Seputar Kaltim

    DPRD Kutim Siapkan Sekolah Olahraga Lewat Perda, Pendidikan Formal Tetap Berjalan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    12 Mei 2026 pukul 22:05 WITA

    Anggota DPRD Kutim, Pandi Widianto. (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta – DPRD Kutai Timur (Kutim) menyiapkan konsep kelas khusus olahraga dan sekolah Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) melalui Peraturan Daerah (Perda) Keolahragaan untuk mendukung pembinaan atlet usia dini tanpa mengesampingkan pendidikan formal.

    Anggota DPRD Kutim, Pandi Widiarto mengatakan program tersebut disiapkan agar atlet muda di Kutim tetap dapat mengembangkan prestasi olahraga tanpa meninggalkan pendidikan formal.

    “Sejauh ini kami sudah berkolaborasi dengan Dispora. Mereka juga sudah menyiapkan bagaimana konektivitas antara pengembangan olahraga dengan pendidikannya juga seimbang,” ujar Pandi.

    Pandi menjelaskan, pembentukan kelas olahraga dan sekolah PPLP menjadi salah satu poin penting dalam Perda Keolahragaan yang telah disepakati bersama pemerintah daerah.

    Ia menyebut keberadaan perda diperlukan agar pemerintah memiliki dasar hukum yang kuat dalam membangun sistem pembinaan atlet usia dini hingga usia muda secara berkelanjutan.

    “Dengan perda inilah kita berharap legal standing-nya atau dasar hukumnya menjadi kuat untuk pemerintah bisa berkolaborasi antar dinas ataupun dengan pihak swasta,” jelasnya.

    Selain meningkatkan kualitas pembinaan atlet, Pandi menilai keberadaan kelas khusus olahraga dan sekolah PPLP dapat membuka pandangan masyarakat bahwa dunia olahraga juga memiliki masa depan yang menjanjikan.

    “Jangan lagi takut menjadi olahragawan, karena itu juga bisa punya masa depan yang baik, bisa menjadi sukses dan itu yang kita harapkan,” katanya.

    Ia berharap dukungan fasilitas dan pembinaan dari pemerintah nantinya dapat menjadi motivasi bagi atlet muda Kutai Timur untuk terus berprestasi hingga membawa nama daerah di tingkat lebih tinggi.

    “Mudah-mudahan dengan segala fasilitas yang pemerintah bisa berikan, itu bisa menjadi semangat dan motivasi bagi masyarakat Kutim yang bergelut di dunia olahraga untuk mengharumkan nama daerah, Kalimantan Timur, bahkan Indonesia,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    DPRD Kutim Siapkan Sekolah Olahraga Lewat Perda, Pendidikan Formal Tetap Berjalan

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    12 Mei 2026 pukul 22:05 WITA

    Anggota DPRD Kutim, Pandi Widianto. (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta – DPRD Kutai Timur (Kutim) menyiapkan konsep kelas khusus olahraga dan sekolah Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) melalui Peraturan Daerah (Perda) Keolahragaan untuk mendukung pembinaan atlet usia dini tanpa mengesampingkan pendidikan formal.

    Anggota DPRD Kutim, Pandi Widiarto mengatakan program tersebut disiapkan agar atlet muda di Kutim tetap dapat mengembangkan prestasi olahraga tanpa meninggalkan pendidikan formal.

    “Sejauh ini kami sudah berkolaborasi dengan Dispora. Mereka juga sudah menyiapkan bagaimana konektivitas antara pengembangan olahraga dengan pendidikannya juga seimbang,” ujar Pandi.

    Pandi menjelaskan, pembentukan kelas olahraga dan sekolah PPLP menjadi salah satu poin penting dalam Perda Keolahragaan yang telah disepakati bersama pemerintah daerah.

    Ia menyebut keberadaan perda diperlukan agar pemerintah memiliki dasar hukum yang kuat dalam membangun sistem pembinaan atlet usia dini hingga usia muda secara berkelanjutan.

    “Dengan perda inilah kita berharap legal standing-nya atau dasar hukumnya menjadi kuat untuk pemerintah bisa berkolaborasi antar dinas ataupun dengan pihak swasta,” jelasnya.

    Selain meningkatkan kualitas pembinaan atlet, Pandi menilai keberadaan kelas khusus olahraga dan sekolah PPLP dapat membuka pandangan masyarakat bahwa dunia olahraga juga memiliki masa depan yang menjanjikan.

    “Jangan lagi takut menjadi olahragawan, karena itu juga bisa punya masa depan yang baik, bisa menjadi sukses dan itu yang kita harapkan,” katanya.

    Ia berharap dukungan fasilitas dan pembinaan dari pemerintah nantinya dapat menjadi motivasi bagi atlet muda Kutai Timur untuk terus berprestasi hingga membawa nama daerah di tingkat lebih tinggi.

    “Mudah-mudahan dengan segala fasilitas yang pemerintah bisa berikan, itu bisa menjadi semangat dan motivasi bagi masyarakat Kutim yang bergelut di dunia olahraga untuk mengharumkan nama daerah, Kalimantan Timur, bahkan Indonesia,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)