelaku yang diduga bekerja di perusahaan sama.
KBO Sat Reskrim Polres Kukar, Ipda I Putu Rinda menyatakan pihak polisi telah meringkus terduga pelaku, tidak lama setelah menerima laporan terkait terjadinya kasus penikaman di kawasan tersebut.
“Terduga pelaku sudah diamankan di Polres Kukar untuk mengikuti proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Ipda Rinda, Kamis (7/5/2026).
Kini polisi tengah melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif di balik peristiwa berdarah tersebut.
Di tengah proses penyelidikan yang masih berjalan, polisi belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut guna menghindari terjadinya kesalahan informasi terkait kasus penikaman yang mengakibatkan nyawa seseorang melayang.
“Kita akan melakukan gelar perkara terlebih dahulu untuk mengetahui konstruksi perkaranya. Jadi polisi belum bisa memberikan penjelasan detail terkait kasus ini karena masih menunggu hasil pemeriksaan dan paparan penyidik saat gelar perkara,” tandasnya.
(Sf/Rs)