Seputar Kaltim

    Dua Jalan di Kongbeng Belum Tuntas, Akses ke Sri Pantun Masih Tanah

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    18 Oktober 2026 pukul 13:10 WITA

    Camat Kongbeng, Petrus Ivung. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Dua akses jalan di Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), masih membutuhkan penanganan. Jalan tembus menuju Desa Sri Pantun masih berupa tanah dan perlu pengerasan, sedangkan jalan penghubung Desa Sidomulyo menuju Desa Kongbeng Indah belum tuntas dibangun.

    Camat Kongbeng, Petrus Ivung mengatakan, secara umum kondisi infrastruktur di wilayahnya sudah cukup memadai. Namun, berdasarkan pengecekan di lapangan, masih ada dua akses jalan yang perlu mendapat perhatian.

    Akses pertama merupakan jalan tembus dari kawasan Sukamaju dan Marga Mulia menuju Desa Sri Pantun.

    “Yang pertama itu adalah akses dari simpangnya Sukamaju atau antara Sukamaju dengan Marga Mulia. Itu jalan masuk ke daerah Pantun, tembusnya Sri Pantun. Nah, itu yang perlu dilakukan pengerasan karena itu kan jalan tanah saja,” ujar Petrus.

    Ia menjelaskan, jalur tersebut dapat menjadi alternatif perjalanan menuju pusat Kecamatan Kongbeng. Jika melewati jalan poros, perjalanan bisa memakan waktu sekitar satu jam. Sementara melalui jalan tembus itu, waktu tempuh diperkirakan kurang dari satu jam.

    “Kalau lewat jalan poros ke sana itu cukup panjang. Kalau tadinya mungkin yang lewat porosnya mungkin bisa satu jam. Kalau lewat di situ mungkin bisa kurang dari satu jam sudah tembus ke kecamatan,” jelasnya.

    Akses kedua adalah jalan penghubung Desa Sidomulyo menuju Desa Kongbeng Indah. Petrus menyebut jalan tersebut sudah mulai dibangun, tetapi pengerjaannya belum tuntas karena masih ada bagian yang belum diselesaikan.

    “Yang kedua itu terkait dengan jalan yang baru dibuat, tetapi tidak tuntas. Itu jalan dari Sidomulyo tembus ke Kongbeng Indah. Selesai di sini, yang bagian ini lagi belum,” tuturnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Dua Jalan di Kongbeng Belum Tuntas, Akses ke Sri Pantun Masih Tanah

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    18 Oktober 2026 pukul 13:10 WITA

    Camat Kongbeng, Petrus Ivung. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Dua akses jalan di Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), masih membutuhkan penanganan. Jalan tembus menuju Desa Sri Pantun masih berupa tanah dan perlu pengerasan, sedangkan jalan penghubung Desa Sidomulyo menuju Desa Kongbeng Indah belum tuntas dibangun.

    Camat Kongbeng, Petrus Ivung mengatakan, secara umum kondisi infrastruktur di wilayahnya sudah cukup memadai. Namun, berdasarkan pengecekan di lapangan, masih ada dua akses jalan yang perlu mendapat perhatian.

    Akses pertama merupakan jalan tembus dari kawasan Sukamaju dan Marga Mulia menuju Desa Sri Pantun.

    “Yang pertama itu adalah akses dari simpangnya Sukamaju atau antara Sukamaju dengan Marga Mulia. Itu jalan masuk ke daerah Pantun, tembusnya Sri Pantun. Nah, itu yang perlu dilakukan pengerasan karena itu kan jalan tanah saja,” ujar Petrus.

    Ia menjelaskan, jalur tersebut dapat menjadi alternatif perjalanan menuju pusat Kecamatan Kongbeng. Jika melewati jalan poros, perjalanan bisa memakan waktu sekitar satu jam. Sementara melalui jalan tembus itu, waktu tempuh diperkirakan kurang dari satu jam.

    “Kalau lewat jalan poros ke sana itu cukup panjang. Kalau tadinya mungkin yang lewat porosnya mungkin bisa satu jam. Kalau lewat di situ mungkin bisa kurang dari satu jam sudah tembus ke kecamatan,” jelasnya.

    Akses kedua adalah jalan penghubung Desa Sidomulyo menuju Desa Kongbeng Indah. Petrus menyebut jalan tersebut sudah mulai dibangun, tetapi pengerjaannya belum tuntas karena masih ada bagian yang belum diselesaikan.

    “Yang kedua itu terkait dengan jalan yang baru dibuat, tetapi tidak tuntas. Itu jalan dari Sidomulyo tembus ke Kongbeng Indah. Selesai di sini, yang bagian ini lagi belum,” tuturnya.

    (Sf/Lo)