Cari disini...
Seputar Kaltim
Raker DPRD Paser bersama OPD dan teknis mitra kerja (foto: sekretariat DPRD Paser)
Tana Paser - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Paser menekankan pentingnya pelayanan dan pemenuhan tenaga kesehatan.
Sebab layanan kesehatan menjadi salah satu indikator penting guna mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat di suatu daerah.
Menyoroti hal itu, DPRD Paser mengambil langkah dengan melaksanakan rapat kerja (raker) bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dinas teknis mitra kerja guna membahas hal tersebut.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Paser, Basri Mansyur menjelaskan sektor kesehatan merupakan layanan dasar yang wajib didapatkan oleh masyarakat. Pemerintah daerah dalam harus berperan guna menjamin hal tersebut.
"Ketersediaan dokter, khususnya dokter spesialis masih menjadi tantangan. Hal ini harus menjadi perhatian agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat," kata Basri, Rabu (11/2/2026).
Salah satu hal yang disoroti pihaknya yaitu kondisi Rumah Sakit (RS) Kerang Kecamatan Batu Engau. Ia menilai kondisi RS Kerang yang berada diperbatasan Kalimantan Timur (Kaltim)-Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki peran strategis di sektor pelayanan kesehatan masyarakat.
"Dengan letak RS Kerang yang strategis, pemerintah perlu memastikan kelengkapan sarana, prasarana hingga tenaga dokter di rumah sakit tersebut," tambahnya.
Optimalisasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang dijalankan di rumah sakit juga harus diterapkan secara maksimal.
"Digitalisasi juga harus dimanfaatkan secara maksimal agar dapat meningkatkan mutu pelayanan, transparansi pengelolaan hingga memudahkan akses di masyarakat," tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Raker DPRD Paser bersama OPD dan teknis mitra kerja (foto: sekretariat DPRD Paser)
Tana Paser - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Paser menekankan pentingnya pelayanan dan pemenuhan tenaga kesehatan.
Sebab layanan kesehatan menjadi salah satu indikator penting guna mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat di suatu daerah.
Menyoroti hal itu, DPRD Paser mengambil langkah dengan melaksanakan rapat kerja (raker) bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dinas teknis mitra kerja guna membahas hal tersebut.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Paser, Basri Mansyur menjelaskan sektor kesehatan merupakan layanan dasar yang wajib didapatkan oleh masyarakat. Pemerintah daerah dalam harus berperan guna menjamin hal tersebut.
"Ketersediaan dokter, khususnya dokter spesialis masih menjadi tantangan. Hal ini harus menjadi perhatian agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat," kata Basri, Rabu (11/2/2026).
Salah satu hal yang disoroti pihaknya yaitu kondisi Rumah Sakit (RS) Kerang Kecamatan Batu Engau. Ia menilai kondisi RS Kerang yang berada diperbatasan Kalimantan Timur (Kaltim)-Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki peran strategis di sektor pelayanan kesehatan masyarakat.
"Dengan letak RS Kerang yang strategis, pemerintah perlu memastikan kelengkapan sarana, prasarana hingga tenaga dokter di rumah sakit tersebut," tambahnya.
Optimalisasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang dijalankan di rumah sakit juga harus diterapkan secara maksimal.
"Digitalisasi juga harus dimanfaatkan secara maksimal agar dapat meningkatkan mutu pelayanan, transparansi pengelolaan hingga memudahkan akses di masyarakat," tutupnya.
(Sf/Lo)