Seputar Kaltim

    DPRD Kutim Soroti Jalur Perumdam di Gang Teratai yang Tak Kunjung Difungsikan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    22 Mei 2025 pukul 20:31 WITA

    Ilustrasi saluran pipa air bersih Perundam. (Foto: Freepik)

    Sangatta – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Pandi Widiarto, menyoroti jalur Perumdam di Gang Teratai, Jalan Pendidikan, yang hingga kini belum difungsikan meskipun pembangunannya telah rampung sejak enam bulan lalu.

    Pandi mendesak agar infrastruktur tersebut segera difungsikan agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Hal ini disampaikan dirapat hearing beberapa waktu lalu.

    “Ada keluhan dari warga Gang Teratai, di Jalan Pendidikan. Di sana sudah dibangun jalur PDAM (Perumdam), tapi belum dinyalakan. Saya minta agar ini segera dikaji. Sebelumnya saya sudah menyampaikan hal ini kepada pihak PU, tapi belum tahu apakah sudah diproses atau belum. Kalau memang belum ada serah terima, apakah jalurnya bisa difungsikan dulu? Kasihan masyarakat,” ujar Pandi.

    Ia menambahkan, pembangunan yang tidak segera dimanfaatkan bisa menimbulkan persepsi negatif terhadap pemerintah.

    “Jangan sampai ini malah menimbulkan citra buruk bagi pemerintah. Apa yang sudah dibangun seharusnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

    Menanggapi hal tersebut, staf Dinas PUPR Kutim, Leli, menjelaskan bahwa proyek itu kemungkinan masih dalam masa pemeliharaan dan belum diserahterimakan karena kendala teknis dan administratif.

    “Penyerahan punya mekanisme, termasuk masa pemeliharaan. Kami masih perlu mengidentifikasi proyek mana yang dimaksud karena proyek kami cukup banyak,” kata Leli.

    Ia menambahkan bahwa sebelum diserahterimakan, pihak Perumdam biasanya melakukan pengujian terlebih dahulu.

    “Kami akan melakukan tes sampai tahap commissioning bersama PDAM (Perumdam) untuk memastikan semua komponen berfungsi. Tinggal masalah waktu saja, kapan distribusi bisa dimulai,” tambahnya.

    Sementara itu, Direktur Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim, Suparjan, menyatakan kesiapannya menyalurkan air bersih jika jaringan pipa sudah dihubungkan sesuai prosedur dan diserahterimakan oleh Dinas PU.

    “Ini tinggal koordinasi lebih lanjut dengan PU agar pipa-pipa itu bisa segera dikonekkan dan diserahterimakan. Begitu selesai, Perumdam bisa langsung memberikan pelayanan. Tinggal koordinasi internal saja,” terang Suparjan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    DPRD Kutim Soroti Jalur Perumdam di Gang Teratai yang Tak Kunjung Difungsikan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    22 Mei 2025 pukul 20:31 WITA

    Ilustrasi saluran pipa air bersih Perundam. (Foto: Freepik)

    Sangatta – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Pandi Widiarto, menyoroti jalur Perumdam di Gang Teratai, Jalan Pendidikan, yang hingga kini belum difungsikan meskipun pembangunannya telah rampung sejak enam bulan lalu.

    Pandi mendesak agar infrastruktur tersebut segera difungsikan agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Hal ini disampaikan dirapat hearing beberapa waktu lalu.

    “Ada keluhan dari warga Gang Teratai, di Jalan Pendidikan. Di sana sudah dibangun jalur PDAM (Perumdam), tapi belum dinyalakan. Saya minta agar ini segera dikaji. Sebelumnya saya sudah menyampaikan hal ini kepada pihak PU, tapi belum tahu apakah sudah diproses atau belum. Kalau memang belum ada serah terima, apakah jalurnya bisa difungsikan dulu? Kasihan masyarakat,” ujar Pandi.

    Ia menambahkan, pembangunan yang tidak segera dimanfaatkan bisa menimbulkan persepsi negatif terhadap pemerintah.

    “Jangan sampai ini malah menimbulkan citra buruk bagi pemerintah. Apa yang sudah dibangun seharusnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

    Menanggapi hal tersebut, staf Dinas PUPR Kutim, Leli, menjelaskan bahwa proyek itu kemungkinan masih dalam masa pemeliharaan dan belum diserahterimakan karena kendala teknis dan administratif.

    “Penyerahan punya mekanisme, termasuk masa pemeliharaan. Kami masih perlu mengidentifikasi proyek mana yang dimaksud karena proyek kami cukup banyak,” kata Leli.

    Ia menambahkan bahwa sebelum diserahterimakan, pihak Perumdam biasanya melakukan pengujian terlebih dahulu.

    “Kami akan melakukan tes sampai tahap commissioning bersama PDAM (Perumdam) untuk memastikan semua komponen berfungsi. Tinggal masalah waktu saja, kapan distribusi bisa dimulai,” tambahnya.

    Sementara itu, Direktur Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim, Suparjan, menyatakan kesiapannya menyalurkan air bersih jika jaringan pipa sudah dihubungkan sesuai prosedur dan diserahterimakan oleh Dinas PU.

    “Ini tinggal koordinasi lebih lanjut dengan PU agar pipa-pipa itu bisa segera dikonekkan dan diserahterimakan. Begitu selesai, Perumdam bisa langsung memberikan pelayanan. Tinggal koordinasi internal saja,” terang Suparjan.

    (Sf/Rs)