Seputar Kaltim

    DPRD Desak Pemkot Bangun Akses Masuk Baru untuk SMPN 7 Bontang

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Buniyamin
    10 Februari 2025 pukul 20:11 WITA

    Gerbang SMPN 7 Bontang yang tertutup akibat pembangunan jembatan. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang menyoroti pembangunan pembangunan jembatan di Jalan Ikan Koi, Tanjung Laut Indah.

    Sebab, bangunan tersebut menyebabkan akses masuk Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 7 Bontang tertutup.

    Plt Kepala SMPN 7 Bontang, Norhayati mengaku akibat tertutupnya akses masuk sekolah, siswa dan guru terpaksa membobol tembok milik kantor Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) di sebelah kanan sekolah sebagai akses keluar masuk sekolah.

    “Dinas terkait katanya mau membangunkan gerbang baru. Tapi kami belum tau kepastiannya karena juga ada wacana bakal relokasi,” ujarnya Senin (10/2/2025).

    Anggota Komisi A DPRD Bontang, Muhammad Irfan mengatakan masalah tersebut merupakan bukti ketidakseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam melakukan perencanaan pembangunan.

    Ia merasa harusnya masalah semacam ini tidak terjadi jika pemerintah lebih memikirkan dengan baik saat akan melakukan proyek pembangunan. “Kalau perencanaan bagus, tidak mungkin seperti ini,” ketusnya.

    Akibat pembangunan tanpa perencanaan yang baik tersebut, membuat para siswa dan guru menjadi korban.
    Ia pun mendesak agar pemkot segera mencarikan solusi secepatnya agar permasalahan tersebut tidak berlarut-larut. “Segera buatkan akses masuk yang baru,” kata dia.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kehudayaan (Kadisbud) Bontang, Bambang Cipto Mulyo membenarkan adanya rencana relokasi SMPN 7 sejak 2021< tetapi hingga kini masih menunggu kepastian lahan yang akan digunakan.

    “Kemungkinan besar akan dilakukan relokasi. Saat ini kita masih pemantapan lahan,” tutup Bambang.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    DPRD Desak Pemkot Bangun Akses Masuk Baru untuk SMPN 7 Bontang

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Buniyamin
    10 Februari 2025 pukul 20:11 WITA

    Gerbang SMPN 7 Bontang yang tertutup akibat pembangunan jembatan. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang menyoroti pembangunan pembangunan jembatan di Jalan Ikan Koi, Tanjung Laut Indah.

    Sebab, bangunan tersebut menyebabkan akses masuk Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 7 Bontang tertutup.

    Plt Kepala SMPN 7 Bontang, Norhayati mengaku akibat tertutupnya akses masuk sekolah, siswa dan guru terpaksa membobol tembok milik kantor Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) di sebelah kanan sekolah sebagai akses keluar masuk sekolah.

    “Dinas terkait katanya mau membangunkan gerbang baru. Tapi kami belum tau kepastiannya karena juga ada wacana bakal relokasi,” ujarnya Senin (10/2/2025).

    Anggota Komisi A DPRD Bontang, Muhammad Irfan mengatakan masalah tersebut merupakan bukti ketidakseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam melakukan perencanaan pembangunan.

    Ia merasa harusnya masalah semacam ini tidak terjadi jika pemerintah lebih memikirkan dengan baik saat akan melakukan proyek pembangunan. “Kalau perencanaan bagus, tidak mungkin seperti ini,” ketusnya.

    Akibat pembangunan tanpa perencanaan yang baik tersebut, membuat para siswa dan guru menjadi korban.
    Ia pun mendesak agar pemkot segera mencarikan solusi secepatnya agar permasalahan tersebut tidak berlarut-larut. “Segera buatkan akses masuk yang baru,” kata dia.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kehudayaan (Kadisbud) Bontang, Bambang Cipto Mulyo membenarkan adanya rencana relokasi SMPN 7 sejak 2021< tetapi hingga kini masih menunggu kepastian lahan yang akan digunakan.

    “Kemungkinan besar akan dilakukan relokasi. Saat ini kita masih pemantapan lahan,” tutup Bambang.

    (Sf/By)