Cari disini...
Seputar Kaltim
Kabid Perlindungan Anak, DP3AKB Balikpapan, Umar Adi saat ditemui diruang kerjanya, Senin (21/4/2025).
Balikpapan - Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai perlindungan perempuan dan anak. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan terus menjalankan program Lautan Rukun Tetangga (RT).
Program Lautan RT ini bertujuan untuk memperkuat pola asuh anak di lingkungan RT. Pesertanya adalah warga setempat, yang diharapkan bisa menyampaikan informasi penting tentang perlindungan anak kepada tetangga lainnya.
"Target kami dalam setahun adalah menjangkau minimal 2.000 orang. Dengan 34 kelurahan di Balikpapan, masing-masing diharapkan bisa melibatkan 50 sampai 70 peserta," ucap Kabid Perlindungan Anak, DP3AKB Balikpapan, Umar Adi.
Melalui program ini, masyarakat diedukasi tentang pentingnya melapor bila terjadi kekerasan, hak-hak anak, serta menjaga kerahasiaan identitas korban.
Untuk layanan pengaduan, masyarakat bisa melapor ke bidang perlindungan anak atau langsung ke UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
"Jika laporan menyangkut ranah hukum, maka kami akan diteruskan ke kepolisian, baik ke UPPA Polres maupun ke unit terkait di Polda," jelasnya.
Kemudian, materi sosialisasi disesuaikan dengan isu yang berkembang di masing-masing wilayah, berdasarkan informasi dari kelurahan atau Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PPATBM).
Masalah yang paling sering dibahas antara lain penggunaan gadget berlebihan, kurangnya komunikasi dalam keluarga, dan minimnya peran ayah dalam pola pengasuhan anak.
"Di beberapa tempat juga muncul isu ekonomi, seperti anak putus sekolah atau terlantar akibat kesulitan keluarga," akunya.
Selain sosialisasi, DP3AKB juga menyediakan layanan konseling dan pendampingan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kabid Perlindungan Anak, DP3AKB Balikpapan, Umar Adi saat ditemui diruang kerjanya, Senin (21/4/2025).
Balikpapan - Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai perlindungan perempuan dan anak. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan terus menjalankan program Lautan Rukun Tetangga (RT).
Program Lautan RT ini bertujuan untuk memperkuat pola asuh anak di lingkungan RT. Pesertanya adalah warga setempat, yang diharapkan bisa menyampaikan informasi penting tentang perlindungan anak kepada tetangga lainnya.
"Target kami dalam setahun adalah menjangkau minimal 2.000 orang. Dengan 34 kelurahan di Balikpapan, masing-masing diharapkan bisa melibatkan 50 sampai 70 peserta," ucap Kabid Perlindungan Anak, DP3AKB Balikpapan, Umar Adi.
Melalui program ini, masyarakat diedukasi tentang pentingnya melapor bila terjadi kekerasan, hak-hak anak, serta menjaga kerahasiaan identitas korban.
Untuk layanan pengaduan, masyarakat bisa melapor ke bidang perlindungan anak atau langsung ke UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
"Jika laporan menyangkut ranah hukum, maka kami akan diteruskan ke kepolisian, baik ke UPPA Polres maupun ke unit terkait di Polda," jelasnya.
Kemudian, materi sosialisasi disesuaikan dengan isu yang berkembang di masing-masing wilayah, berdasarkan informasi dari kelurahan atau Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PPATBM).
Masalah yang paling sering dibahas antara lain penggunaan gadget berlebihan, kurangnya komunikasi dalam keluarga, dan minimnya peran ayah dalam pola pengasuhan anak.
"Di beberapa tempat juga muncul isu ekonomi, seperti anak putus sekolah atau terlantar akibat kesulitan keluarga," akunya.
Selain sosialisasi, DP3AKB juga menyediakan layanan konseling dan pendampingan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.
(Sf/Rs)