Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi tenggelam. (freepik)
Tanjung Redeb – Suasana haru menyelimuti salah satu kampung di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau. Dua anak yang dilaporkan hilang sejak Rabu sore (8/10/2025) akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Keduanya masih memiliki hubungan keluarga sebagai sepupu.
Plh Kapolsek Maratua, Ipda Sunarto, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, anak pertama ditemukan oleh ayahnya sendiri saat melakukan pencarian dan penyelaman di sekitar salah satu speedboat yang bersandar di pinggir pantai pada pukul 22.00 WITA.
“Jadi sang ayah menemukan anaknya, langsung diangkat ke daratan, kemudian ayahnya langsung pingsan,” ujar Ipda Sunarto.
Tak lama berselang, sekitar pukul 23.47 WITA, anak kedua juga ditemukan di lokasi yang berjarak sekitar lima kilometer dari tempat anak pertama ditemukan, tepatnya di kawasan yang dikenal warga sebagai “Ujung Batu.”
“Anak kedua ditemukan oleh warga yang ikut mencari. Jenazahnya kemudian dibawa ke puskesmas untuk divisum dan diserahkan kembali ke keluarga,” tutur Ipda Sunarto.
Menurut warga sekitar, kedua anak itu masing-masing masih duduk di bangku sekolah dasar dan taman kanak-kanak. Mereka dikenal aktif dan kerap bermain di tepi pantai bersama teman-teman sebaya.
“Memang anak-anak di sini biasa bermain dan berenang di pinggir pantai, apalagi kalau air sedang surut,” ujar salah seorang warga.
Awalnya, keluarga mengira keduanya masih bermain di sekitar rumah, apalagi sandal mereka masih berada di depan pintu. Namun hingga sore menjelang malam, keduanya tak juga terlihat. Warga bersama aparat kemudian melakukan pencarian di sekitar pantai hingga akhirnya menemukan keduanya.
Peristiwa ini membawa duka mendalam bagi keluarga dan warga setempat. Pihak kepolisian mengimbau orang tua untuk lebih waspada serta memastikan anak-anak selalu dalam pengawasan saat bermain di sekitar pantai atau perairan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi tenggelam. (freepik)
Tanjung Redeb – Suasana haru menyelimuti salah satu kampung di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau. Dua anak yang dilaporkan hilang sejak Rabu sore (8/10/2025) akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Keduanya masih memiliki hubungan keluarga sebagai sepupu.
Plh Kapolsek Maratua, Ipda Sunarto, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, anak pertama ditemukan oleh ayahnya sendiri saat melakukan pencarian dan penyelaman di sekitar salah satu speedboat yang bersandar di pinggir pantai pada pukul 22.00 WITA.
“Jadi sang ayah menemukan anaknya, langsung diangkat ke daratan, kemudian ayahnya langsung pingsan,” ujar Ipda Sunarto.
Tak lama berselang, sekitar pukul 23.47 WITA, anak kedua juga ditemukan di lokasi yang berjarak sekitar lima kilometer dari tempat anak pertama ditemukan, tepatnya di kawasan yang dikenal warga sebagai “Ujung Batu.”
“Anak kedua ditemukan oleh warga yang ikut mencari. Jenazahnya kemudian dibawa ke puskesmas untuk divisum dan diserahkan kembali ke keluarga,” tutur Ipda Sunarto.
Menurut warga sekitar, kedua anak itu masing-masing masih duduk di bangku sekolah dasar dan taman kanak-kanak. Mereka dikenal aktif dan kerap bermain di tepi pantai bersama teman-teman sebaya.
“Memang anak-anak di sini biasa bermain dan berenang di pinggir pantai, apalagi kalau air sedang surut,” ujar salah seorang warga.
Awalnya, keluarga mengira keduanya masih bermain di sekitar rumah, apalagi sandal mereka masih berada di depan pintu. Namun hingga sore menjelang malam, keduanya tak juga terlihat. Warga bersama aparat kemudian melakukan pencarian di sekitar pantai hingga akhirnya menemukan keduanya.
Peristiwa ini membawa duka mendalam bagi keluarga dan warga setempat. Pihak kepolisian mengimbau orang tua untuk lebih waspada serta memastikan anak-anak selalu dalam pengawasan saat bermain di sekitar pantai atau perairan.
(Sf/Rs)