Seputar Kaltim

    DPRD Minta Pembangunan di Samarinda Harus Sesuai RPJMD 

    Penulis:Tria|Redaktur:Buniyamin
    22 Januari 2025 pukul 14:40 WITA

    Rapat paripurna masa persidangan I tahun 2025 dengan agenda memperingati Hari Jadi Kota Samarinda ke-357 dan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota (Pemkot) ke-65 pada Rabu (22/1/2025). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – DPRD Kota Samarinda menggelar rapat paripurna masa persidangan I 2025 dengan agenda memperingati Hari Jadi ke-357 Kota Samarinda ke-357 dan HUT ke-65 Pemerintah Kota (Pemkot), Rabu (22/1/2025).

    Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah yang memimpin jalannya sidang itu menegaskan komitmen DPRD untuk terus mendukung program Pemkot demi kesejahteraan masyarakat. "Kita akan terus memberi dukungan demi kepentingan masyarakat," ujar Helmi.

    Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim mengatakan, peringatan hari jadi ini menjadi momentum refleksi terhadap sejarah dan nilai-nilai yang melandasi terbentuknya Kota Samarinda. 
    Ia pun mengingatkan pentingnya menghargai perjuangan masyarakat Wajo yang menjadi cikal bakal berdirinya kota ini. 

    “Sejarah Samarinda tidak bisa dilepaskan dari spirit masyarakat Wajo yang menolak penjajahan Belanda dan memilih datang ke Kaltim. Kata Samarinda sendiri memiliki filosofi Samarendah yang berarti kebersamaan, jangan sampai kita melupakan sejarah perjuangan para pendahulu,” ujarnya.

    Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini juga mengapresiasi capaian Pemkot Samarinda di bawah kepemimpinan Andi Harun.

    Namun, ia menegaskan pentingnya memastikan program pembangunan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan prioritas pengembangan sumber daya manusia (SDM), pemenuhan kebutuhan dasar warga dan hal-hal lain yang telah direncanakan

    “Pemkot harus memastikan semua capaian on the track dengan RPJMD. Jangan sampai ada capaian besar yang tidak memenuhi target utama dalam RPJMD,” tegasnya.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun dalam pidatonya mengungkapkan sejumlah capaian penting Pemkot Samarinda, salah satunya proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) senilai lebih dari Rp700 miliar. 

    Proyek yang tidak menggunakan dana APBD ini telah mendapat persetujuan pemerintah dan memasuki tahap lelang pada 20 Januari 2025. Proyek tersebut diharapkan mewujudkan rumah sakit bertaraf internasional di Samarinda.

    “Ini adalah kado yang sangat indah di Hari Jadi Kota Samarinda dan HUT Pemkot. Dengan adanya rumah sakit bertaraf internasional, mimpi kita bersama akan segera terwujud,” kata Andi Harun.

    Pada kesempatan yang sama, Pemkot Samarinda juga menyerahkan piagam penghargaan dan tali asih kepada 14 veteran sebagai bentuk apresiasi atas jasa mereka.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    DPRD Minta Pembangunan di Samarinda Harus Sesuai RPJMD 

    Penulis:Tria|Redaktur:Buniyamin
    22 Januari 2025 pukul 14:40 WITA

    Rapat paripurna masa persidangan I tahun 2025 dengan agenda memperingati Hari Jadi Kota Samarinda ke-357 dan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota (Pemkot) ke-65 pada Rabu (22/1/2025). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – DPRD Kota Samarinda menggelar rapat paripurna masa persidangan I 2025 dengan agenda memperingati Hari Jadi ke-357 Kota Samarinda ke-357 dan HUT ke-65 Pemerintah Kota (Pemkot), Rabu (22/1/2025).

    Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah yang memimpin jalannya sidang itu menegaskan komitmen DPRD untuk terus mendukung program Pemkot demi kesejahteraan masyarakat. "Kita akan terus memberi dukungan demi kepentingan masyarakat," ujar Helmi.

    Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim mengatakan, peringatan hari jadi ini menjadi momentum refleksi terhadap sejarah dan nilai-nilai yang melandasi terbentuknya Kota Samarinda. 
    Ia pun mengingatkan pentingnya menghargai perjuangan masyarakat Wajo yang menjadi cikal bakal berdirinya kota ini. 

    “Sejarah Samarinda tidak bisa dilepaskan dari spirit masyarakat Wajo yang menolak penjajahan Belanda dan memilih datang ke Kaltim. Kata Samarinda sendiri memiliki filosofi Samarendah yang berarti kebersamaan, jangan sampai kita melupakan sejarah perjuangan para pendahulu,” ujarnya.

    Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini juga mengapresiasi capaian Pemkot Samarinda di bawah kepemimpinan Andi Harun.

    Namun, ia menegaskan pentingnya memastikan program pembangunan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan prioritas pengembangan sumber daya manusia (SDM), pemenuhan kebutuhan dasar warga dan hal-hal lain yang telah direncanakan

    “Pemkot harus memastikan semua capaian on the track dengan RPJMD. Jangan sampai ada capaian besar yang tidak memenuhi target utama dalam RPJMD,” tegasnya.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun dalam pidatonya mengungkapkan sejumlah capaian penting Pemkot Samarinda, salah satunya proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) senilai lebih dari Rp700 miliar. 

    Proyek yang tidak menggunakan dana APBD ini telah mendapat persetujuan pemerintah dan memasuki tahap lelang pada 20 Januari 2025. Proyek tersebut diharapkan mewujudkan rumah sakit bertaraf internasional di Samarinda.

    “Ini adalah kado yang sangat indah di Hari Jadi Kota Samarinda dan HUT Pemkot. Dengan adanya rumah sakit bertaraf internasional, mimpi kita bersama akan segera terwujud,” kata Andi Harun.

    Pada kesempatan yang sama, Pemkot Samarinda juga menyerahkan piagam penghargaan dan tali asih kepada 14 veteran sebagai bentuk apresiasi atas jasa mereka.

    (Sf/By)