Cari disini...
Seputar Kaltim
Ketua DPD Kukar, Aini Faridah (Foto: Arsensia Serlyani/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Menghadapi tahapan awal Pemilu yang dijadwalkan mulai berjalan pada Juli 2027, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan kesiapan internal.
Ketua DPD PAN Kukar, Aini Faridah, mengatakan kesiapan internal partai terus dimatangkan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.
“Struktur pengurus di DPD sudah terbentuk sepenuhnya. Untuk tingkat cabang atau Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di kecamatan hingga pengurus ranting di desa-desa, alhamdulillah sudah siap dan clear 99 persen,” ujar Aini, Senin (4/5/2026).
Ia menegaskan, penguatan organisasi menjadi fokus utama untuk memastikan mesin partai bekerja optimal saat tahapan pemilu dimulai. Kesiapan struktur dinilai menjadi fondasi penting dalam meningkatkan perolehan suara.
Selain itu, PAN Kukar juga menaruh perhatian pada validitas data keanggotaan. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi permasalahan saat proses verifikasi administrasi partai politik oleh penyelenggara pemilu.
“Sejalan dengan arahan Bawaslu, kami memastikan tidak ada data kader yang tumpang tindih dengan partai lain, sehingga proses verifikasi nanti bisa berjalan lancar,” tandasnya.
Terkait target politik, PAN Kukar optimistis mampu meningkatkan posisi di parlemen daerah. Partai berlambang matahari ini berupaya mengisi daerah pemilihan (dapil) yang belum memiliki keterwakilan sekaligus menambah jumlah kursi di dapil yang sudah menjadi basis suara.
“Target kami adalah mempertahankan pencapaian saat ini dan sebisa mungkin naik peringkat. Kami berharap dapil-dapil yang masih kosong bisa terisi di 2029 nanti, dan dapil yang sudah ada kursinya bisa ditingkatkan lagi jumlahnya,” tegas Aini.
Konsolidasi yang dilakukan bersama Bawaslu sebelumnya juga menjadi bagian dari upaya menyamakan persepsi terkait aturan dan mekanisme pemilu, termasuk aspek pengawasan dan kepatuhan administrasi.
Dengan kesiapan struktur dan data yang terus diperkuat, PAN Kukar menilai peluang untuk meningkatkan perolehan kursi tetap terbuka, meskipun dinamika politik menjelang Pemilu 2029 diperkirakan semakin kompetitif.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ketua DPD Kukar, Aini Faridah (Foto: Arsensia Serlyani/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Menghadapi tahapan awal Pemilu yang dijadwalkan mulai berjalan pada Juli 2027, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan kesiapan internal.
Ketua DPD PAN Kukar, Aini Faridah, mengatakan kesiapan internal partai terus dimatangkan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.
“Struktur pengurus di DPD sudah terbentuk sepenuhnya. Untuk tingkat cabang atau Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di kecamatan hingga pengurus ranting di desa-desa, alhamdulillah sudah siap dan clear 99 persen,” ujar Aini, Senin (4/5/2026).
Ia menegaskan, penguatan organisasi menjadi fokus utama untuk memastikan mesin partai bekerja optimal saat tahapan pemilu dimulai. Kesiapan struktur dinilai menjadi fondasi penting dalam meningkatkan perolehan suara.
Selain itu, PAN Kukar juga menaruh perhatian pada validitas data keanggotaan. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi permasalahan saat proses verifikasi administrasi partai politik oleh penyelenggara pemilu.
“Sejalan dengan arahan Bawaslu, kami memastikan tidak ada data kader yang tumpang tindih dengan partai lain, sehingga proses verifikasi nanti bisa berjalan lancar,” tandasnya.
Terkait target politik, PAN Kukar optimistis mampu meningkatkan posisi di parlemen daerah. Partai berlambang matahari ini berupaya mengisi daerah pemilihan (dapil) yang belum memiliki keterwakilan sekaligus menambah jumlah kursi di dapil yang sudah menjadi basis suara.
“Target kami adalah mempertahankan pencapaian saat ini dan sebisa mungkin naik peringkat. Kami berharap dapil-dapil yang masih kosong bisa terisi di 2029 nanti, dan dapil yang sudah ada kursinya bisa ditingkatkan lagi jumlahnya,” tegas Aini.
Konsolidasi yang dilakukan bersama Bawaslu sebelumnya juga menjadi bagian dari upaya menyamakan persepsi terkait aturan dan mekanisme pemilu, termasuk aspek pengawasan dan kepatuhan administrasi.
Dengan kesiapan struktur dan data yang terus diperkuat, PAN Kukar menilai peluang untuk meningkatkan perolehan kursi tetap terbuka, meskipun dinamika politik menjelang Pemilu 2029 diperkirakan semakin kompetitif.
(Sf/Lo)