Seputar Kaltim

    DPRD Samarinda Dukung Rencana Pengadaan Transportasi Masal, Deni Sebut Solusi Mengurai Kemacetan

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    02 September 2025 pukul 21:46 WITA

    Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar turut mendukung rencana pengadaan transportasi masal di Kota Samarinda.

    Hal ini ditegaskan Deni, sapaan akrabnya, menyusul beredar video bus pengangkut masal dengan tempelan stiker bertuliskan desain transportasi Kota Samarinda yang ikut dalam agenda pawai beberapa waktu lalu.

    Kabar tersebut memunculkan diskusi mengenai rencana pengembangan transportasi massal di Samarinda hingga mendapat perhatian serius dari legislator ini.

    "Pasti kita dukung rencana ini, karena transportasi umum salah satu solusi mengurai kemacetan di daerah kita," ujar Deni, Selasa (2/9/2025).

    Apalagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah mengumumkan bahwa pengadaan transportasi massal tersebut akan masuk ke dalam belanja wajid melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    Artinya pemerintah sangat serius untuk merealisasikan pengadaan transportasi umum sesegera mungkin." Iya, ini masuk ke dalam mandatory spending artinya pemerintah sudah sangat serius," terangnya.

    Selain itu, supaya memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk lebih mudah dalam beraktivitas, khususnya bagi anak sekolah.

    Dicontohkannya, seperti  Balikpapan yang sudah lebih dulu mengoperasikan transportasi massal. Karena itu, Samarinda diyakini mampu melakukan hal serupa. 

    "Seperti Balikpapan City Trans mereka sudah lebih dulu, maka Samarinda juga harus punya," paprnya.

    Dengan demikian, ia berharap, program ini mendukung konsep kota hijau yang berorientasi pada pengurangan penggunaan kendaraan pribadi. 

    "Kita inginkan ke depan pastinya pemerintah ini semakin banyak program ecogreen dan kita ingin bahwa salah satunya adalah dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi tadi," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    DPRD Samarinda Dukung Rencana Pengadaan Transportasi Masal, Deni Sebut Solusi Mengurai Kemacetan

    Penulis:Umar Daud|Redaktur:Rusdianto
    02 September 2025 pukul 21:46 WITA

    Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Foto : Umar Daud/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar turut mendukung rencana pengadaan transportasi masal di Kota Samarinda.

    Hal ini ditegaskan Deni, sapaan akrabnya, menyusul beredar video bus pengangkut masal dengan tempelan stiker bertuliskan desain transportasi Kota Samarinda yang ikut dalam agenda pawai beberapa waktu lalu.

    Kabar tersebut memunculkan diskusi mengenai rencana pengembangan transportasi massal di Samarinda hingga mendapat perhatian serius dari legislator ini.

    "Pasti kita dukung rencana ini, karena transportasi umum salah satu solusi mengurai kemacetan di daerah kita," ujar Deni, Selasa (2/9/2025).

    Apalagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah mengumumkan bahwa pengadaan transportasi massal tersebut akan masuk ke dalam belanja wajid melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    Artinya pemerintah sangat serius untuk merealisasikan pengadaan transportasi umum sesegera mungkin." Iya, ini masuk ke dalam mandatory spending artinya pemerintah sudah sangat serius," terangnya.

    Selain itu, supaya memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk lebih mudah dalam beraktivitas, khususnya bagi anak sekolah.

    Dicontohkannya, seperti  Balikpapan yang sudah lebih dulu mengoperasikan transportasi massal. Karena itu, Samarinda diyakini mampu melakukan hal serupa. 

    "Seperti Balikpapan City Trans mereka sudah lebih dulu, maka Samarinda juga harus punya," paprnya.

    Dengan demikian, ia berharap, program ini mendukung konsep kota hijau yang berorientasi pada pengurangan penggunaan kendaraan pribadi. 

    "Kita inginkan ke depan pastinya pemerintah ini semakin banyak program ecogreen dan kita ingin bahwa salah satunya adalah dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi tadi," pungkasnya.

    (Sf/Rs)