Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Balikpapan Alwiati. (Foto: HO/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, Alwiati mendorong agar Pos Pelayanan Terpadu alias Posyandu menjadi layanan primer. Hal itu, disampaikan Alwiati, saat membuka kegiatan lomba Posyandu tingkat kota .
Ia mengatakan, Posyandu saat ini sudah bertansformasi dari sisi pelayanan, tidak hanya identik melayani balita saja, namun memiliki peran untuk semua level usia.
"Bagaimana mengintegrasikan Posyandu menjadi Posyandu layanan primer, yang layanan kesehatannya semua ada di Posyandu. Setiap bulan ada kegiatan-kegiatannya hingga menciptakan inovasi serta keterlibatan masyarakat sekitar yang responsif," ucap Alwiyati kepada awak media, Kamis (7/3/2024).
Dikatakan, dengan adanya Posyandu, tentu sebagai upaya untuk mencegah masalah stunting, menciptakan keluarga yang sejahtera disekitar Posyandu. Peran seluruh Posyandu sangat penting dalam mewujudkan generasi emas.
"Semua kader juga harus memahami betul perannya masing-masing untuk menjadi sumber daya yang berkualitas kedepannya," ujarnya.
Sementara Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Perempuan DP3AKB Balikpapan Rinda Setyawati menjelaskan sebanyak enam Posyandu terbaik dimasing-masing kecamatan yang berlaga pada kegiatan ini dalam rangka menjaring Posyandu terbaik untuk mewakili Kota Balikpapan.
Peserta lomba Posyandu Tingkat Kota Balikpapan antara lain Posyandu Semarak 10 dari Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara, Posyandu Melati 14 RT 14 Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat, Posyandu Mekar Berseri RT 21 perwakilan Kelurahan Mekarsari, Balikpapan Tengah.
Kemudian Posyandu Mawar Merah RT 76 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, Posyandu Gatra Kencana RT 35 Kelurahan Telaga Sari, Balikpapan Kota, dan Posyandu Bina Sejahtera RT 12 Kelurahan Damai Baru, Balikpapan Selatan.
"Dari enam peserta itu akan dipilih tiga besar untuk dilanjutkan dalam verifkasi lapangan, lalu hasilnya akan diumumkan siapa Posyandu terbaik yang berhak mewakili Kota Balikpapan ditingkat Provinsi Kaltim," terangnya.
Lanjutnya, dalam verifikasi lapangan tersebut akan mengecek apa saja yang ada di Posyandu, apakah sama dengan yang dipaparkan pada hari ini dokumennya hingga, kebersihan posyandu.
“Inovasinya juga kami lihat baik dari SDM maupun produk-produk yang dihasilkan," paparnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Balikpapan Alwiati. (Foto: HO/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, Alwiati mendorong agar Pos Pelayanan Terpadu alias Posyandu menjadi layanan primer. Hal itu, disampaikan Alwiati, saat membuka kegiatan lomba Posyandu tingkat kota .
Ia mengatakan, Posyandu saat ini sudah bertansformasi dari sisi pelayanan, tidak hanya identik melayani balita saja, namun memiliki peran untuk semua level usia.
"Bagaimana mengintegrasikan Posyandu menjadi Posyandu layanan primer, yang layanan kesehatannya semua ada di Posyandu. Setiap bulan ada kegiatan-kegiatannya hingga menciptakan inovasi serta keterlibatan masyarakat sekitar yang responsif," ucap Alwiyati kepada awak media, Kamis (7/3/2024).
Dikatakan, dengan adanya Posyandu, tentu sebagai upaya untuk mencegah masalah stunting, menciptakan keluarga yang sejahtera disekitar Posyandu. Peran seluruh Posyandu sangat penting dalam mewujudkan generasi emas.
"Semua kader juga harus memahami betul perannya masing-masing untuk menjadi sumber daya yang berkualitas kedepannya," ujarnya.
Sementara Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Perempuan DP3AKB Balikpapan Rinda Setyawati menjelaskan sebanyak enam Posyandu terbaik dimasing-masing kecamatan yang berlaga pada kegiatan ini dalam rangka menjaring Posyandu terbaik untuk mewakili Kota Balikpapan.
Peserta lomba Posyandu Tingkat Kota Balikpapan antara lain Posyandu Semarak 10 dari Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara, Posyandu Melati 14 RT 14 Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat, Posyandu Mekar Berseri RT 21 perwakilan Kelurahan Mekarsari, Balikpapan Tengah.
Kemudian Posyandu Mawar Merah RT 76 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, Posyandu Gatra Kencana RT 35 Kelurahan Telaga Sari, Balikpapan Kota, dan Posyandu Bina Sejahtera RT 12 Kelurahan Damai Baru, Balikpapan Selatan.
"Dari enam peserta itu akan dipilih tiga besar untuk dilanjutkan dalam verifkasi lapangan, lalu hasilnya akan diumumkan siapa Posyandu terbaik yang berhak mewakili Kota Balikpapan ditingkat Provinsi Kaltim," terangnya.
Lanjutnya, dalam verifikasi lapangan tersebut akan mengecek apa saja yang ada di Posyandu, apakah sama dengan yang dipaparkan pada hari ini dokumennya hingga, kebersihan posyandu.
“Inovasinya juga kami lihat baik dari SDM maupun produk-produk yang dihasilkan," paparnya.
(Sf/Rs)