Seputar Kaltim

    DPRD Balikpapan Nilai Pembelajaran Jarak Jauh Berjalan Lancar

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    14 Oktober 2026 pukul 20:18 WITA

    Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali saat ditemui di SMPN 1 Balikpapan. (Foto: Mayasari/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali menilai pelaksanaan kegiatan belajar mengajar jarak jauh (PJJ) di Kota Balikpapan berjalan lancar.

    Penilaian tersebut berdasarkan pemantauan langsung di lapangan bersama Dinas Pendidikan di tengah kondisi lingkungan yang terdampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    Dia mengatakan, pelaksanaan PJJ menjadi langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan peserta didik selama kondisi lingkungan belum sepenuhnya kondusif.

    “Kami dari Komisi IV melihat langsung kondisi di lapangan bersama Dinas Pendidikan. Kegiatan belajar mengajar jarak jauh ini berjalan dengan baik dan lancar,” ucap Gasali kepada media, Rabu (14/10/2026).

    Ia berharap kondisi lingkungan yang terdampak asap dapat segera membaik, sehingga aktivitas belajar mengajar secara tatap muka bisa kembali dilaksanakan.

    “Semoga kondisi lingkungan akibat asap ini segera teratasi dan cepat selesai. Insyaallah, ke depannya kegiatan belajar mengajar bisa kembali dilaksanakan secara tatap muka,” katanya.

    Selain menyoroti pelaksanaan PJJ, Gasali juga menyampaikan dukungan DPRD terhadap upaya penanganan karhutla di Balikpapan, termasuk melalui dukungan anggaran.

    Menurutnya, pembahasan anggaran untuk penanganan karhutla telah dilakukan dan tambahan anggaran sudah dimasukkan dalam APBD Perubahan.

    “Pembahasannya sudah selesai. Anggaran untuk karhutla sudah masuk dalam perubahan kemarin. Tentunya, dukungan dari pemerintah juga sudah berjalan dengan baik,” jelasnya.

    Dirinya menyebutkan, tambahan anggaran untuk penanganan karhutla diperkirakan mencapai Rp3 miliar yang bersumber dari Dana Tidak Terduga (DTT).

    “Kalau tidak salah, ada tambahan sekitar Rp3 miliar untuk karhutla dalam anggaran perubahan, dengan menggunakan anggaran DTT,” pungkasnya.

    Dukungan anggaran tersebut diharapkan dapat menunjang upaya penanganan karhutla di Balikpapan sekaligus mempercepat pemulihan kondisi lingkungan agar masyarakat, khususnya para pelajar, dapat kembali beraktivitas secara normal.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    DPRD Balikpapan Nilai Pembelajaran Jarak Jauh Berjalan Lancar

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    14 Oktober 2026 pukul 20:18 WITA

    Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali saat ditemui di SMPN 1 Balikpapan. (Foto: Mayasari/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali menilai pelaksanaan kegiatan belajar mengajar jarak jauh (PJJ) di Kota Balikpapan berjalan lancar.

    Penilaian tersebut berdasarkan pemantauan langsung di lapangan bersama Dinas Pendidikan di tengah kondisi lingkungan yang terdampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    Dia mengatakan, pelaksanaan PJJ menjadi langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan peserta didik selama kondisi lingkungan belum sepenuhnya kondusif.

    “Kami dari Komisi IV melihat langsung kondisi di lapangan bersama Dinas Pendidikan. Kegiatan belajar mengajar jarak jauh ini berjalan dengan baik dan lancar,” ucap Gasali kepada media, Rabu (14/10/2026).

    Ia berharap kondisi lingkungan yang terdampak asap dapat segera membaik, sehingga aktivitas belajar mengajar secara tatap muka bisa kembali dilaksanakan.

    “Semoga kondisi lingkungan akibat asap ini segera teratasi dan cepat selesai. Insyaallah, ke depannya kegiatan belajar mengajar bisa kembali dilaksanakan secara tatap muka,” katanya.

    Selain menyoroti pelaksanaan PJJ, Gasali juga menyampaikan dukungan DPRD terhadap upaya penanganan karhutla di Balikpapan, termasuk melalui dukungan anggaran.

    Menurutnya, pembahasan anggaran untuk penanganan karhutla telah dilakukan dan tambahan anggaran sudah dimasukkan dalam APBD Perubahan.

    “Pembahasannya sudah selesai. Anggaran untuk karhutla sudah masuk dalam perubahan kemarin. Tentunya, dukungan dari pemerintah juga sudah berjalan dengan baik,” jelasnya.

    Dirinya menyebutkan, tambahan anggaran untuk penanganan karhutla diperkirakan mencapai Rp3 miliar yang bersumber dari Dana Tidak Terduga (DTT).

    “Kalau tidak salah, ada tambahan sekitar Rp3 miliar untuk karhutla dalam anggaran perubahan, dengan menggunakan anggaran DTT,” pungkasnya.

    Dukungan anggaran tersebut diharapkan dapat menunjang upaya penanganan karhutla di Balikpapan sekaligus mempercepat pemulihan kondisi lingkungan agar masyarakat, khususnya para pelajar, dapat kembali beraktivitas secara normal.

    (Sf/Rs)