Cari disini...
Seputarfakta.com - Nuraini -
Seputar Kaltim
Rapat Paripurna DPRD Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Anggota DPRD Kota Bontang, Faisal menyoroti belum maksimalnya serapan anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pelaksanaan APBD murni.
Padahal Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan APBD Bontang 2025 sudah disahkan, Senin (25/8/2025).
“Hingga hari ini saya melihat di OPD masih ada kegiatan besar yang belum terlaksana,” ucap Faisal.
Faisal juga menyoroti sisa anggran tahun sebelumnya yang masih cukup besar, yakni sekitar Rp280 miliar.
Sementara itu, waktu yang tersisa untuk merealisasikan anggara sudah cukup mepet, sekitar empat bulan, dari September-Desember.
Ia pun meminta Wali Kota Bontang untuk mendesak seluruh OPD agar memaksimalkan penyerapan anggaran, agar perubahan APBD yang telah disetujui bisa segera dinikmati oleh masyarakat.
“Saya berharap anggaran perubahan ini bisa segera dilaksanakan untuk dinikmati masyarakat luas,” tegasnya.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Nuraini -
Seputar Kaltim

Rapat Paripurna DPRD Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Anggota DPRD Kota Bontang, Faisal menyoroti belum maksimalnya serapan anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pelaksanaan APBD murni.
Padahal Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan APBD Bontang 2025 sudah disahkan, Senin (25/8/2025).
“Hingga hari ini saya melihat di OPD masih ada kegiatan besar yang belum terlaksana,” ucap Faisal.
Faisal juga menyoroti sisa anggran tahun sebelumnya yang masih cukup besar, yakni sekitar Rp280 miliar.
Sementara itu, waktu yang tersisa untuk merealisasikan anggara sudah cukup mepet, sekitar empat bulan, dari September-Desember.
Ia pun meminta Wali Kota Bontang untuk mendesak seluruh OPD agar memaksimalkan penyerapan anggaran, agar perubahan APBD yang telah disetujui bisa segera dinikmati oleh masyarakat.
“Saya berharap anggaran perubahan ini bisa segera dilaksanakan untuk dinikmati masyarakat luas,” tegasnya.
(Sf/Lo)