Seputar Kaltim
Suasana gerai Indomaret di Jalan Cendana, Samarinda. (Foto: Arman/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dua unit mesin ATM di sebuah minimarket di Jalan Cendana, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, dibobol orang tak dikenal, Minggu (1/11/2026) pagi.
Pembobolan tersebut baru diketahui pada pagi hari. Di lokasi kejadian, aparat Polsek Sungai Kunjang langsung melakukan pengamanan di area minimarket.
Tak berselang lama, Tim Inafis Satreskrim Polresta Samarinda turun ke lapangan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Petugas memeriksa kondisi dua mesin ATM yang telah rusak, menyisir setiap sudut di dalam toko, serta mengumpulkan sejumlah petunjuk yang diduga mengarah pada identitas pelaku.
Untuk memperjelas kronologi, polisi juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar minimarket guna mengetahui waktu kejadian dan aktivitas di sekitar lokasi sebelum kasus terungkap.
Sampai saat ini, polisi belum membeberkan modus yang digunakan pelaku. Jumlah pelaku dan jam pasti kejadian juga masih dalam pendalaman penyidik.
Terkait kerugian, Kapolsek Sungai Kunjang AKP Abdillah Dalimunthe melalui Kanit Reskrim Ipda Roy Sihombing menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
“Total kerugian akibat pembobolan dua ATM tersebut diperkirakan mencapai Rp 400 juta," ujar Ipda Roy Sihombing.
Hingga kini, polisi belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil olah TKP. Penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap pelaku pembobolan tersebut.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Suasana gerai Indomaret di Jalan Cendana, Samarinda. (Foto: Arman/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dua unit mesin ATM di sebuah minimarket di Jalan Cendana, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, dibobol orang tak dikenal, Minggu (1/11/2026) pagi.
Pembobolan tersebut baru diketahui pada pagi hari. Di lokasi kejadian, aparat Polsek Sungai Kunjang langsung melakukan pengamanan di area minimarket.
Tak berselang lama, Tim Inafis Satreskrim Polresta Samarinda turun ke lapangan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Petugas memeriksa kondisi dua mesin ATM yang telah rusak, menyisir setiap sudut di dalam toko, serta mengumpulkan sejumlah petunjuk yang diduga mengarah pada identitas pelaku.
Untuk memperjelas kronologi, polisi juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar minimarket guna mengetahui waktu kejadian dan aktivitas di sekitar lokasi sebelum kasus terungkap.
Sampai saat ini, polisi belum membeberkan modus yang digunakan pelaku. Jumlah pelaku dan jam pasti kejadian juga masih dalam pendalaman penyidik.
Terkait kerugian, Kapolsek Sungai Kunjang AKP Abdillah Dalimunthe melalui Kanit Reskrim Ipda Roy Sihombing menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
“Total kerugian akibat pembobolan dua ATM tersebut diperkirakan mencapai Rp 400 juta," ujar Ipda Roy Sihombing.
Hingga kini, polisi belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil olah TKP. Penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap pelaku pembobolan tersebut.
(Sf/Lo)