Seputar Kaltim

    DPRD Balikpapan Dorong Percepatan Pengalihan Kabel Udara ke Bawah Tanah

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri saat ditemui di kantor DPRD Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri menegaskan pentingnya percepatan program pengalihan kabel udara ke jaringan kabel bawah tanah sebagai langkah untuk mewujudkan kota yang lebih modern dan aman.

    Menurut Yusri, program ini tidak hanya akan meningkatkan keselamatan, tetapi juga memperindah wajah kota serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pengunjung.

    “Percepatan pengalihan kabel udara ke bawah tanah adalah langkah konkret untuk menciptakan kota yang lebih teratur, aman, dan estetik. Kami fokus pada upaya ini agar Balikpapan bisa lebih indah, nyaman, dan aman bagi siapa saja,” ujar Yusri kepada media, Jumat (3/1/2025).

    Proyek ini, yang sudah dimulai sejak 2013 dengan PT PLN Cabang Balikpapan sebagai pelopor, bertujuan mengurangi risiko kecelakaan akibat kabel yang rusak atau terputus. 

    Namun untuk mewujudkan program ini secara penuh, dibutuhkan kolaborasi yang lebih erat antara pihak-pihak terkait seperti Telkom dan PLN.

    “Koordinasi antara Telkom dan PLN sangat krusial, terutama untuk pengalihan kabel yang berada di area trotoar yang sudah diperlebar,” tambahnya.

    Dirinya menekankan, bahwa pengalihan kabel udara ke bawah tanah bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal keselamatan dan kenyamanan masyarakat. 

    Langkah ini sesuai dengan visi Balikpapan untuk menjadi kota yang bersih, modern, dan ramah pengunjung.

    Infrastruktur yang lebih rapi, tanpa kabel-kabel yang tergantung di udara, diyakini akan meningkatkan daya tarik kota sebagai destinasi pariwisata dan memperkuat citranya sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “Dengan infrastruktur yang lebih tertata, kami yakin pengunjung akan lebih merasa nyaman. Ini penting untuk mendukung perkembangan ekonomi dan pariwisata yang berkelanjutan di Balikpapan,” imbuhnya.

    Ia berharap agar program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung transformasi kota ini menuju kota yang lebih baik.

    “Ini adalah langkah besar yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kami di DPRD akan terus mendorong agar program ini segera terealisasi demi Balikpapan yang lebih maju,” paparnya.

    Dengan langkah ini, Balikpapan diharapkan dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    DPRD Balikpapan Dorong Percepatan Pengalihan Kabel Udara ke Bawah Tanah

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri saat ditemui di kantor DPRD Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri menegaskan pentingnya percepatan program pengalihan kabel udara ke jaringan kabel bawah tanah sebagai langkah untuk mewujudkan kota yang lebih modern dan aman.

    Menurut Yusri, program ini tidak hanya akan meningkatkan keselamatan, tetapi juga memperindah wajah kota serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pengunjung.

    “Percepatan pengalihan kabel udara ke bawah tanah adalah langkah konkret untuk menciptakan kota yang lebih teratur, aman, dan estetik. Kami fokus pada upaya ini agar Balikpapan bisa lebih indah, nyaman, dan aman bagi siapa saja,” ujar Yusri kepada media, Jumat (3/1/2025).

    Proyek ini, yang sudah dimulai sejak 2013 dengan PT PLN Cabang Balikpapan sebagai pelopor, bertujuan mengurangi risiko kecelakaan akibat kabel yang rusak atau terputus. 

    Namun untuk mewujudkan program ini secara penuh, dibutuhkan kolaborasi yang lebih erat antara pihak-pihak terkait seperti Telkom dan PLN.

    “Koordinasi antara Telkom dan PLN sangat krusial, terutama untuk pengalihan kabel yang berada di area trotoar yang sudah diperlebar,” tambahnya.

    Dirinya menekankan, bahwa pengalihan kabel udara ke bawah tanah bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal keselamatan dan kenyamanan masyarakat. 

    Langkah ini sesuai dengan visi Balikpapan untuk menjadi kota yang bersih, modern, dan ramah pengunjung.

    Infrastruktur yang lebih rapi, tanpa kabel-kabel yang tergantung di udara, diyakini akan meningkatkan daya tarik kota sebagai destinasi pariwisata dan memperkuat citranya sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “Dengan infrastruktur yang lebih tertata, kami yakin pengunjung akan lebih merasa nyaman. Ini penting untuk mendukung perkembangan ekonomi dan pariwisata yang berkelanjutan di Balikpapan,” imbuhnya.

    Ia berharap agar program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung transformasi kota ini menuju kota yang lebih baik.

    “Ini adalah langkah besar yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kami di DPRD akan terus mendorong agar program ini segera terealisasi demi Balikpapan yang lebih maju,” paparnya.

    Dengan langkah ini, Balikpapan diharapkan dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

    (Sf/Rs)