Seputar Kaltim

    DPRD Bontang Nilai Pembangunan Tugu PKK Buang-buang Anggaran

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    07 Januari 2025 pukul 15:24 WITA

    Anggota Komis C DPRD Bontang Muhammad Shahib saat inspeksi dadakan pembangunan tugu PKK Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Proyek pembangunan Tugu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di simpang empat traffic light Tanjung Laut, mendapat kritik tajam dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, akibat pengerjaan yang tidak rapi.

    Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib mengaku kesal melihat hasil pengerjaan yang berantakan, dan nihil estetika itu.

    “Padahal anggarannya besar, tapi hasil sangat jelek layak dibongkar,” ucap Shahib saat melakukan inspeksi dadakan pada Senin (6/1/2024). Diketahui, proyek tugu tersebut menelan anggaran Rp792 juta.

    Menurutnya, hasil penyemenan badan tugu sangat tidak halus dan miring, banyak benjolan-benjolan yang terlihat tampak jelas di setiap sisi bangunan.

    “Kalau kaya gini, masyarakat yang memandang pasti tidak suka karena jelek,” ketusnya.

    Apalagi, gambar perencanaan berbeda dengan hasil. Seperti, keberadaan pagar ukir yang seharusnya dipasang sejajar area taman namun itu tak terlihat di tugu. Lalu, ukiran-ukiran atau pola yang mestinya ada pun berbeda atau bahkan tidak ada di tugu.

    Anggota Komisi C Sumardi juga menyampaikan hal yang sama, ia menilai hasil pengerjaan yang diklaim telah 100 persen itu, jika dilihat secara dekat, banyak detail yang sangat mengganggu penglihatan.

    “Kalau pembangunanya seperti ini tukang di Bontang juga bisa membuatnya, tanpa mencari dari luar kota,” ujar Sumardi.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    DPRD Bontang Nilai Pembangunan Tugu PKK Buang-buang Anggaran

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Rusdianto
    07 Januari 2025 pukul 15:24 WITA

    Anggota Komis C DPRD Bontang Muhammad Shahib saat inspeksi dadakan pembangunan tugu PKK Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Proyek pembangunan Tugu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di simpang empat traffic light Tanjung Laut, mendapat kritik tajam dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, akibat pengerjaan yang tidak rapi.

    Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib mengaku kesal melihat hasil pengerjaan yang berantakan, dan nihil estetika itu.

    “Padahal anggarannya besar, tapi hasil sangat jelek layak dibongkar,” ucap Shahib saat melakukan inspeksi dadakan pada Senin (6/1/2024). Diketahui, proyek tugu tersebut menelan anggaran Rp792 juta.

    Menurutnya, hasil penyemenan badan tugu sangat tidak halus dan miring, banyak benjolan-benjolan yang terlihat tampak jelas di setiap sisi bangunan.

    “Kalau kaya gini, masyarakat yang memandang pasti tidak suka karena jelek,” ketusnya.

    Apalagi, gambar perencanaan berbeda dengan hasil. Seperti, keberadaan pagar ukir yang seharusnya dipasang sejajar area taman namun itu tak terlihat di tugu. Lalu, ukiran-ukiran atau pola yang mestinya ada pun berbeda atau bahkan tidak ada di tugu.

    Anggota Komisi C Sumardi juga menyampaikan hal yang sama, ia menilai hasil pengerjaan yang diklaim telah 100 persen itu, jika dilihat secara dekat, banyak detail yang sangat mengganggu penglihatan.

    “Kalau pembangunanya seperti ini tukang di Bontang juga bisa membuatnya, tanpa mencari dari luar kota,” ujar Sumardi.

    (Sf/Rs)