Seputar Kaltim

    Dua Destinasi Unggulan Berau jadi Penyumbang Terbesar PAD Pariwisata Berau

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    06 Januari 2026 pukul 20:41 WITA

    Foto destinasi air panas asin pemapak Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Sektor pariwisata Kabupaten Berau kembali menunjukkan geliat positif, ditandai dengan tingginya kunjungan wisatawan ke Labuan Cermin di Kecamatan Biduk-biduk dan Air Panas Asin Pemapak di Kecamatan Biatan. 

    Kedua destinasi ini pun sekaligus menjadi penyumbang retribusi daerah terbesar sepanjang tahun anggaran 2025, hal ini menegaskan peran penting pariwisata dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Berau.

    Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Samsiah Nawir, mengatakan, sepanjang 2025, Labuan Cermin dan Air Panas Asin Pemapak menjadi dua destinasi wisata dengan kontribusi retribusi tertinggi, menunjukkan potensi pariwisata yang sangat besar bagi daerah.

    "Berdasarkan data penerimaan, dua destinasi tersebut menempati posisi teratas dalam kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD," ujar Samsiah.

    Ia mengatakan, Labuan Cermin tetap menjadi destinasi unggulan berkat keunikan danau dua rasa serta kejernihan air alaminya. Sehingga, berkat tingginya minat kunjungan wisatawan berdampak langsung pada capaian penerimaan daerah.

    "Popularitasnya membuat retribusi dari lokasi ini mencapai 128 persen dari target yang ditetapkan, mencerminkan efektivitas pengelolaan dan konsistensi daya tarik wisata," tuturnya.

    Sementara itu, Air Panas Asin Pemapak juga mencatat tren kunjungan yang terus meningkat. Keunikan sumber air panas asin alami menjadi magnet wisata baru, dibarengi dengan pengembangan fasilitas dan infrastruktur penunjang. 

    "Perkembangan Pemapak cukup positif, dan kami terus mendorong penguatan fasilitas untuk kenyamanan pengunjung," tambahnya.

    Samsiah pun mengatakan bahwa Pemkab Berau menekankan, keberhasilan kedua destinasi ini menunjukkan pariwisata sebagai salah satu penopang utama PAD Berau. 

    "Kedepan, penguatan pengelolaan destinasi, peningkatan kualitas layanan, dan promosi berkelanjutan akan menjadi fokus untuk menjaga dan meningkatkan kontribusi sektor ini," tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Dua Destinasi Unggulan Berau jadi Penyumbang Terbesar PAD Pariwisata Berau

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    06 Januari 2026 pukul 20:41 WITA

    Foto destinasi air panas asin pemapak Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Sektor pariwisata Kabupaten Berau kembali menunjukkan geliat positif, ditandai dengan tingginya kunjungan wisatawan ke Labuan Cermin di Kecamatan Biduk-biduk dan Air Panas Asin Pemapak di Kecamatan Biatan. 

    Kedua destinasi ini pun sekaligus menjadi penyumbang retribusi daerah terbesar sepanjang tahun anggaran 2025, hal ini menegaskan peran penting pariwisata dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Berau.

    Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Samsiah Nawir, mengatakan, sepanjang 2025, Labuan Cermin dan Air Panas Asin Pemapak menjadi dua destinasi wisata dengan kontribusi retribusi tertinggi, menunjukkan potensi pariwisata yang sangat besar bagi daerah.

    "Berdasarkan data penerimaan, dua destinasi tersebut menempati posisi teratas dalam kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD," ujar Samsiah.

    Ia mengatakan, Labuan Cermin tetap menjadi destinasi unggulan berkat keunikan danau dua rasa serta kejernihan air alaminya. Sehingga, berkat tingginya minat kunjungan wisatawan berdampak langsung pada capaian penerimaan daerah.

    "Popularitasnya membuat retribusi dari lokasi ini mencapai 128 persen dari target yang ditetapkan, mencerminkan efektivitas pengelolaan dan konsistensi daya tarik wisata," tuturnya.

    Sementara itu, Air Panas Asin Pemapak juga mencatat tren kunjungan yang terus meningkat. Keunikan sumber air panas asin alami menjadi magnet wisata baru, dibarengi dengan pengembangan fasilitas dan infrastruktur penunjang. 

    "Perkembangan Pemapak cukup positif, dan kami terus mendorong penguatan fasilitas untuk kenyamanan pengunjung," tambahnya.

    Samsiah pun mengatakan bahwa Pemkab Berau menekankan, keberhasilan kedua destinasi ini menunjukkan pariwisata sebagai salah satu penopang utama PAD Berau. 

    "Kedepan, penguatan pengelolaan destinasi, peningkatan kualitas layanan, dan promosi berkelanjutan akan menjadi fokus untuk menjaga dan meningkatkan kontribusi sektor ini," tandasnya.

    (Sf/Rs)