Seputar Kaltim

    DP3AKB Bontang Wisudakan 23 Lansia Sekolah Werda Lestari S2

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    01 Oktober 2025 pukul 21:44 WITA

    Wisuda lansia Bontang tahun 2025. (Foto: Kominfo Bontang)

    Bontang - Sebanyak 23 lansia mengikuti prosesi wisuda Sekolah Lansia Werda Lestari Standar Dua (S2), Rabu (1/10/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Lansia Internasional.

    Sekolah Lansia Werda Lestari S2 adalah program yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Bontang. 

    Bukan sekadar kegiatan pengisi waktu, program ini dirancang untuk mencetak lansia yang smart, sehat, mandiri, aktif, produktif dan bermartabat.

    Kepala DP3AKB Bontang, Edy Forestwanto menjelaskan para peserta telah mengikuti pembelajaran intensif selama tujuh bulan. Materi yang diajarkan mencakup aspek spiritual, intelektual, sosial, hingga vokasional.

    “Dengan tingkat kelulusan 100 persen, kami bangga menyampaikan bahwa seluruh peserta menunjukkan peningkatan nyata dalam wawasan, kemandirian, serta partisipasi aktif di masyarakat. Bahkan 16 di antaranya yang memiliki riwayat penyakit kronis tetap semangat mengikuti program hingga akhir,” jelas Edy.

    Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati mengatakan Bontang berkomitmen menjadikan kota ini lebih inklusif dan ramah lansia, kemudian keberhasilan para wisudawan hari ini menjadi bukti nyata bahwa usia bukan penghalang untuk terus belajar dan berkembang.

    “Lansia bukan beban, melainkan aset berharga bagi bangsa,” ucapnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    DP3AKB Bontang Wisudakan 23 Lansia Sekolah Werda Lestari S2

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    01 Oktober 2025 pukul 21:44 WITA

    Wisuda lansia Bontang tahun 2025. (Foto: Kominfo Bontang)

    Bontang - Sebanyak 23 lansia mengikuti prosesi wisuda Sekolah Lansia Werda Lestari Standar Dua (S2), Rabu (1/10/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Lansia Internasional.

    Sekolah Lansia Werda Lestari S2 adalah program yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Bontang. 

    Bukan sekadar kegiatan pengisi waktu, program ini dirancang untuk mencetak lansia yang smart, sehat, mandiri, aktif, produktif dan bermartabat.

    Kepala DP3AKB Bontang, Edy Forestwanto menjelaskan para peserta telah mengikuti pembelajaran intensif selama tujuh bulan. Materi yang diajarkan mencakup aspek spiritual, intelektual, sosial, hingga vokasional.

    “Dengan tingkat kelulusan 100 persen, kami bangga menyampaikan bahwa seluruh peserta menunjukkan peningkatan nyata dalam wawasan, kemandirian, serta partisipasi aktif di masyarakat. Bahkan 16 di antaranya yang memiliki riwayat penyakit kronis tetap semangat mengikuti program hingga akhir,” jelas Edy.

    Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati mengatakan Bontang berkomitmen menjadikan kota ini lebih inklusif dan ramah lansia, kemudian keberhasilan para wisudawan hari ini menjadi bukti nyata bahwa usia bukan penghalang untuk terus belajar dan berkembang.

    “Lansia bukan beban, melainkan aset berharga bagi bangsa,” ucapnya.

    (Sf/Lo)